Oct 15, 2026
Politik

Polisi Olah TKP Penembakan Kampung Ambon, Dua Proyektil Disita

Jajaran kepolisian melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) atas insiden penembakan yang terjadi di kawasan Kampung Ambon, Jakarta. Dari proses olah TKP tersebut, penyidik berhasil mengamankan dua...

Polisi Olah TKP Penembakan Kampung Ambon, Dua Proyektil Disita

Jajaran kepolisian melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) atas insiden penembakan yang terjadi di kawasan Kampung Ambon, Jakarta. Dari proses olah TKP tersebut, penyidik berhasil mengamankan dua butir proyektil yang diduga kuat merupakan bagian dari peluru yang ditembakkan dalam peristiwa itu. Barang bukti tersebut kini berada dalam penguasaan tim identifikasi untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut.

Kepala Satuan Reserse Kriminal Polres Metro Jakarta Barat, Ajun Komisaris Besar Polisi Nasriadi, menegaskan bahwa pihaknya bergerak cepat menindaklanjuti laporan warga terkait adanya suara letusan di lokasi kejadian. Menurutnya, pengumpulan barang bukti menjadi langkah awal yang krusial sebelum penyidik menetapkan tersangka maupun memeriksa saksi-saksi di sekitar lokasi.

"Peluru yang ditemukan akan kami cek, akan kami identifikasi, untuk mengetahui jenis senjata apa yang digunakan," tegas Nasriadi saat dikonfirmasi di Jakarta.

Identifikasi Proyektil untuk Lacak Jenis Senjata

Nasriadi menyatakan, proses identifikasi terhadap dua proyektil tersebut akan dilakukan secara laboratoris oleh tim forensik. Pemeriksaan itu mencakup analisis kaliber, alur laras, hingga karakteristik proyektil yang dapat mengarah pada jenis senjata api yang dipakai pelaku. Ia memastikan bahwa proses identifikasi akan dirampungkan secepatnya guna mempercepat pengungkapan kasus.

"Kami pastikan peluru itu segera diidentifikasi. Dari hasil itu nanti akan tergambar senjata apa yang digunakan, apakah senjata api standar, rakitan, atau jenis lainnya," ujarnya menambahkan.

Menurutnya, hasil uji balistik tersebut juga akan disandingkan dengan keterangan sejumlah saksi yang telah dimintai klarifikasi. Penyidik, lanjut Nasriadi, tidak menutup kemungkinan melakukan pemeriksaan terhadap pihak-pihak yang berada di sekitar lokasi saat kejadian berlangsung, termasuk petugas keamanan lingkungan maupun warga yang mendengar letusan.

Pengumpulan Bukti dan Keterangan Saksi

Dalam olah TKP tersebut, tim gabungan dari Satreskrim dan Inafis dikerahkan untuk memetakan titik-titik temuan. Selain dua proyektil, penyidik turut mendokumentasikan posisi temuan, arah tembakan, serta kondisi lingkungan sekitar. Seluruh temuan itu dituangkan dalam berita acara yang akan menjadi dasar penyelidikan selanjutnya.

Nasriadi menjelaskan, pihaknya belum dapat menyimpulkan secara pasti mengenai motif maupun jumlah pelaku. Ia menegaskan penyelidikan masih berjalan dan seluruh kemungkinan tetap ditelusuri berdasarkan bukti yang ada. Kepolisian, kata dia, berkomitmen transparan dalam menyampaikan perkembangan kasus kepada publik.

"Kami tidak ingin berspekulasi. Setiap langkah kami berdasarkan alat bukti. Setelah identifikasi selesai, barulah kami akan menyampaikan hasilnya secara utuh," tandasnya.

Kepolisian Perkuat Pengamanan Kawasan

Menindaklanjuti insiden tersebut, jajaran kepolisian meningkatkan patroli di kawasan Kampung Ambon dan sekitarnya. Langkah itu diambil untuk mencegah terulangnya gangguan keamanan serta memberikan rasa aman kepada warga yang beraktivitas di wilayah tersebut. Personel tambahan dikerahkan pada jam-jam rawan, terutama pada malam hari.

Kapolres mengimbau masyarakat agar tidak mengambil tindakan sendiri dan segera melaporkan setiap aktivitas mencurigakan kepada aparat keamanan terdekat. Ia juga meminta warga yang memiliki informasi terkait peristiwa penembakan untuk menyampaikannya kepada penyidik demi mempercepat pengungkapan kasus.

"Kami mengajak seluruh elemen masyarakat menjaga kondusifitas. Informasi sekecil apa pun sangat berarti bagi proses penyelidikan," ujar Nasriadi.

Hingga saat ini, kepolisian belum merilis identitas korban maupun pihak yang diduga sebagai pelaku. Penyidik masih mendalami sejumlah rekaman kamera pengawas di sekitar lokasi. Kasus ini menjadi perhatian lantaran kawasan Kampung Ambon selama ini dikenal sebagai wilayah padat penduduk dengan aktivitas ekonomi yang tinggi.

Kepolisian menegaskan akan mengusut tuntas perkara ini hingga ke akar-akarnya. Publik diminta menunggu hasil resmi dari proses identifikasi proyektil yang sedang berlangsung, sekaligus tidak terpancing isu-isu yang belum terverifikasi.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0
PENULIS putri-anggraini

Fact Checker Politik. Memverifikasi klaim publik, pidato pejabat, dan informasi viral. Anggota jaringan cek fakta Indonesia.

Comments (0)

User