Oct 14, 2026
Politik

Menteri Lingkungan Hidup Beberkan Arah Kebijakan Baru

JAKARTA — Menteri Lingkungan Hidup Moh Jumhur Hidayat menegaskan bahwa kementerian yang dipimpinnya tengah menyiapkan sejumlah langkah strategis dalam rangka memperkuat tata kelola lingkungan hidup ...

Menteri Lingkungan Hidup Beberkan Arah Kebijakan Baru

JAKARTA — Menteri Lingkungan Hidup Moh Jumhur Hidayat menegaskan bahwa kementerian yang dipimpinnya tengah menyiapkan sejumlah langkah strategis dalam rangka memperkuat tata kelola lingkungan hidup nasional. Penegasan tersebut disampaikan menyusul agenda rapat koordinasi lintas sektor yang membahas sinkronisasi kebijakan perlindungan dan pengelolaan lingkungan di tingkat pusat maupun daerah.

Menurut keterangan resmi yang dihimpun redaksi, Menteri Jumhur menekankan bahwa persoalan lingkungan hidup tidak dapat diselesaikan secara parsial. Ia menyatakan bahwa pendekatan yang ditempuh harus bersifat terpadu, melibatkan kementerian, lembaga, pemerintah daerah, serta partisipasi masyarakat luas.

"Kebijakan lingkungan hidup harus berpijak pada kepentingan generasi mendatang, bukan semata-mata pada pertimbangan jangka pendek," tegas Menteri Jumhur Hidayat.

Penguatan Regulasi dan Penegakan Hukum

Dalam paparannya, Menteri Jumhur menyoroti pentingnya penguatan kerangka regulasi sebagai fondasi utama kebijakan lingkungan. Ia menyatakan bahwa sejumlah peraturan pelaksana tengah ditinjau agar selaras dengan dinamika pembangunan nasional tanpa mengorbankan aspek keberlanjutan.

Berdasarkan penjelasan tersebut, penegakan hukum terhadap pelanggaran lingkungan menjadi salah satu prioritas utama. Kementerian disebut akan menindaklanjuti berbagai temuan pelanggaran melalui mekanisme yang berlaku, mulai dari sanksi administratif hingga proses hukum sesuai ketentuan perundang-undangan.

"Penegakan hukum harus dijalankan secara konsisten dan tanpa pandang bulu. Tidak ada ruang bagi praktik yang merusak lingkungan demi keuntungan sesaat," ujarnya menegaskan.

Kolaborasi Lintas Sektor dan Daerah

Menteri Jumhur juga menekankan pentingnya kolaborasi antara pemerintah pusat dan pemerintah daerah. Menurutnya, banyak persoalan lingkungan bersifat lokal namun berdampak nasional, sehingga diperlukan koordinasi yang erat dalam perencanaan maupun pelaksanaan program.

Ia menyatakan bahwa kementerian akan memperkuat forum koordinasi dengan pemerintah provinsi, kabupaten, dan kota. Forum tersebut diarahkan untuk menyamakan persepsi mengenai target pengendalian pencemaran, pengelolaan sampah, konservasi sumber daya alam, serta mitigasi perubahan iklim.

Dalam rapat tersebut, sejumlah kepala daerah diminta menyampaikan laporan perkembangan penanganan isu lingkungan di wilayah masing-masing. Hasil laporan itu menjadi bahan evaluasi bagi penyusunan kebijakan lanjutan di tingkat nasional.

Partisipasi Masyarakat dan Dunia Usaha

Selain aspek regulasi dan kelembagaan, Menteri Jumhur menyoroti peran masyarakat dan dunia usaha. Ia menyatakan bahwa kesadaran publik merupakan kunci keberhasilan setiap kebijakan lingkungan yang ditetapkan pemerintah.

"Tanpa dukungan masyarakat dan dunia usaha, kebijakan sebaik apa pun akan sulit mencapai hasil yang optimal. Karena itu, edukasi dan transparansi menjadi bagian yang tidak terpisahkan," kata Menteri Jumhur.

Kementerian disebut akan mendorong skema insentif bagi pelaku usaha yang menerapkan praktik ramah lingkungan. Sebaliknya, perusahaan yang terbukti melanggar akan menghadapi konsekuensi hukum sesuai peraturan yang berlaku.

Komitmen terhadap Target Nasional

Menteri Jumhur menegaskan bahwa seluruh langkah yang disiapkan kementerian diarahkan pada pencapaian target nasional di bidang lingkungan, termasuk pengurangan emisi gas rumah kaca dan peningkatan kualitas lingkungan hidup.

Ia menyatakan bahwa capaian tersebut akan dievaluasi secara berkala melalui indikator yang terukur. Evaluasi dilakukan bersama kementerian dan lembaga terkait agar setiap program dapat dipertanggungjawabkan kepada publik.

"Kami menetapkan target yang jelas dan terukur. Setiap progres akan dilaporkan secara terbuka sebagai bentuk akuntabilitas kepada rakyat," pungkasnya.

Dengan arah kebijakan tersebut, Kementerian Lingkungan Hidup berharap dapat memperkuat posisi Indonesia dalam pengelolaan lingkungan yang berkelanjutan, sekaligus memastikan pembangunan ekonomi tetap berjalan seiring dengan pelestarian alam.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0
PENULIS tania-sari

Reporter Hukum. Meliput Mahkamah Konstitusi, judicial review, dan dinamika legislasi.

Comments (0)

User