Wihaji Pimpin MKGR Gantikan Adies Kadir via Aklamasi
Jakarta, 12 Juli 2026 — Wakil Ketua Umum Dewan Pimpinan Pusat Partai Golkar, Wihaji, resmi terpilih sebagai Ketua Umum Dewan Pimpinan Pusat Organisasi Kemasyarakatan Musyawarah Kekeluargaan Gotong R...
Jakarta, 12 Juli 2026 — Wakil Ketua Umum Dewan Pimpinan Pusat Partai Golkar, Wihaji, resmi terpilih sebagai Ketua Umum Dewan Pimpinan Pusat Organisasi Kemasyarakatan Musyawarah Kekeluargaan Gotong Royong (Ormas MKGR) melalui mekanisme aklamasi dalam forum Musyawarah Nasional (Munas) yang digelar di Jakarta, Sabtu (12/7). Keputusan bulat para peserta munas tersebut menempatkan Wihaji menggantikan posisi Adies Kadir yang sebelumnya memimpin ormas sayap Partai Golkar tersebut.
Pemilihan berlangsung tanpa kontestasi setelah seluruh pengurus daerah dan peserta munas menyampaikan dukungan penuh kepada Wihaji sebagai calon tunggal. Pimpinan sidang menetapkan pengesahan secara aklamasi setelah memastikan tidak ada calon lain yang diajukan dan seluruh persyaratan formal terpenuhi.
"Dengan mengucap bismillahirrahmanirrahim, hasil Musyawarah Nasional MKGR menetapkan saudara Wihaji sebagai Ketua Umum DPP Ormas MKGR periode 2026–2031 secara aklamasi," ujar Pimpinan Sidang Munas, menyampaikan putusan final forum.
Mekanisme dan Dukungan Penuh
Berdasarkan laporan panitia pengarah, proses pencalonan Wihaji telah melalui tahapan verifikasi administrasi, termasuk syarat dukungan minimal dari pengurus daerah, rekam jejak organisasi, dan komitmen terhadap platform perjuangan MKGR. Dalam rapat pleno yang digelar sebelum pengesahan, seluruh perwakilan wilayah menyatakan kesediaan untuk memberikan mandat penuh tanpa reservasi.
Adies Kadir, yang tidak lagi mencalonkan diri setelah menjabat satu periode penuh, menyampaikan serah terima kepemimpinan secara simbolik. Ia menekankan pentingnya regenerasi dan kontinuitas program untuk menjaga relevansi MKGR sebagai pilar kemasyarakatan Partai Golkar.
"Saya menyerahkan sepenuhnya amanah ini kepada saudara Wihaji. Beliau adalah kader yang matang, memiliki kapasitas kepemimpinan, dan rekam jejak yang kuat di partai maupun pemerintahan. Saya yakin MKGR akan semakin solid dan kontributif di bawah komandonya," kata Adies Kadir dalam sambutannya.
Profil Wihaji
Wihaji adalah figur sentral di tubuh Partai Golkar yang saat ini menjabat sebagai Wakil Ketua Umum Bidang Pemenangan Pemilu dan Penggalangan Jaringan. Sebelumnya, ia dikenal sebagai Bupati Batang selama dua periode, yang berhasil membawa sejumlah pembangunan strategis dan mengukuhkan basis Golkar di Jawa Tengah. Pengalaman eksekutif dan jaringan politiknya dianggap sebagai modal utama untuk mengelola organisasi massa berusia hampir enam dekade ini.
Ormas MKGR sendiri didirikan pada 1964 sebagai wadah perjuangan kaum pekerja dan masyarakat menengah bawah, dan menjadi salah satu sayap ormas pendiri Sekretariat Bersama Golongan Karya sebelum menjadi partai politik. Hingga saat ini, MKGR memiliki struktur hingga tingkat kelurahan dan berfungsi sebagai mesin sosialisasi serta perekrutan simpatisan.
Agenda Strategis ke Depan
Usai pengesahan, Wihaji menyampaikan pidato perdana yang menekankan tiga prioritas utama: konsolidasi internal menyongsong Pemilu 2029, penguatan kapasitas kader melalui pendidikan politik, serta perluasan peran ekonomi kerakyatan berbasis kekeluargaan. Ia menegaskan komitmennya untuk menjadikan MKGR sebagai organisasi yang mandiri, adaptif, dan dekat dengan akar rumput.
"MKGR harus tampil sebagai garda terdepan dalam membela kepentingan rakyat kecil dan menjadi mitra strategis partai dalam merebut kepercayaan publik. Kami akan bergerak bersama, dari desa ke kota, memastikan setiap program kerja menyentuh langsung kebutuhan anggota dan masyarakat," tegas Wihaji.
Wihaji juga mengapresiasi kinerja pengurus sebelumnya dan menyatakan akan melanjutkan sejumlah program unggulan yang telah berjalan, termasuk Gerakan Ekonomi Kerakyatan MKGR dan program beasiswa bagi keluarga anggota. Dalam kesempatan yang sama, ia mengumumkan rencana pembentukan Dewan Penasihat yang akan melibatkan senior-senior partai untuk memperkuat nasihat strategis.
Rangkaian Munas MKGR dihadiri oleh para Komandan Satuan Karya (Satkar), unsur sayap partai lainnya, serta perwakilan pengurus pusat Partai Golkar. Tidak ada interupsi atau penolakan sepanjang proses pemilihan, menandakan soliditas organisasi yang tinggi di bawah kepemimpinan baru.
Pasca-munas, susunan kepengurusan lengkap akan dibentuk oleh formatur tunggal yang dipercayakan kepada Ketua Umum terpilih. Formatur diberikan waktu maksimal dua pekan untuk mengumumkan komposisi DPP MKGR periode baru, sejalan dengan amanat Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga yang disahkan pada forum yang sama.
Baca juga:
Comments (0)