Oct 14, 2026
Politik

Tourism Malaysia Promosi Wisata Indonesia Tengah via Roadshow B2B

MANADO — Tourism Malaysia menggencarkan promosi pariwisata di kawasan Indonesia Tengah melalui program Malaysia Travel Connect B2B Roadshow yang digelar di tiga kota, yakni Balikpapan, Manado, dan D...

Tourism Malaysia Promosi Wisata Indonesia Tengah via Roadshow B2B

MANADO — Tourism Malaysia menggencarkan promosi pariwisata di kawasan Indonesia Tengah melalui program Malaysia Travel Connect B2B Roadshow yang digelar di tiga kota, yakni Balikpapan, Manado, dan Denpasar. Inisiatif tersebut dijalankan untuk memperluas jangkauan pasar serta mempererat kerja sama dengan pelaku industri perjalanan di wilayah timur Indonesia.

Program ini menempatkan pertemuan bisnis antarpelaku usaha sebagai instrumen utama. Dalam skema business to business (B2B), agen perjalanan dan operator tur Indonesia dipertemukan langsung dengan mitra industri pariwisata Malaysia, mulai dari hotel, maskapai, hingga pengelola destinasi. Pola tersebut dinilai lebih efektif dibandingkan promosi satu arah karena menghasilkan kesepakatan dagang yang terukur.

Pelaksanaan roadshow di tiga kota dipilih berdasarkan pertimbangan potensi pasar. Balikpapan dan Manado dinilai memiliki basis wisatawan dengan daya beli memadai, sementara Denpasar merupakan pintu masuk strategis bagi wisatawan Nusantara maupun mancanegara yang hendak melanjutkan perjalanan ke Malaysia.

Pendekatan B2B sebagai Strategi Perluasan Pasar

Dalam keterangan resminya, Tourism Malaysia menegaskan bahwa pendekatan B2B dipilih untuk memastikan promosi tidak berhenti pada pengenalan destinasi, melainkan berlanjut pada penjualan paket wisata. Pelaku industri di kedua negara didorong menyusun penawaran bersama yang mencakup akomodasi, transportasi, dan atraksi.

“Kami ingin memastikan bahwa kerja sama yang terjalin menghasilkan produk wisata yang siap dijual, bukan sekadar pertukaran informasi,” demikian pernyataan yang disampaikan dalam kegiatan tersebut.

Menurut penjelasan itu, sejumlah segmen menjadi fokus promosi, antara lain wisata belanja, wisata kuliner, wisata keluarga, serta perjalanan ke destinasi bahari dan pegunungan. Segmentasi ini disesuaikan dengan preferensi wisatawan Indonesia yang cenderung melakukan perjalanan berulang dalam jarak dekat.

Selain pertemuan bisnis, rangkaian kegiatan mencakup sesi pemaparan mengenai pembaruan kebijakan masuk, konektivitas penerbangan, dan paket promosi musiman. Informasi tersebut dinilai penting bagi agen perjalanan dalam menyusun jadwal keberangkatan dan menetapkan harga jual.

Indonesia Tengah sebagai Pasar yang Diprioritaskan

Wilayah Indonesia Tengah menjadi sasaran karena pertumbuhan kunjungan yang stabil dan jarak tempuh yang relatif singkat. Ketersediaan penerbangan langsung dari sejumlah kota dinilai memperkuat peluang peningkatan kunjungan, khususnya pada periode libur sekolah dan akhir tahun.

Tourism Malaysia menyatakan bahwa pihaknya akan menindaklanjuti hasil roadshow melalui pemantauan kesepakatan yang terbentuk. Setiap nota kesepahaman yang lahir dari pertemuan B2B akan dievaluasi untuk melihat realisasi kunjungan dan nilai transaksi.

Di sisi lain, pelaku industri perjalanan Indonesia menyambut baik format pertemuan langsung. Menurut mereka, negosiasi tatap muka mempermudah penyelesaian persoalan teknis, seperti alokasi kamar hotel, jadwal penerbangan, dan skema komisi.

Dampak terhadap Kinerja Pariwisata Regional

Langkah promosi ini berlangsung di tengah persaingan destinasi di kawasan Asia Tenggara yang semakin ketat. Setiap negara berlomba menarik wisatawan dengan memperkuat konektivitas, menyederhanakan prosedur perjalanan, dan menawarkan paket harga kompetitif.

Bagi Indonesia, kegiatan tersebut menghadirkan peluang sekaligus tantangan. Peluangnya adalah perluasan jaringan mitra bagi agen perjalanan domestik, sedangkan tantangannya adalah menjaga daya saing destinasi dalam negeri agar tidak kalah menarik di mata wisatawan.

Pengamat pariwisata menilai kerja sama lintas negara melalui skema B2B dapat mendorong pergerakan wisatawan dua arah. Wisatawan Indonesia yang berkunjung ke Malaysia berpotensi membuka jalur pertukaran kunjungan, seiring meningkatnya promosi destinasi Indonesia di pasar Malaysia.

Tourism Malaysia memastikan program serupa akan dilanjutkan pada periode berikutnya dengan cakupan kota yang lebih luas. Penetapan lokasi berikutnya, menurut keterangan resmi, akan mempertimbangkan data kunjungan, ketersediaan penerbangan, serta kesiapan mitra lokal di masing-masing daerah.

Dengan rangkaian kegiatan yang terencana, roadshow ini ditetapkan sebagai salah satu instrumen utama dalam memperkuat posisi Malaysia sebagai destinasi pilihan utama bagi wisatawan Indonesia, khususnya dari kawasan tengah dan timur.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0
PENULIS putri-anggraini

Fact Checker Politik. Memverifikasi klaim publik, pidato pejabat, dan informasi viral. Anggota jaringan cek fakta Indonesia.

Comments (0)

User