Telkom University Selidiki Dugaan Perundungan Mahasiswa di Asrama

BANDUNG — Telkom University secara resmi menyatakan menanggapi secara serius dugaan perundungan yang terjadi di lingkungan kampus dan asrama mahasiswa. Insiden tersebut menjadi perhatian publik sete...

Oct 10, 2026 - 18:20
0 0
Telkom University Selidiki Dugaan Perundungan Mahasiswa di Asrama

BANDUNG — Telkom University secara resmi menyatakan menanggapi secara serius dugaan perundungan yang terjadi di lingkungan kampus dan asrama mahasiswa. Insiden tersebut menjadi perhatian publik setelah sebuah rekaman video beredar luas di media sosial dan memperlihatkan seorang mahasiswa yang diduga menjadi korban tindakan kekerasan oleh sejumlah pihak di dalam kamar asrama.

Dalam rekaman yang beredar, korban yang disebut merupakan mahasiswa baru tampak tidak diizinkan keluar dari kamar. Ia kemudian disemburkan api dengan menggunakan spray yang disemprotkan ke arah nyala korek api. Peristiwa tersebut memicu kecaman dari berbagai kalangan, termasuk pengguna media sosial yang menuntut investigasi menyeluruh dan transparan dari pihak kampus.

Menanggapi hal tersebut, pihak Telkom University menyampaikan keterangan pers yang menegaskan komitmen institusi terhadap perlindungan mahasiswa. Manajemen menyatakan bahwa keselamatan, keamanan, dan kesejahteraan seluruh mahasiswa merupakan prioritas utama yang tidak dapat ditawar.

"Telkom University menanggapi serius dugaan perundungan yang terjadi di lingkungan kampus dan menjadi perhatian publik. Telkom University memahami keprihatinan yang muncul atas peristiwa tersebut serta menegaskan bahwa keselamatan, keamanan, dan kesejahteraan seluruh mahasiswa merupakan prioritas institusi," demikian bunyi keterangan resmi kampus.

Meskipun demikian, dalam keterangan pers tersebut pihak kampus tidak secara spesifik menyebutkan kronologi lengkap dugaan perundungan, maupun status jelas dari pelaku dan korban. Telkom University juga tidak merinci kapan persisnya peristiwa itu terjadi dan di lokasi mana dalam kompleks asrama.

Satgas PPKPT Dilibatkan dalam Penanganan

Pihak kampus memastikan bahwa dugaan perundungan tersebut kini tengah ditangani sesuai mekanisme dan ketentuan yang berlaku. Penanganan dilakukan oleh Direktorat Kemahasiswaan, Karier, dan Alumni bersama Satgas Pencegahan dan Penanganan Kekerasan di Perguruan Tinggi (PPKPT).

"Saat ini, Direktorat Kemahasiswaan, Karier, dan Alumni bersama Satgas Pencegahan dan Penanganan Kekerasan di Perguruan Tinggi (PPKPT) tengah melakukan penanganan sesuai dengan mekanisme dan ketentuan yang berlaku. Dalam proses tersebut, Telkom University mengedepankan perlindungan dan pendampingan terhadap pihak yang terdampak, menjaga kerahasiaan identitas para pihak, serta memastikan pemeriksaan dilakukan secara objektif, menyeluruh, dan berkeadilan," ujar pihak kampus.

Langkah ini sejalan dengan ketentuan yang diatur dalam regulasi nasional mengenai pencegahan dan penanganan kekerasan di lingkungan perguruan tinggi. Satgas PPKPT sendiri dibentuk sebagai konsekuensi dari kebijakan pemerintah yang mengharuskan setiap kampus memiliki mekanisme perlindungan bagi sivitas akademika.

Dalam proses pemeriksaan, Telkom University mengedepankan asas perlindungan terhadap pihak terdampak, pendampingan psikologis, serta penjagaan kerahasiaan identitas. Kampus juga menyatakan berkomitmen agar penyelidikan berjalan secara objektif, menyeluruh, dan berkeadilan bagi seluruh pihak yang terlibat.

Ancaman Sanksi bagi Pelaku yang Terbukti Melanggar

Telkom University menegaskan bahwa apabila ditemukan pelanggaran dalam hasil pemeriksaan, maka sanksi akan dijatuhkan sesuai peraturan yang berlaku. Kampus menyatakan tidak akan mentoleransi segala bentuk kekerasan di lingkungan pendidikan.

"Telkom University menegaskan bahwa segala bentuk perundungan, intimidasi, dan kekerasan tidak dapat dibenarkan serta bertentangan dengan nilai-nilai yang dijunjung tinggi oleh institusi. Setiap tindakan yang terbukti melanggar ketentuan akan ditindaklanjuti sesuai dengan peraturan yang berlaku," demikian keterangan tersebut.

Pihak kampus juga mengimbau seluruh sivitas akademika dan masyarakat untuk bersama-sama menjaga lingkungan pendidikan yang aman dan saling menghormati. Dalam menyikapi informasi yang beredar, Telkom University meminta semua pihak menghormati privasi individu yang terlibat serta tidak menyebarkan konten yang dapat memperparah kondisi korban.

Dorongan Penguatan Sistem Pencegahan Kekerasan

Kasus ini menambah daftar panjang persoalan perundungan di lingkungan pendidikan tinggi yang menjadi sorotan dalam beberapa tahun terakhir. Pengamat pendidikan menilai insiden semacam ini menuntut penguatan sistem pencegahan, termasuk pengawasan asrama, pembentukan satgas yang aktif, serta kanal pelaporan yang mudah diakses mahasiswa.

Sejumlah pihak mendorong agar hasil investigasi diumumkan secara transparan tanpa mengorbankan privasi korban. Transparansi dinilai penting untuk memulihkan kepercayaan publik sekaligus memastikan akuntabilitas dalam penanganan kasus kekerasan di kampus.

Hingga keterangan resmi disampaikan, belum ada informasi mengenai jumlah terduga pelaku maupun perkembangan kondisi korban. Telkom University memastikan akan menuntaskan penanganan secara bertanggung jawab dan menindaklanjuti setiap temuan sesuai ketentuan yang berlaku.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0
hendra-wijaya

Editor Politik. Mantan jurnalis cetak dengan spesialisasi politik elektoral. Menulis analisis kebijakan dan reportase parlemen.

Comments (0)

User