Bursa saham Amerika Serikat, Wall Street, ditutup melemah pada perdagangan Selasa (13/10). Koreksi berlanjut pada saham-saham semikonduktor serta reaksi pasar terhadap ragam laporan keuangan kuartal III perbankan besar AS menjadi pemicu utama penurunan indeks.
Indeks S&P 500 terkoreksi tipis 0,02 persen ke level 7.805,45. Nasdaq melemah 0,15 persen ke 27.204,38, sedangkan Dow Jones Industrial Average turun 0,35 persen ke posisi 51.670,10.
Tekanan terbesar datang dari sektor semikonduktor. Indeks semikonduktor PHLX merosot 0,23 persen dan mencatatkan penurunan selama lima hari beruntun.
Pernyataan CEO Broadcom dan Ancaman CXMT
Koreksi sektor cip dipicu oleh pernyataan CEO Broadcom yang menyamakan tren investasi cip saat ini seperti judi kasino. Pernyataan itu memperkuat kekhawatiran pasar terhadap keberlanjutan belanja modal di sektor tersebut.
Selain itu, meningkatnya ancaman persaingan dari produsen cip China, CXMT, turut menekan sentimen pelaku pasar. Saham Micron Technology terperosok 3,6 persen, sementara Applied Materials jatuh hampir 7 persen.
Kinerja Perbankan di Bawah Estimasi
Dari sektor perbankan, saham Citigroup merosot 5,6 persen dan Wells Fargo turun 3,1 persen akibat kinerja pendapatan bunga yang berada di bawah estimasi. Saham JPMorgan Chase turut melemah 0,9 persen setelah mencatatkan penurunan laba.
Variasi laporan keuangan kuartal III dari perbankan raksasa AS tersebut memberikan gambaran beragam mengenai kondisi sektor keuangan di tengah ketidakpastian ekonomi global.
Apple Cetak Rekor Kapitalisasi Pasar
Di sisi lain, saham Apple sempat menyentuh rekor tertinggi harian di USD 348,15 sebelum ditutup naik tipis 0,1 persen. Kenaikan itu mengerek nilai kapitalisasi pasar Apple ke posisi USD 4,98 triliun.
Meski bursa tertekan, optimisme pasar terhadap proyeksi pertumbuhan laba perusahaan AI kuartal III sebesar 30 persen berhasil menahan kekhawatiran terkait konflik AS-Iran, kenaikan imbal hasil obligasi, dan lonjakan harga minyak dunia.
Comments (0)