Profil Sari Yuliati, Sekretaris Fraksi Golkar Pengganti Mukhtarudin
Jakarta – Fraksi Partai Golkar di Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) secara resmi mengumumkan pergantian posisi Sekretaris Fraksi pada Kamis (3/4/2025). Sari Yuliati, anggota DPR dari Daerah Pemilihan Ja...
Jakarta – Fraksi Partai Golkar di Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) secara resmi mengumumkan pergantian posisi Sekretaris Fraksi pada Kamis (3/4/2025). Sari Yuliati, anggota DPR dari Daerah Pemilihan Jawa Timur VI, ditetapkan menggantikan Mukhtarudin yang sebelumnya menjabat posisi tersebut. Keputusan itu diambil dalam Rapat Pleno Fraksi Golkar yang dipimpin langsung oleh Ketua Fraksi, Kahar Muzakir, di Ruang Rapat Fraksi Golkar, Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta.
“Ini adalah bagian dari penyegaran organisasi dan manajemen fraksi untuk memperkuat konsolidasi internal serta meningkatkan efektivitas kerja fraksi di parlemen,” ujar Kahar Muzakir seusai rapat. Ia menegaskan bahwa pergantian ini tidak terkait dengan konflik internal atau evaluasi kinerja, melainkan rotasi rutin yang merupakan bagian dari mekanisme partai. Mukhtarudin sendiri disebut akan mendapatkan penugasan baru untuk konsolidasi sayap organisasi di daerah, berdasarkan arahan Ketua Umum Partai Golkar.
Sari Yuliati, dalam pernyataan resminya, menyatakan kesiapan untuk mengemban amanah tersebut. “Saya menerima amanah ini dengan penuh tanggung jawab. Saya akan berupaya memastikan koordinasi fraksi berjalan lancar dan agenda legislasi Golkar tercapai,” ujarnya. Perempuan kelahiran Surabaya, 12 Agustus 1978, ini memiliki pengalaman politik dan organisasi yang panjang, termasuk pernah menjabat sebagai Wakil Ketua Komisi X DPR RI pada periode 2019-2024.
Latar Belakang dan Rekam Jejak
Sari Yuliati merupakan kader Golkar yang berasal dari Jawa Timur. Ia tercatat sebagai lulusan Fakultas Hukum Universitas Airlangga pada tahun 2001 dan meraih gelar Magister Manajemen dari Universitas Gadjah Mada pada 2005. Sebelum aktif di politik nasional, ia memulai karier sebagai pengusaha di sektor properti dan konstruksi, serta pernah memimpin Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Jawa Timur periode 2010-2015.
Di internal Partai Golkar, Sari Yuliati menduduki posisi strategis sebagai Wakil Bendahara Umum DPP Partai Golkar periode 2019-2024. Ia juga tercatat sebagai anggota Dewan Pakar Partai Golkar Jawa Timur. Pengalamannya di parlemen dimulai pada 2019, saat ia terpilih menjadi anggota DPR dari Dapil Jatim VI (Surabaya dan Sidoarjo). Di Komisi X, ia banyak berkecimpung dalam isu pendidikan, kebudayaan, dan pariwisata.
“Sosok Sari Yuliati dikenal sebagai kader yang disiplin, loyal, dan memiliki jejaring luas di kalangan pengusaha dan birokrasi daerah,” ujar pengamat politik dari Universitas Indonesia, Dr. Andi Widjajanto. “Penunjukannya sebagai sekretaris fraksi akan memperkuat peran Golkar dalam lobi-lobi lintas fraksi, terutama dalam isu ekonomi dan pendidikan.”
Proses Penunjukan dan Pertimbangan Politik
Berdasarkan keterangan tertulis Fraksi Golkar, keputusan penunjukan Sari Yuliati telah melalui serangkaian rapat terbatas yang melibatkan pimpinan fraksi dan Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Golkar. Rapat pleno fraksi yang digelar pada Kamis pagi dihadiri oleh 85 dari total 102 anggota Fraksi Golkar, menunjukkan dukungan kuat terhadap pergantian tersebut. Ketua Fraksi Kahar Muzakir menyebut bahwa penunjukan ini juga telah dikonsultasikan dengan Ketua Umum Partai Golkar dan sejalan dengan Keputusan DPP Partai Golkar Nomor SK-08/Golkar/III/2025 tertanggal 28 Maret 2025 tentang Perubahan Komposisi Alat Kelengkapan Fraksi.
Mukhtarudin, yang telah menjabat sekretaris fraksi sejak 2022, dianggap telah menyelesaikan tugasnya dengan baik. Fraksi Golkar memutuskan bahwa ia akan difokuskan untuk penguatan struktur partai di tingkat daerah. “Pak Mukhtarudin akan lebih banyak turun ke bawah melakukan konsolidasi dan pemenangan di daerah-daerah, itu arahan langsung dari partai,” jelas Kahar Muzakir. Langkah ini juga dinilai sebagai strategi Golkar dalam memperkuat basis dukungan menjelang kontestasi politik berikutnya.
Pergantian ini juga sekaligus memperkuat representasi perempuan di posisi-posisi kunci fraksi. Dengan Sari Yuliati sebagai sekretaris, Fraksi Golkar kini memiliki tiga perempuan di lima besar struktur fraksi, termasuk Wakil Ketua dan Bendahara. Hal ini, menurut beberapa analis, akan memperkuat citra Golkar sebagai partai inklusif yang memberi ruang kepemimpinan bagi perempuan.
Agenda dan Tantangan Sekretaris Baru
Sebagai sekretaris fraksi, Sari Yuliati akan bertanggung jawab terhadap manajemen internal fraksi, koordinasi antar anggota, serta penyusunan dan pengawalan agenda legislasi. Ia juga akan menjadi penghubung utama antara fraksi dengan pimpinan DPR dan fraksi-fraksi lain. Agenda mendesak yang akan dihadapi antara lain pembahasan Rancangan Undang-Undang tentang Perubahan Kedua atas UU No. 7 Tahun 2017 tentang Pemilu, serta RUU tentang Ekonomi Kreatif yang sedang memasuki tahap pembahasan tingkat I.
“Sekretaris fraksi memiliki peran vital dalam memastikan fraksi bisa bersikap satu suara terhadap isu-isu strategis. Saya yakin Mbak Sari mampu menjalankan fungsi itu,” ujar Wakil Ketua Fraksi Golkar, Bambang Soesatyo. Para pengamat menilai bahwa tantangan terbesar Sari Yuliati adalah menjaga soliditas fraksi menjelang tahun politik 2029 dan memastikan Golkar tetap menjadi kekuatan politik utama di DPR. Sari Yuliati sendiri menyebut akan segera menggelar rapat koordinasi dengan seluruh anggota fraksi untuk memetakan prioritas kerja.
Dengan penunjukan ini, Fraksi Golkar berharap kinerja parlemen semakin efektif dan agenda-agenda legislasi prioritas nasional dapat diselesaikan tepat waktu. Pelantikan resmi Sari Yuliati direncanakan berlangsung awal pekan depan, bersamaan dengan pengenalan struktur baru yang telah disepakati dalam rapat pleno. “Kami siap bekerja, siap berkontribusi, dan siap memberikan yang terbaik untuk rakyat melalui jalur parlemen,” pungkas Sari Yuliati.
Comments (0)