Ketua TP PKK Ajak Perkuat 10 Program Pokok Dukung Emas 2045
Ketua Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Pusat Tri Tito Karnavian mengajak seluruh pengurus dan kader PKK di seluruh Indonesia untuk memperkuat implementasi 10 Program Poko...
Ketua Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Pusat Tri Tito Karnavian mengajak seluruh pengurus dan kader PKK di seluruh Indonesia untuk memperkuat implementasi 10 Program Pokok PKK dalam rangka mendukung tercapainya visi Indonesia Emas 2045. Seruan tersebut disampaikan pada peringatan Hari Kesatuan Gerak (HKG) PKK ke-54 yang berlangsung di Jakarta, Sabtu (12/7/2026).
Dalam sambutannya, Tri Tito Karnavian menegaskan bahwa 10 Program Pokok PKK merupakan instrumen strategis dalam upaya mewujudkan keluarga sejahtera yang menjadi fondasi pembangunan nasional. "Program-program ini bukan sekadar kegiatan seremonial, melainkan gerakan nyata yang harus diimplementasikan secara berkelanjutan di setiap lapisan masyarakat," ujar Tri Tito Karnavian.
Komitmen Perkuat Implementasi Program di Daerah
Tri Tito Karnavian menyatakan bahwa penguatan implementasi 10 Program Pokok PKK harus dimulai dari tingkat dasa wisma hingga kabupaten dan kota. Menurutnya, kader PKK di garda terdepan memiliki peran vital dalam memastikan setiap program dapat dirasakan manfaatnya oleh masyarakat secara langsung.
"Saya mengajak seluruh pengurus dan kader untuk kembali menghidupkan semangat gotong royong yang menjadi ciri khas gerakan PKK. Dengan kebersamaan dan komitmen yang kuat, kita mampu mengatasi berbagai permasalahan kesejahteraan keluarga di tingkat akar rumput," ungkapnya.
Dalam kesempatan tersebut, istri Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian itu juga menekankan pentingnya sinergi antara TP PKK dengan pemerintah daerah serta berbagai pemangku kepentingan lainnya. Koordinasi yang efektif antarlembaga diyakini dapat mempercepat pencapaian target pembangunan di bidang kesejahteraan sosial.
10 Program Pokok PKK sebagai Pilar Keluarga Sejahtera
10 Program Pokok PKK yang dimaksud mencakup sejumlah bidang strategis bagi pemberdayaan keluarga. Program-program tersebut meliputi Penghayatan dan Pengamalan Pancasila, Gotong Royong, Pangan, Sandang, Perumahan dan Tata Laksana Rumah Tangga, Pendidikan dan Keterampilan, Kesehatan, Pengembangan Kehidupan Berkoperasi, Kelestarian Lingkungan Hidup, serta Perencanaan Sehat.
Kepala Bidang Pendidikan TP PKK Pusat, yang turut hadir dalam acara tersebut, menjelaskan bahwa setiap program pokok telah disesuaikan dengan kebutuhan dan tantangan zaman. "Kami terus melakukan pembaruan kurikulum dan metode pelatihan bagi kader agar relevan dengan perkembangan sosial masyarakat saat ini," katanya.
Adapun program Pangan dan Kesehatan menjadi perhatian khusus mengingat masih tingginya angka stunting dan masalah gizi di sejumlah daerah. TP PKK berkomitmen untuk mendukung program pemerintah dalam penurunan prevalensi stunting melalui edukasi gizi keluarga dan pemanfaatan lahan pekarangan untuk ketahanan pangan rumah tangga.
Dukungan Visi Indonesia Emas 2045
Tri Tito Karnavian menegaskan bahwa peringatan HKG ke-54 PKK harus menjadi momentum bagi seluruh kader untuk merefleksikan peran strategis gerakan PKK dalam mendukung terwujudnya visi Indonesia Emas 2045. Visi tersebut menargetkan Indonesia menjadi negara maju dengan indeks pembangunan manusia yang tinggi.
"Keluarga yang kuat dan sejahtera adalah pondasi bagi lahirnya generasi emas Indonesia. PKK sebagai organisasi kemasyarakatan yang bergerak langsung di tengah keluarga memegang tanggung jawab besar dalam mewujudkan cita-cita tersebut," tegas Tri Tito Karnavian.
Dalam kerangka tersebut, TP PKK Pusat telah menetapkan sejumlah target strategis hingga tahun 2045, antara lain peningkatan partisipasi kader aktif di seluruh Indonesia, penguatan kapasitas kader melalui pelatihan berkelanjutan, serta perluasan jangkauan program hingga ke daerah terpencil dan tertinggal.
Ketua TP PKK Provinsi yang hadir pada peringatan tersebut menyampaikan apresiasi atas arahan yang diberikan. "Kami siap menindaklanjuti arahan Ibu Ketua untuk memperkuat program-program PKK di daerah masing-masing. Sinergi antara pusat dan daerah akan terus kami jaga," ucapnya.
Penguatan Kapasitas Kader di Seluruh Indonesia
Sebagai bagian dari penguatan implementasi 10 Program Pokok, Tri Tito Karnavian mengungkapkan bahwa TP PKK Pusat tengah menyusun program pelatihan terpadu bagi kader di seluruh Indonesia. Program ini bertujuan meningkatkan kompetensi kader dalam menjalankan berbagai program pemberdayaan masyarakat.
"Kader PKK adalah ujung tombak gerakan ini. Oleh karena itu, peningkatan kapasitas mereka menjadi prioritas utama kami. Dengan kader yang terlatih dan berkompeten, implementasi program akan lebih efektif dan tepat sasaran," kata Tri Tito Karnavian.
TP PKK Pusat juga berencana mengembangkan sistem monitoring dan evaluasi berbasis digital untuk memantau pelaksanaan program di daerah. Sistem ini diharapkan dapat memberikan data real-time yang akurat sebagai dasar pengambilan keputusan dan perbaikan program secara berkelanjutan.
Peringatan HKG ke-54 PKK ditutup dengan deklarasi komitmen bersama seluruh pengurus dan kader untuk memperkuat gerakan PKK sebagai pilar pemberdayaan keluarga dalam mendukung kemajuan bangsa menuju Indonesia Emas 2045.
Baca juga:
Comments (0)