Prabowo Sambut Kunjungan Raja Yordania, Jejak Hubungan Bersejarah

Jakarta, ABPNEWS — Menteri Pertahanan Republik Indonesia Prabowo Subianto dijadwalkan menerima kunjungan kehormatan Raja Kerajaan Hasyimiyah Yordania, Abdullah II bin Al-Hussein, di Kementerian Pert...

Jul 12, 2026 - 07:16
0 1
Prabowo Sambut Kunjungan Raja Yordania, Jejak Hubungan Bersejarah

Jakarta, ABPNEWS — Menteri Pertahanan Republik Indonesia Prabowo Subianto dijadwalkan menerima kunjungan kehormatan Raja Kerajaan Hasyimiyah Yordania, Abdullah II bin Al-Hussein, di Kementerian Pertahanan, Jakarta Pusat, Jumat (14/6/2024) sore. Pertemuan ini merupakan bagian dari rangkaian kunjungan kenegaraan Raja Abdullah II ke Indonesia yang berlangsung pada 13—15 Juni 2024. Berdasarkan keterangan resmi Biro Hubungan Masyarakat Sekretariat Jenderal Kementerian Pertahanan, agenda pertemuan akan membahas penguatan kerja sama pertahanan bilateral yang telah dirintis kedua pemimpin sejak satu dekade terakhir.

Diplomasi Pertahanan yang Dimulai dari Amman

Jejak hubungan strategis Prabowo dengan Kerajaan Yordania bermula pada awal masa jabatannya sebagai Menteri Pertahanan. Pada 23 Februari 2020, Prabowo melakukan kunjungan kerja ke Amman dan diterima langsung oleh Raja Abdullah II di Istana Al-Husseiniya. Dalam pertemuan tertutup selama 90 menit itu, kedua pihak menyepakati pembentukan kerangka kerja sama pertahanan di bidang industri strategis, kontraterorisme, dan pertukaran intelijen. Prabowo saat itu didampingi oleh Kepala Badan Intelijen Strategis TNI serta Direktur Jenderal Strategi Pertahanan Kementerian Pertahanan.

Kunjungan tersebut menindaklanjuti komunikasi intensif yang sudah terjalin sejak 2018 melalui saluran diplomatik Kedutaan Besar RI di Amman. Data Kementerian Luar Negeri menunjukkan bahwa Yordania merupakan mitra penting Indonesia di kawasan Timur Tengah, dengan total perdagangan bilateral mencapai 538,7 juta dolar AS pada 2019 dan meningkat menjadi 612,3 juta dolar AS pada 2023. Namun, di luar angka ekonomi, koordinasi pertahanan justru menjadi penggerak utama hubungan kedua negara.

Kerangka Kerja Sama Pertahanan yang Disahkan

Puncak dari diplomasi tersebut adalah penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) Kerja Sama Pertahanan pada 9 November 2022 di sela-sela pameran industri pertahanan Special Operations Forces Exhibition (SOFEX) di Aqaba, Yordania. Dokumen yang diteken langsung oleh Prabowo dan Kepala Staf Gabungan Angkatan Bersenjata Yordania Mayor Jenderal Yousef Al-Hnaity itu memuat 12 pasal kerja sama strategis, meliputi pengembangan industri senjata, pendidikan militer, operasi perdamaian Perserikatan Bangsa-Bangsa, serta penanganan terorisme dan radikalisme.

Dalam pernyataan resminya, Prabowo menegaskan bahwa MoU ini merupakan landasan hukum bagi kerja sama pertahanan jangka panjang. "Kerajaan Hasyimiyah Yordania memiliki pengalaman tempur dan sistem intelijen yang sangat mumpuni di kawasan. Indonesia memandang penting kerja sama ini sebagai bagian dari diplomasi pertahanan untuk menjaga kedaulatan dan stabilitas kawasan," ujarnya. Berdasarkan Peraturan Presiden Nomor 16 Tahun 2017 tentang Kebijakan Pertahanan Negara, penguatan kerja sama bilateral semacam ini merupakan implementasi dari prinsip diplomasi pertahanan berbasis kepentingan nasional.

Komunikasi Langsung yang Intens dan Berkelanjutan

Hubungan kedua pemimpin tidak hanya terbatas pada forum resmi kenegaraan. Pada 28 Maret 2023, Raja Abdullah II menghubungi langsung Prabowo melalui sambungan telepon untuk menyampaikan ucapan selamat Hari Raya Idulfitri, sebuah gestur yang menandakan keakraban personal di luar protokol. Prabowo menyatakan bahwa komunikasi langsung semacam ini memudahkan koordinasi saat terjadi situasi darurat, terutama yang menyangkut keselamatan warga negara Indonesia di kawasan Timur Tengah.

Kedekatan itu terkonfirmasi lagi saat Raja Abdullah II mengundang Prabowo secara pribadi untuk hadir dalam Forum Ekonomi Dunia (World Economic Forum) di Laut Mati pada 17—19 Mei 2023. Dalam forum tersebut, keduanya membahas potensi investasi Yordania di sektor pertahanan Indonesia serta peluang ekspor alat utama sistem persenjataan (alutsista) produksi dalam negeri. Kunjungan Raja Abdullah II ke Jakarta kali ini merupakan kunjungan kenegaraan pertama seorang raja Yordania sejak 2014, dan dipastikan akan memperkuat fondasi strategis yang telah dibangun Prabowo selama ini.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0

Comments (0)

User