Jakarta — Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) secara resmi menyatakan dukungan penuh terhadap pencalonan kembali Presiden Prabowo Subianto sebagai calon presiden pada Pemilihan Presiden 2029. Sikap politik tersebut disampaikan oleh Wakil Ketua Umum PKB, Faisol Riza, yang menegaskan bahwa dukungan partainya diberikan tanpa syarat dan didasarkan pada rekam jejak pemerintahan saat ini.
"PKB mendukung 100 persen, bahkan 1.000 persen, pencalonan kembali Prabowo Subianto sebagai Capres 2029. Beliau sangat layak kembali memimpin Indonesia untuk dua periode," kata Faisol dalam keterangan tertulis yang diterima awak media, Selasa (13/10).
Pernyataan tersebut menandai sikap resmi Partai Kebangkitan Bangsa yang merupakan salah satu partai anggota Koalisi Indonesia Maju. Dukungan ini menegaskan posisi PKB dalam peta koalisi pemerintahan menjelang kontestasi elektoral lima tahun mendatang.
Dasar Dukungan: Program Kerakyatan yang Terealisasi
Faisol memaparkan sejumlah alasan substantif di balik keputusan politik partainya. Menurutnya, pemerintahan Prabowo telah berhasil merealisasikan berbagai program yang menyentuh langsung kebutuhan dasar masyarakat. Program-program tersebut meliputi Makan Bergizi Gratis (MBG), Koperasi Merah Putih (KMP), Cek Kesehatan Gratis, Sekolah Rakyat, pembangunan tiga juta rumah, serta Kredit Usaha Ultra Mikro.
"Prabowo berhasil merealisasikan seluruh program kerakyatan. Terlepas masih ada kendala, tetapi semua diatasi secara baik. Itu bukti bahwa Prabowo ingin rakyat Indonesia maju, tumbuh dengan gizi yang baik, mengenyam pendidikan yang baik, dan memiliki rumah yang layak," ujar Faisol.
Politisi PKB itu menambahkan bahwa program-program tersebut dirancang untuk menyasar kebutuhan fundamental masyarakat, mulai dari pemenuhan gizi, akses pendidikan, layanan kesehatan, hingga kepemilikan tempat tinggal yang layak. Menurutnya, seluruh program tersebut mulai terealisasi secara bertahap dan dirasakan manfaatnya oleh masyarakat luas.
Komitmen Penghapusan Kemiskinan Ekstrem
Dalam keterangan yang sama, Faisol juga menyoroti tekad Presiden Prabowo untuk menghapus kemiskinan ekstrem di Indonesia hingga mencapai nol persen. Ia menilai komitmen tersebut merupakan bukti keseriusan pemerintah dalam menjalankan agenda pembangunan yang inklusif dan berkeadilan.
"Semua itu mulai terealisasikan dengan baik. Semua yang seharusnya didapatkan rakyat mulai terpenuhi secara bertahap melalui program-program presiden," tuturnya.
Faisol menekankan bahwa dukungan PKB terhadap Prabowo bukanlah sikap tanpa dasar. Menurutnya, terdapat banyak alasan logis dan terukur yang mendasari keputusan partai, terutama pencapaian program kerakyatan yang dinilai berjalan sesuai rencana.
"Kalau saya bilang PKB 1.000 persen mendukung Prabowo Subianto maju Capres 2029 tanpa alasan, kan tidak logis. Padahal alasannya sangat banyak, dan memang beliau pantas memimpin kembali Indonesia." — Faisol Riza, Wakil Ketua Umum PKB
Konsolidasi Dukungan dan Agenda Politik Lima Tahun
Dukungan resmi PKB ini menambah daftar partai politik yang secara terbuka menyatakan sikap terhadap pencalonan Prabowo pada Pilpres 2029. Faisol mengajak seluruh kader dan simpatisan partai untuk bersatu dalam mendukung agenda pembangunan yang telah berjalan.
Menurutnya, keberlanjutan program pemerintahan menjadi pertimbangan utama. Ia menilai stabilitas kebijakan dan pembangunan yang berkesinambungan merupakan prasyarat bagi tercapainya target pembangunan nasional, termasuk penghapusan kemiskinan ekstrem.
"Ini keputusan partai yang kami ambil dengan penuh kesadaran dan pertimbangan matang, berdasarkan hasil program yang sudah dirasakan manfaatnya oleh rakyat," tegas Faisol.
Dengan pernyataan ini, PKB menegaskan posisinya sebagai pendukung utama pemerintahan Prabowo dalam menghadapi siklus politik nasional berikutnya. Langkah tersebut dinilai akan menjadi sinyal politik penting bagi peta koalisi menjelang Pilpres 2029.
Pernyataan ini disampaikan di Jakarta dan menjadi bagian dari komunikasi politik resmi partai. Faisol berharap dukungan tersebut dapat memperkuat konsolidasi seluruh kekuatan politik pendukung pemerintah dalam melanjutkan agenda pembangunan nasional untuk periode berikutnya.
Comments (0)