Ledakan terjadi di kawasan Pasar Cimanggis, Ciputat, Tangerang Selatan, pada Rabu (14/10) sekitar pukul 18.00 WIB. Insiden tersebut mengakibatkan enam orang mengalami luka dan seluruh korban telah dibawa ke RS Sari Asih Ciputat untuk memperoleh penanganan medis. Satuan Brigade Mobil (Satbrimob) Polda Metro Jaya mengerahkan 50 personel guna membantu evakuasi korban, mensterilkan lokasi, serta mengamankan area terdampak.
Komandan Satuan (Dansat) Brimob Polda Metro Jaya Komisaris Besar Polisi Henik Maryanto menyatakan bahwa personel juga melakukan pencarian untuk memastikan tidak ada korban lain di sekitar titik ledakan. Menurutnya, pengamanan dilakukan secara berlapis dengan mengutamakan keselamatan warga di sekitar pasar.
"Personel langsung bergerak membantu evakuasi, melakukan sterilisasi, pencarian di area terdampak, serta mengamankan perimeter. Prioritas kami adalah keselamatan masyarakat dan memastikan proses penanganan dapat dilakukan dengan cepat, aman, dan terkoordinasi," ujar Henik, Rabu (14/10).
Evakuasi dan Olah TKP Masih Berlangsung
Berdasarkan keterangan kepolisian, petugas masih melaksanakan evakuasi, pembersihan, dan pemeriksaan terhadap bangunan yang terdampak ledakan. Unit Gegana diterjunkan untuk mensterilkan lokasi, sementara personel lainnya menjaga area guna mendukung proses olah tempat kejadian perkara (TKP). Langkah tersebut diambil untuk memastikan tidak terdapat bahan atau material berbahaya yang masih tertinggal di lokasi kejadian.
Ledakan diduga berkaitan dengan tabung gas elpiji. Meski demikian, penyebab pasti insiden tersebut belum dapat dipastikan karena masih berada dalam tahap penyelidikan oleh tim gabungan. Kepolisian menegaskan bahwa hasil pemeriksaan akan menjadi dasar resmi dalam menentukan sumber ledakan.
Kepala Bidang Hubungan Masyarakat (Kabid Humas) Polda Metro Jaya Komisaris Besar Polisi Budi Hermanto meminta masyarakat tidak berspekulasi mengenai penyebab kejadian sebelum hasil pemeriksaan keluar. Ia menegaskan bahwa proses evakuasi, sterilisasi, dan olah TKP masih berlangsung sehingga dibutuhkan ruang bagi petugas untuk bekerja secara profesional.
"Saat ini evakuasi, sterilisasi, dan olah TKP masih berlangsung. Penyebab ledakan akan disampaikan berdasarkan hasil pemeriksaan, sehingga kami mengimbau masyarakat tidak berspekulasi dan memberikan ruang kepada petugas untuk bekerja," ucap Budi.
Pengamanan Kawasan dan Imbauan kepada Warga
Pengerahan 50 personel Brimob disebut sebagai bagian dari upaya percepatan penanganan di lapangan. Selain membantu evakuasi, personel dikerahkan untuk menjaga perimeter agar proses sterilisasi tidak terganggu serta mencegah warga mendekati area yang belum dinyatakan aman. Pengamanan dilakukan dengan koordinasi lintas satuan fungsi di lingkungan Polda Metro Jaya.
Hingga berita ini diturunkan, seluruh korban masih menjalani perawatan intensif di rumah sakit. Pihak berwenang belum merinci identitas maupun kondisi terkini para korban. Kepolisian menyatakan akan menyampaikan perkembangan penanganan secara bertahap kepada publik.
Penyelidikan Menyeluruh dan Transparansi Informasi
Kepolisian menegaskan komitmennya untuk menyelesaikan penyelidikan secara menyeluruh dan transparan. Seluruh temuan di lokasi akan dianalisis oleh tim laboratorium forensik untuk memastikan penyebab ledakan. Hasil olah TKP diharapkan dapat memberikan kepastian bagi masyarakat, khususnya pedagang dan warga yang beraktivitas di kawasan Pasar Cimanggis.
Masyarakat diimbau tetap tenang, menjauhi area terdampak, dan mengikuti informasi resmi dari aparat kepolisian. Langkah tersebut dinilai penting untuk mencegah penyebaran informasi yang tidak dapat dipertanggungjawabkan, sekaligus mendukung kelancaran proses penanganan pascaledakan.
Comments (0)