Oct 08, 2026
Politik

Pemkab Lumajang Tegaskan Video Erupsi Semeru adalah Hoaks

Pemerintah Kabupaten Lumajang, Jawa Timur, menyatakan bahwa unggahan video yang memperlihatkan erupsi Gunung Semeru serta beredar luas di media sosial dipastikan tidak benar atau hoaks. Video tersebut...

Pemkab Lumajang Tegaskan Video Erupsi Semeru adalah Hoaks

Pemerintah Kabupaten Lumajang, Jawa Timur, menyatakan bahwa unggahan video yang memperlihatkan erupsi Gunung Semeru serta beredar luas di media sosial dipastikan tidak benar atau hoaks. Video tersebut diunggah oleh akun YouTube bernama bencanapopuler pada 3 Juli dan kemudian disebar ulang ke sejumlah platform, memicu kekhawatiran warga di kawasan lereng dan kaki gunung.

Kepala daerah setempat menegaskan bahwa rekaman dalam unggahan tersebut bukan dokumentasi aktivitas terkini Semeru, melainkan materi lama yang dikemas ulang sehingga tampak sebagai peristiwa yang baru terjadi. Pemerintah daerah menyatakan, penyebaran konten semacam itu berpotensi menimbulkan keresahan di tengah masyarakat, khususnya bagi warga yang tinggal di zona rawan bencana.

Video Beredar Luas di Media Sosial

Unggahan tersebut pertama kali muncul pada awal Juli dan dengan cepat diperbincangkan oleh pengguna internet. Dalam video berdurasi singkat itu, terlihat kolom asap tebal yang membumbung dari puncak gunung, disertai narasi yang mengesankan bahwa erupsi sedang berlangsung. Seiring berjalannya waktu, potongan gambar yang sama mulai diunggah ulang oleh akun-akun lain, bahkan tanpa keterangan waktu dan lokasi yang jelas.

Pemerintah Kabupaten Lumajang melakukan penelusuran terhadap asal-usul materi tersebut dan menemukan bahwa cuplikan yang digunakan berasal dari kejadian pada tahun sebelumnya. Konten lama itu kemudian diedit dan diberi judul seolah-olah menampilkan kondisi terkini Semeru. Menurut penilaian pemerintah daerah, praktik semacam ini termasuk penyalahgunaan informasi karena memanfaatkan kecemasan publik demi perolehan tayangan.

Berdasarkan catatan pemerintah daerah, video tersebut menyebar dengan cepat karena memanfaatkan isu bencana yang selalu menjadi perhatian warga Lumajang. Kabupaten ini merupakan salah satu wilayah yang berbatasan langsung dengan kawasan Gunung Semeru, sehingga setiap informasi soal aktivitas gunung langsung mendapat perhatian besar dari warga, baik yang berada di lereng maupun di pusat kota.

Klarifikasi Resmi Pemerintah Daerah

Menanggapi maraknya unggahan itu, Pemerintah Kabupaten Lumajang mengeluarkan klarifikasi resmi dan memastikan bahwa informasi erupsi yang dimaksud adalah tidak benar. Pemerintah daerah menyatakan, setiap informasi terkait kondisi gunung harus merujuk pada kanal resmi dan lembaga yang berwenang memberikan rekomendasi kebencanaan. Masyarakat diminta tidak mudah mempercaji video yang beredar tanpa keterangan sumber yang jelas.

Pemerintah daerah juga menegaskan bahwa penyebar hoaks dapat dikenai sanksi sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku. Dalam regulasi terkait informasi elektronik, setiap orang yang sengaja memproduksi atau menyebarkan berita bohong dapat dipidana apabila perbuatannya menimbulkan keresahan publik. Pemerintah daerah mengimbau warga agar berhenti membagikan unggahan tersebut dan ikut membantu mengklarifikasi informasi yang keliru.

Selain itu, pemerintah daerah mengingatkan bahwa koordinasi penanganan bencana dilakukan melalui forum resmi yang melibatkan pemerintah daerah, Badan Nasional Penanggulangan Bencana, serta instansi vertikal lainnya. Setiap keputusan terkait status gunung, rekomendasi evakuasi, maupun penerapan jalur aman ditetapkan berdasarkan hasil rapat koordinasi dan rekomendasi teknis, bukan berdasarkan unggahan media sosial.

Status Aktivitas Gunung Semeru

Sementara itu, aktivitas Gunung Semeru sendiri berdasarkan pemantauan lembaga yang berwenang berada dalam status yang terus dipantau. Pemerintah Kabupaten Lumajang menyatakan, hingga saat ini tidak ada laporan erupsi sebagaimana yang ditampilkan dalam video viral tersebut. Pemantauan dilakukan secara berkala oleh pos pengamatan gunung api, termasuk pengamatan visual, seismograf, dan pengukuran deformasi.

Pemerintah daerah mengungkapkan bahwa pemantauan tersebut dilakukan secara berkelanjutan karena Semeru termasuk gunung api aktif dengan riwayat letusan berulang. Setiap perubahan pola kegempaan dan peningkatan asap selalu dicatat untuk kemudian disampaikan kepada masyarakat melalui kanal resmi. Dengan demikian, warga dapat memperoleh informasi yang akurat tanpa harus bersandar pada konten yang tidak dapat dipertanggungjawabkan.

Pemerintah Kabupaten Lumajang menyampaikan bahwa perbedaan antara kondisi nyata di lapangan dengan klaim dalam video viral sudah terkonfirmasi. Tidak ada peningkatan status yang diumumkan pada tanggal unggahan tersebut beredar, dan tidak ada rekomendasi evakuasi yang dikeluarkan sehubungan dengan video yang dimaksud. Pemerintah daerah menegaskan bahwa seluruh keputusan terkait mitigasi bencana diambil berdasarkan data teknis, bukan berdasarkan unggahan yang viral.

Imbauan kepada Masyarakat

Pemerintah Kabupaten Lumajang mengimbau masyarakat agar selalu mengecek kebenaran informasi sebelum menyebarkannya. Warga dihimbau untuk mengikuti perkembangan terkini melalui kanal informasi resmi pemerintah daerah dan pengumuman resmi dari lembaga yang berwenang. Imbauan tersebut disampaikan sebagai bagian dari upaya menjaga ketenangan warga, khususnya warga yang berdomisili di kawasan sekitar gunung.

Pemerintah daerah juga menyerukan agar masyarakat meningkatkan kewaspadaan terhadap ancaman bencana alam dengan mengetahui jalur evakuasi, titik kumpul, dan prosedur darurat di wilayah masing-masing. Kesiapsiagaan, menurut pemerintah daerah, merupakan langkah utama yang harus dimiliki setiap warga, mengingat kawasan sekitar Semeru memiliki risiko aliran panas, lahar, serta material vulkanik.

Terakhir, Pemerintah Kabupaten Lumajang menyatakan akan terus memantau peredaran konten terkait aktivitas gunung dan melakukan penanganan apabila ditemukan informasi yang menyesatkan. Pemerintah daerah menegaskan bahwa koordinasi lintas lembaga tetap dijalankan untuk memastikan masyarakat memperoleh informasi yang benar, tepat waktu, dan dapat dipertanggungjawabkan. Warga diminta agar tidak mudah terpancing oleh unggahan yang bersifat provokatif dan selalu mengutamakan kanal resmi sebagai rujukan utama dalam menghadapi isu kebencanaan.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0
PENULIS hendra-wijaya

Editor Politik. Mantan jurnalis cetak dengan spesialisasi politik elektoral. Menulis analisis kebijakan dan reportase parlemen.

Comments (0)

User