Oct 08, 2026
Politik

PMI Jakarta Gelar Donor Darah Bersama Diastika Biotekindo

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta melalui Palang Merah Indonesia (PMI) Jakarta menggelar kegiatan donor darah bersama perusahaan Diastika Biotekindo di Jakarta Timur, Kamis (18/9/2025). Kegiatan yang be...

PMI Jakarta Gelar Donor Darah Bersama Diastika Biotekindo

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta melalui Palang Merah Indonesia (PMI) Jakarta menggelar kegiatan donor darah bersama perusahaan Diastika Biotekindo di Jakarta Timur, Kamis (18/9/2025). Kegiatan yang berlangsung pada siang hari itu dihadiri Ketua PMI Jakarta Beky Mardani dan diikuti karyawan serta masyarakat sekitar lokasi acara.

Target Donor Darah Menjelang Akhir Tahun

Dalam keterangannya, Beky Mardani menyatakan kegiatan donor darah bersama tersebut merupakan bagian dari upaya pemenuhan kebutuhan darah di Jakarta menjelang akhir tahun. Menurutnya, permintaan darah di rumah sakit cenderung meningkat pada periode tersebut sehingga persediaan perlu dijaga melalui kegiatan serupa secara berkala.

PMI Jakarta mencatat bahwa stok darah di beberapa unit transfusi darah (UTD) memerlukan pembaruan rutin mengingat masa simpan komponen darah yang terbatas. Eritrosit, misalnya, hanya dapat disimpan hingga 42 hari pada suhu 2-6 derajat Celsius, sedangkan trombosit bertahan lima hari. Kondisi tersebut menuntut pendonor tetap yang datang secara teratur agar persediaan tetap aman.

Menurut Beky Mardani, kerja sama dengan dunia usaha seperti Diastika Biotekindo membuka ruang partisipasi karyawan dalam aksi kemanusiaan. Ia menambahkan bahwa perusahaan dapat menjadikan donor darah sebagai bagian dari program tanggung jawab sosial yang berkelanjutan, bukan sekadar kegiatan sekali jalan.

Donor darah harus menjadi kebiasaan, bukan momen. Persediaan darah di Jakarta bergantung pada kesediaan masyarakat yang rutin berdonor, ujar Ketua PMI Jakarta.

Prosedur Kesehatan dan Kelayakan Pendonor

Pelaksanaan kegiatan donor darah mengikuti prosedur kesehatan yang ditetapkan PMI. Calon pendonor menjalani pemeriksaan awal yang mencakup pengukuran tekanan darah, pengecekan kadar hemoglobin, serta wawancara kesehatan untuk memastikan kelayakan berdonor. Pendonor yang dinyatakan layak kemudian menjalani proses pengambilan darah oleh tenaga medis bersertifikat.

PMI Jakarta menegaskan bahwa seluruh peralatan yang digunakan bersifat sekali pakai dan disterilkan sesuai standar kesehatan. Langkah tersebut diambil untuk menjamin keamanan pendonor sekaligus menjaga kualitas darah yang dihimpun.

Adapun syarat umum pendonor meliputi usia minimal 17 tahun, berat badan minimal 45 kilogram, serta kondisi kesehatan yang memenuhi kriteria medis. Pendonor diimbau untuk mengonsumsi makanan bergizi sebelum berdonor dan menghindari aktivitas berat setelah kegiatan.

Kemitraan PMI dengan Dunia Usaha

Kerja sama PMI Jakarta dengan Diastika Biotekindo mencerminkan pola kemitraan yang kerap dijalankan PMI bersama perusahaan di Ibu Kota. Model pelaksanaan donor di lokasi perusahaan dinilai efektif karena memudahkan karyawan berpartisipasi tanpa perlu datang ke kantor PMI.

Sebelumnya, PMI Jakarta telah menyelenggarakan kegiatan serupa di berbagai kawasan industri dan perkantoran di Jakarta. Kegiatan semacam ini diharapkan dapat menambah jumlah pendonor rutin yang menjadi tulang punggung pasokan darah di tingkat provinsi.

Diastika Biotekindo sendiri merupakan perusahaan yang bergerak di bidang bioteknologi dan produk kesehatan. Kehadiran perusahaan dalam kegiatan donor darah ini sejalan dengan orientasi bisnisnya terhadap isu-isu kesehatan masyarakat.

Kontribusi Pendonor dan Rekam Jejak Donor

PMI Jakarta menyebutkan bahwa kontribusi pendonor tercatat dalam kartu donor darah yang memuat riwayat setiap aksi. Rekam jejak tersebut berguna untuk menentukan periode layak berdonor berikutnya dan menjadi dasar pengakuan bagi pendonor yang telah berpartisipasi berkali-kali.

Beky Mardani menyampaikan apresiasi kepada Diastika Biotekindo beserta karyawan yang telah bersedia mendukung kegiatan ini. Ia menyatakan bahwa partisipasi aktif sektor swasta menjadi kunci keberlangsungan aksi donor darah di Jakarta.

PMI Jakarta terus mengimbau masyarakat, khususnya generasi muda, untuk menjadikan donor darah sebagai bagian dari gaya hidup sehat. Dengan rutin berdonor, masyarakat tidak saja membantu penyelamatan nyawa melainkan juga mendapatkan pemeriksaan kesehatan berkala secara gratis.

Di akhir kegiatan, seluruh darah yang terhimpun akan diolah di unit transfusi darah PMI Jakarta sebelum disalurkan ke fasilitas kesehatan yang membutuhkan. Proses pemenuhan kebutuhan darah di Jakarta senantiasa mengacu pada ketentuan yang berlaku di bidang transfusi darah.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0
PENULIS putri-anggraini

Fact Checker Politik. Memverifikasi klaim publik, pidato pejabat, dan informasi viral. Anggota jaringan cek fakta Indonesia.

Comments (0)

User