Oct 08, 2026
Politik

Investasi Data Center Miliaran Dolar Perkuat Ekonomi Digital Indonesia

Jakarta — Pemerintah mencatat adanya minat investasi tambahan sekitar 1,3 GW kapasitas data center di Indonesia dengan nilai mencapai USD15–20 miliar, seiring posisi Indonesia sebagai pasar digita...

Investasi Data Center Miliaran Dolar Perkuat Ekonomi Digital Indonesia

Jakarta — Pemerintah mencatat adanya minat investasi tambahan sekitar 1,3 GW kapasitas data center di Indonesia dengan nilai mencapai USD15–20 miliar, seiring posisi Indonesia sebagai pasar digital terbesar di Asia Tenggara dengan perkiraan nilai ekonomi digital mendekati USD100 miliar pada 2025. Gelombang investasi tersebut dinilai menegaskan bahwa data telah menjadi komoditas strategis dalam agenda pertumbuhan ekonomi nasional.

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto menyatakan bahwa pembangunan infrastruktur data center merupakan salah satu pengungkit utama untuk mencapai target pertumbuhan ekonomi di atas 8 persen. Menurutnya, kapasitas komputasi menjadi prasyarat bagi pengembangan kecerdasan artifisial (AI) yang akan mendorong produktivitas lintas sektor.

"Indonesia ingin tumbuh lebih dari 8 persen dan salah satu pengungkitnya adalah digital economy. Dan kuncinya adalah tentunya AI, dan AI itu akan ada kalau infrastrukturnya data center-nya baik," ujar Airlangga.

Posisi Strategis dalam Rantai Nilai AI Global

Wakil Menteri Komunikasi dan Digital Nezar Patria menegaskan bahwa penguatan infrastruktur AI dan kapasitas komputasi merupakan langkah penting agar Indonesia tidak berhenti sebagai pengguna teknologi. Pemerintah, menurutnya, menargetkan posisi strategis dalam rantai nilai industri AI global, bukan sekadar menjadi pasar.

"Kita tidak ingin hanya menjadi pasar atau pengguna. Kita ingin memperoleh posisi strategis dalam rantai nilai industri AI global," kata Nezar.

Nezar menjelaskan bahwa infrastruktur data center menjadi fondasi bagi berbagai layanan, mulai dari cloud, fintech, e-commerce, AI, cybersecurity, layanan pemerintahan digital, hingga beragam bisnis berbasis teknologi. Data yang dihasilkan dari aktivitas perbankan, belanja online, layanan digital, dan transaksi bisnis tidak otomatis menghasilkan nilai ekonomi apabila tidak diproses, disimpan, dan diakses melalui infrastruktur komputasi yang memadai.

Data sebagai Fondasi Ekonomi Digital

Dalam konteks pertumbuhan aktivitas digital nasional, kebutuhan terhadap kapasitas komputasi terus meningkat. Perkembangan teknologi AI memperbesar kebutuhan tersebut karena pemrosesan model AI memerlukan daya komputasi yang jauh lebih besar dibandingkan layanan digital konvensional. Data center tidak lagi diposisikan semata sebagai fasilitas penyimpanan, melainkan sebagai fondasi yang memungkinkan suatu negara membangun kapasitas teknologi dan menangkap nilai ekonomi dari ekosistem digital.

Pemerintah menilai minat investasi yang mengalir ke sektor ini mencerminkan kepercayaan pelaku pasar terhadap prospek ekonomi digital Indonesia. Nilai tambahan sebesar USD15–20 miliar tersebut setara dengan investasi berskala besar yang berpotensi menciptakan lapangan kerja, alih teknologi, serta penguatan konektivitas nasional.

Agenda Pertumbuhan Ekonomi Nasional

Airlangga menempatkan pembangunan data center sebagai bagian dari agenda pertumbuhan ekonomi nasional yang lebih luas. Menurutnya, sinergi antara infrastruktur digital, pengembangan AI, dan kebijakan ekonomi menjadi kunci untuk memastikan Indonesia mampu bersaing di tingkat regional maupun global.

Dengan nilai ekonomi digital yang diproyeksikan mendekati USD100 miliar pada 2025, Indonesia berada pada posisi terdepan dibandingkan negara-negara lain di kawasan Asia Tenggara. Pemerintah menegaskan bahwa posisi tersebut perlu ditindaklanjuti dengan penguatan infrastruktur agar nilai ekonomi yang tercipta tidak hanya dinikmati sebagai konsumsi, tetapi juga sebagai produksi dan inovasi dalam negeri.

Ke depan, pemerintah akan terus mendorong percepatan pembangunan data center melalui koordinasi lintas kementerian dan lembaga, termasuk penyiapan regulasi, penyediaan lahan, serta jaminan pasokan energi. Langkah tersebut ditempuh untuk memastikan setiap investasi yang masuk dapat direalisasikan sesuai jadwal dan memberikan dampak ekonomi yang terukur bagi masyarakat.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0
PENULIS dimas-permana

Reporter Politik Muda. Fokus pada gerakan pemuda, politik digital, dan representasi generasi Z.

Comments (0)

User