Oct 14, 2026
Politik

Museum Nasional Resmikan Galeri Prajnaparamita, Arca Abad ke-13

Museum Nasional Indonesia secara resmi membuka Galeri Prajnaparamita, sebuah ruang pameran khusus yang menampilkan arca Prajnaparamita, mahakarya seni rupa peninggalan masa lampau. Peresmian galeri te...

Museum Nasional Resmikan Galeri Prajnaparamita, Arca Abad ke-13

Museum Nasional Indonesia secara resmi membuka Galeri Prajnaparamita, sebuah ruang pameran khusus yang menampilkan arca Prajnaparamita, mahakarya seni rupa peninggalan masa lampau. Peresmian galeri tersebut berlangsung di Museum Nasional Indonesia, Jakarta Pusat, pada Selasa (13/10), dan menjadi bagian dari rangkaian agenda Taklimat Media Pemugaran Stupa Borobudur serta Peresmian Galeri Prajnaparamita.

Menteri Kebudayaan Fadli Zon menegaskan bahwa pembukaan galeri ini merupakan wujud komitmen Kementerian Kebudayaan dalam memperkenalkan karya terbaik peninggalan nenek moyang kepada masyarakat luas. Menurutnya, arca Prajnaparamita menempati posisi istimewa dalam khazanah seni rupa nasional.

"Dari sekian banyak karya dan mahakarya nenek moyang kita, salah satu pencapaian artistik dan estetika tertinggi adalah Prajnaparamita," ujar Fadli dalam sambutannya.

Dijuluki Mona Lisa van Java

Dalam kesempatan tersebut, Fadli Zon menyematkan julukan Mona Lisa van Java atau Mona Lisa dari Jawa kepada arca Prajnaparamita. Ia menilai arca itu merupakan salah satu pencapaian artistik tertinggi dalam sejarah Indonesia, sejajar dengan karya-karya besar dunia.

"Bahkan, kalau boleh dibilang, ini adalah Mona Lisanya Indonesia, Mona Lisa dari Jawa, atau Mona Lisa van Java," lanjutnya.

Fadli membandingkan arca tersebut dengan lukisan Mona Lisa karya Leonardo da Vinci yang tersimpan di Museum Louvre, Prancis. Menurutnya, arca Prajnaparamita memiliki keunggulan tersendiri karena berbentuk tiga dimensi dan berasal dari masa yang lebih tua.

Ia memaparkan bahwa lukisan Mona Lisa dibuat oleh Leonardo da Vinci sekitar tahun 1506–1507, pada abad ke-16, sementara arca Prajnaparamita berasal dari abad ke-13, sekitar tahun 1200-an. Dengan demikian, arca tersebut diperkirakan 200–300 tahun lebih tua daripada lukisan Mona Lisa.

"Artinya, karya ini sekitar 200–300 tahun lebih tua daripada Mona Lisa. Inilah persembahan Mona Lisa dari Jawa atau Mona Lisa dari Indonesia, yaitu Prajnaparamita," tambahnya.

Kemiripan Artistik dan Makna Kebijaksanaan

Fadli Zon menyoroti sejumlah kemiripan antara arca Prajnaparamita dan Mona Lisa. Keduanya menggambarkan sosok perempuan dengan ekspresi wajah yang tenang serta meninggalkan kesan misterius. Menurutnya, kesan tersebut membuat orang bertanya-tanya tentang apa yang sedang dipikirkan oleh sosok yang digambarkan.

Dalam tradisi Buddha, Prajnaparamita dipersepsikan sebagai sosok dewi kebijaksanaan. Arca ini menjadi salah satu koleksi penting Museum Nasional Indonesia dan kini mendapatkan ruang pameran tersendiri melalui Galeri Prajnaparamita.

Pembukaan galeri ini ditetapkan sebagai bagian dari upaya pelestarian warisan budaya serta peningkatan akses publik terhadap koleksi bernilai sejarah tinggi. Kementerian Kebudayaan menyatakan bahwa langkah tersebut menindaklanjuti komitmen pemerintah dalam mengangkat karya peninggalan nenek moyang ke panggung nasional dan internasional.

"Wajah keduanya juga menghadirkan ketenangan. Selain itu, ada kesan misterius yang membuat orang bertanya-tanya tentang apa yang sedang dipikirkan oleh sosok tersebut," tutur Fadli.

Bagian dari Pemugaran Stupa Borobudur

Peresmian Galeri Prajnaparamita berlangsung bersamaan dengan agenda Taklimat Media Pemugaran Stupa Borobudur. Kedua program tersebut menegaskan fokus Kementerian Kebudayaan pada pelestarian cagar budaya serta penguatan narasi sejarah nasional.

Museum Nasional Indonesia menetapkan galeri ini sebagai ruang khusus yang memungkinkan pengunjung mengapresiasi arca Prajnaparamita secara lebih dekat. Penempatan arca dalam galeri tersendiri dinilai memberikan konteks historis dan artistik yang lebih utuh bagi publik.

Dengan diresmikannya galeri tersebut, pemerintah berharap masyarakat semakin mengenal Prajnaparamita sebagai simbol keunggulan seni rupa Nusantara. Kementerian Kebudayaan menegaskan bahwa pengelolaan koleksi museum akan terus dilakukan berdasarkan kaidah pelestarian dan keputusan akademik yang dapat dipertanggungjawabkan.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0
PENULIS tania-sari

Reporter Hukum. Meliput Mahkamah Konstitusi, judicial review, dan dinamika legislasi.

Comments (0)

User