Oct 09, 2026
Politik

Masjidil Haram Normal Usai Arab Saudi Setop Umrah

MAKKAH — Aktivitas ibadah di Masjidil Haram, Makkah, hingga Kamis (27/2/2020), dilaporkan tetap berjalan sebagaimana mestinya. Umat Muslim tampak melaksanakan Tawaf mengelilingi Kakbah di tengah kep...

Masjidil Haram Normal Usai Arab Saudi Setop Umrah

MAKKAH — Aktivitas ibadah di Masjidil Haram, Makkah, hingga Kamis (27/2/2020), dilaporkan tetap berjalan sebagaimana mestinya. Umat Muslim tampak melaksanakan Tawaf mengelilingi Kakbah di tengah keputusan Pemerintah Arab Saudi yang menghentikan sementara kedatangan jemaah umrah dari luar negeri sebagai langkah pencegahan penyebaran virus korona.

Penghentian sementara tersebut ditetapkan otoritas Kerajaan Arab Saudi dan berlaku bagi seluruh jemaah umrah internasional. Meski demikian, berdasarkan pemantauan di lokasi, kawasan Masjidil Haram tidak menunjukkan tanda-tanda pengosongan. Rangkaian ibadah harian, termasuk Tawaf dan Sai, masih dilaksanakan oleh jemaah yang berada di dalam negeri Arab Saudi.

Keputusan Otoritas Kerajaan Arab Saudi

Kebijakan penghentian sementara jemaah umrah dari luar negeri diambil sebagai bagian dari upaya pencegahan penyebaran virus korona. Langkah ini menindaklanjuti perkembangan situasi kesehatan global yang terus dipantau oleh otoritas terkait di Kerajaan Arab Saudi.

Keputusan tersebut menegaskan bahwa prioritas utama pemerintah setempat adalah perlindungan kesehatan dan keselamatan umat, baik bagi warga negara maupun bagi jemaah yang tengah menjalankan ibadah di Tanah Suci. Pemerintah Arab Saudi menyatakan akan melakukan evaluasi berkala terhadap kebijakan ini sesuai dinamika penyebaran virus.

Dalam pelaksanaannya, penghentian sementara ini bersifat administratif dan terbatas pada lalu lintas kedatangan jemaah dari luar wilayah Arab Saudi. Adapun jemaah yang telah berada di dalam negeri tetap dapat menjalankan ibadahnya dengan mengikuti protokol kesehatan yang ditetapkan otoritas setempat.

Suasana Ibadah di Masjidil Haram

Pantauan di Masjidil Haram memperlihatkan suasana yang relatif normal. Jemaah melaksanakan Tawaf dengan tertib mengelilingi Kakbah pada Kamis (27/2/2020). Petugas keamanan dan pengelola masjid tetap bersiaga di sejumlah titik untuk memastikan kelancaran arus jemaah.

Kondisi ini menunjukkan bahwa penghentian sementara jemaah umrah tidak serta-merta menghentikan seluruh aktivitas keagamaan di Masjidil Haram. Otoritas setempat memastikan bahwa pengelolaan jemaah yang ada tetap berjalan sesuai ketentuan, termasuk pengaturan kapasitas dan pengawasan kesehatan.

"Pelaksanaan ibadah di Masjidil Haram tetap berjalan, dan seluruh jemaah yang berada di dalam negeri dapat melaksanakan rangkaian ibadah sesuai ketentuan yang berlaku," demikian pernyataan otoritas terkait di Kerajaan Arab Saudi mengenai situasi pascapengumuman kebijakan tersebut.

Dampak bagi Jemaah Internasional

Kebijakan ini berimplikasi langsung bagi calon jemaah umrah dari berbagai negara, termasuk Indonesia, yang telah merencanakan keberangkatan ke Tanah Suci. Penundaan keberangkatan menjadi konsekuensi administratif yang harus ditindaklanjuti oleh penyelenggara perjalanan umrah di masing-masing negara.

Pemerintah Arab Saudi menyatakan bahwa keputusan ini bersifat sementara dan akan ditinjau kembali berdasarkan perkembangan situasi. Evaluasi dilakukan dengan mempertimbangkan data kesehatan global serta rekomendasi dari lembaga kesehatan internasional.

Bagi jemaah yang saat ini berada di Makkah, otoritas setempat mengimbau agar tetap menjaga kebersihan, mengikuti arahan petugas, dan mematuhi protokol kesehatan yang berlaku. Himbauan ini disampaikan sebagai bentuk tanggung jawab bersama dalam menjaga keselamatan seluruh umat.

Langkah Lanjutan dan Pemantauan

Pemerintah Arab Saudi menegaskan komitmennya untuk terus memantau perkembangan situasi secara menyeluruh. Koordinasi antarlembaga dilakukan dalam rapat koordinasi berkala guna memastikan setiap keputusan diambil berdasarkan data yang akurat dan pertimbangan yang matang.

Keputusan penghentian sementara ini ditetapkan sebagai langkah pencegahan, bukan sebagai bentuk pembatasan permanen terhadap ibadah umrah. Otoritas menegaskan bahwa setiap kebijakan yang diambil senantiasa mengutamakan keselamatan umat dan kelancaran pelaksanaan ibadah.

Dengan kondisi Masjidil Haram yang tetap berjalan normal, umat Muslim di seluruh dunia diimbau menunggu informasi resmi terkini dari otoritas Kerajaan Arab Saudi. Peninjauan kebijakan akan dilakukan secara berkala, dan setiap perubahan akan diumumkan melalui saluran resmi pemerintah setempat.

Hingga laporan ini diturunkan, aktivitas Tawaf di Masjidil Haram masih berlangsung, sementara jemaah umrah dari luar negeri belum diizinkan memasuki wilayah Arab Saudi untuk sementara waktu.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0
PENULIS hendra-wijaya

Editor Politik. Mantan jurnalis cetak dengan spesialisasi politik elektoral. Menulis analisis kebijakan dan reportase parlemen.

Comments (0)

User