Oct 09, 2026
Politik

Ketua Komisi IV DPR Temui Massa Aksi Peternak

JAKARTA — Ketua Komisi IV Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR RI), Titiek Soeharto, secara langsung menemui massa aksi yang terdiri dari para peternak di lingkungan Gedung Nusantara, Sen...

Ketua Komisi IV DPR Temui Massa Aksi Peternak

JAKARTA — Ketua Komisi IV Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR RI), Titiek Soeharto, secara langsung menemui massa aksi yang terdiri dari para peternak di lingkungan Gedung Nusantara, Senayan, Jakarta, pada hari ini. Dalam pertemuan tersebut, legislator dari Fraksi Partai Gerindra itu menyatakan keprihatinan mendalam atas kondisi yang tengah dialami para peternak, seraya menegaskan komitmen Komisi IV untuk menindaklanjuti aspirasi tersebut melalui jalur konstitusional.

Pertemuan berlangsung dalam suasana yang relatif kondusif. Titiek Soeharto turun langsung ke tengah-tengah massa aksi, mendengarkan keluhan, dan mencatat sejumlah persoalan krusial yang disampaikan oleh perwakilan peternak. Langkah ini dinilai sebagai bentuk respons cepat parlemen terhadap gelombang protes yang menuntut perhatian serius terhadap sektor peternakan nasional.

"Saya menyampaikan keprihatinan yang mendalam atas kondisi yang dialami para peternak saat ini. Komisi IV DPR RI berkomitmen untuk memperjuangkan aspirasi ini dalam rapat-rapat kerja dengan kementerian terkait," ujar Titiek Soeharto di hadapan massa aksi.

Keprihatinan atas Beban Peternak

Dalam pernyataannya, Titiek Soeharto mengungkapkan bahwa Komisi IV selaku mitra kerja Kementerian Pertanian telah mencatat sejumlah persoalan struktural yang memberatkan peternak, mulai dari fluktuasi harga pakan, ketidakstabilan harga jual ternak, hingga keterbatasan akses permodalan. Berdasarkan data yang dihimpun, beban biaya produksi yang tidak sebanding dengan harga jual menjadi pemicu utama penurunan kesejahteraan peternak dalam beberapa periode terakhir.

Ia menegaskan bahwa persoalan tersebut tidak dapat diselesaikan secara parsial. Menurutnya, diperlukan koordinasi lintas kementerian dan lembaga, termasuk Kementerian Pertanian, Kementerian Perdagangan, serta pelaku usaha di sektor hilir, untuk menciptakan ekosistem peternakan yang berkeadilan.

"Kami tidak akan membiarkan peternak berjuang sendiri. Aspirasi yang disampaikan hari ini akan kami bawa ke Rapat Koordinasi dan Rapat Pleno Komisi IV untuk dicarikan solusi konkret," tegasnya.

Komitmen Tindak Lanjut di Rapat Kerja

Titiek Soeharto memaparkan bahwa Komisi IV DPR RI akan segera mengagendakan rapat kerja bersama Kementerian Pertanian guna membahas secara mendalam tuntutan para peternak. Ia memastikan bahwa setiap butir aspirasi yang disampaikan akan terdokumentasi dan menjadi dasar dalam pengambilan keputusan politik anggaran maupun fungsi pengawasan.

Legislator daerah pemilihan Jawa Tengah itu juga menyoroti pentingnya perlindungan terhadap peternak rakyat skala kecil dan menengah. Menurutnya, keberpihakan kebijakan harus diarahkan pada penguatan kapasitas peternak lokal agar mampu bersaing dan bertahan di tengah tekanan pasar yang semakin kompetitif.

"Fungsi pengawasan Komisi IV akan kami arahkan untuk memastikan kebijakan yang ditetapkan benar-benar berpihak kepada peternak, bukan sekadar di atas kertas," ujarnya.

Respons Massa Aksi dan Harapan

Perwakilan massa aksi menyambut positif kesediaan Ketua Komisi IV untuk menemui mereka secara langsung. Mereka menilai langkah tersebut sebagai sinyal bahwa parlemen membuka ruang dialog bagi kelompok masyarakat yang terdampak kebijakan. Massa aksi berharap pertemuan ini tidak berhenti pada simpati, melainkan berlanjut pada perubahan kebijakan yang nyata.

Pengamat politik menilai bahwa respons cepat pimpinan Komisi IV merupakan bagian dari fungsi representasi DPR RI. Kehadiran langsung seorang ketua komisi di tengah massa aksi dinilai memperkuat legitimasi parlemen sebagai penyalur aspirasi rakyat, sekaligus menegaskan bahwa persoalan sektor peternakan adalah isu strategis yang menyangkut ketahanan pangan nasional.

Hingga berita ini diturunkan, aksi massa yang berlangsung tertib telah dibubarkan setelah perwakilan mereka diterima oleh pimpinan Komisi IV DPR RI. Pihak parlemen memastikan bahwa tindak lanjut akan dilakukan melalui mekanisme rapat kerja dan rapat dengar pendapat sesuai ketentuan yang berlaku.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0
PENULIS rizky-amelia

Reporter Senior. Meliput dinamika politik nasional, kebijakan publik, dan isu parlemen selama 8 tahun. Alumni FISIP UI.

Comments (0)

User