Oct 09, 2026
Politik

BGN Uji Coba MBG Skema Prasmanan di Kulon Progo dan Batang

Yogyakarta — Badan Gizi Nasional (BGN) melaksanakan uji coba penyaluran Program Makan Bergizi Gratis (MBG) dengan skema prasmanan pada Kamis (8/10). Uji coba tersebut berlangsung di sejumlah satuan ...

BGN Uji Coba MBG Skema Prasmanan di Kulon Progo dan Batang

Yogyakarta — Badan Gizi Nasional (BGN) melaksanakan uji coba penyaluran Program Makan Bergizi Gratis (MBG) dengan skema prasmanan pada Kamis (8/10). Uji coba tersebut berlangsung di sejumlah satuan pendidikan, antara lain SD Muhammadiyah Bantar di Sentolo, Kabupaten Kulon Progo, Daerah Istimewa Yogyakarta, serta SMPN 2 Kandeman di Kabupaten Batang, Jawa Tengah.

Dalam pelaksanaan uji coba di kedua sekolah tersebut, para peserta didik tidak hanya menerima hidangan yang telah dikemas sebelumnya, melainkan terlibat langsung dalam proses penyajian makanan kepada teman-temannya secara prasmanan. Metode ini menempatkan siswa sebagai pelayan sajian, sementara siswa lainnya mengambil porsi makanan sesuai kebutuhan masing-masing.

Kegiatan uji coba itu turut didokumentasikan dalam sejumlah foto yang memperlihatkan antusiasme para siswa saat mengantre dan menerima sajian dari rekan mereka. Berdasarkan informasi yang dihimpun, skema prasmanan diterapkan untuk menguji efektivitas pola distribusi alternatif di lingkungan sekolah.

Pilot Project Menjangkau Sejumlah Wilayah

Pelaksanaan uji coba MBG dengan metode prasmanan tidak hanya dilakukan di dua daerah tersebut. Pemerintah melalui BGN menetapkan pilot project serupa di banyak wilayah, mencakup Provinsi Jawa Tengah, Jawa Timur, Daerah Istimewa Yogyakarta, Papua, serta sejumlah daerah lainnya.

Penyebaran lokasi uji coba tersebut menunjukkan bahwa skema prasmanan tengah dikaji secara menyeluruh sebelum diterapkan secara lebih luas. Setiap daerah dinilai memiliki karakteristik berbeda, baik dari sisi ketersediaan bahan pangan, kapasitas dapur, maupun kondisi sarana prasarana sekolah.

Dengan melibatkan beragam wilayah, BGN diharapkan memperoleh gambaran komprehensif mengenai keunggulan dan tantangan penerapan pola prasmanan dibandingkan skema distribusi makanan yang telah berjalan sebelumnya.

Siswa Dilatih Melayani Penyajian Makanan

Salah satu aspek yang menonjol dalam uji coba tersebut adalah keterlibatan siswa dalam melayani penyajian makanan bagi peserta didik lainnya. Pola ini tidak sekadar menguji mekanisme teknis pembagian porsi, tetapi juga menanamkan nilai kebersamaan, kemandirian, dan tanggung jawab di kalangan pelajar.

Para siswa yang bertugas tampak menyajikan hidangan kepada teman-temannya, sementara siswa penerima mengambil porsi sesuai kebutuhan. Mekanisme tersebut memungkinkan pengaturan porsi yang lebih fleksibel, sekaligus mengurangi potensi sisa makanan yang tidak terkonsumsi.

Selain itu, keterlibatan siswa dalam proses penyajian dinilai dapat memperkuat interaksi sosial antar peserta didik. Kegiatan ini menjadi bagian dari pembelajaran karakter yang terintegrasi dalam pelaksanaan program gizi di sekolah.

Evaluasi Menjadi Dasar Penetapan Kebijakan

Uji coba dengan skema prasmanan merupakan langkah tindak lanjut dari evaluasi atas pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis yang telah berjalan. Pemerintah menegaskan bahwa hasil dari pilot project di berbagai daerah akan menjadi bahan pertimbangan dalam menetapkan kebijakan distribusi makanan yang paling efektif dan efisien.

BGN menyatakan bahwa setiap masukan dari sekolah, penyelenggara dapur, serta pemangku kepentingan di daerah akan dihimpun dan dianalisis. Rapat koordinasi lintas sektor direncanakan untuk membahas temuan lapangan sebelum keputusan lebih lanjut diambil.

Dengan demikian, pelaksanaan uji coba di Kulon Progo dan Batang menjadi bagian penting dalam penyempurnaan tata kelola Program Makan Bergizi Gratis. Pemerintah berkomitmen memastikan bahwa setiap skema yang ditetapkan benar-benar memberikan manfaat optimal bagi pemenuhan gizi peserta didik di seluruh wilayah Indonesia.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0
PENULIS bagus-nugroho

Reporter Kebijakan Publik. Fokus pada APBN, otonomi daerah, dan reformasi birokrasi.

Comments (0)

User