Oct 09, 2026
Politik

Menteri Lingkungan Hidup Paparkan Kebijakan Hijau dalam Leader's Plenary

JAKARTA — Menteri Lingkungan Hidup Moh Jumhur Hidayat menyampaikan paparan kebijakan lingkungan hidup dalam forum Leader's Plenary yang digelar di Jakarta, dengan menegaskan komitmen pemerintah memp...

Menteri Lingkungan Hidup Paparkan Kebijakan Hijau dalam Leader's Plenary

JAKARTA — Menteri Lingkungan Hidup Moh Jumhur Hidayat menyampaikan paparan kebijakan lingkungan hidup dalam forum Leader's Plenary yang digelar di Jakarta, dengan menegaskan komitmen pemerintah memperkuat tata kelola lingkungan sebagai bagian dari agenda pembangunan nasional. Forum tersebut dihadiri sejumlah pemimpin sektor, pejabat kementerian, serta perwakilan pemangku kepentingan yang membahas arah kebijakan lingkungan ke depan.

Dalam forum itu, Jumhur menegaskan bahwa persoalan lingkungan hidup tidak lagi dapat diposisikan sebagai isu sektoral, melainkan telah menjadi bagian integral dari kebijakan pembangunan lintas kementerian dan lembaga. Ia menyatakan bahwa Kementerian Lingkungan Hidup menindaklanjuti sejumlah keputusan pemerintah melalui koordinasi yang melibatkan pemerintah daerah, dunia usaha, dan masyarakat sipil.

"Kebijakan lingkungan harus berdiri di atas kepastian hukum dan data yang terukur, sehingga setiap keputusan dapat dipertanggungjawabkan kepada publik," tegas Jumhur dalam forum tersebut.

Penguatan Regulasi dan Penegakan Hukum

Menteri Lingkungan Hidup memaparkan bahwa penguatan kerangka regulasi menjadi prioritas, termasuk penajaman aturan pelaksanaan berdasarkan UU yang berlaku di bidang perlindungan dan pengelolaan lingkungan hidup. Ia menyatakan bahwa penegakan hukum terhadap pelanggaran lingkungan dilakukan secara konsisten, baik melalui sanksi administratif maupun jalur hukum lain, agar memberikan efek jera bagi pelaku pencemaran.

Jumhur menambahkan bahwa pengawasan kualitas air, udara, dan pengelolaan limbah menjadi fokus utama. Berdasarkan data yang dihimpun kementerian, sejumlah daerah masih menghadapi tantangan dalam pengelolaan sampah dan limbah industri, sehingga diperlukan penguatan kapasitas kelembagaan di tingkat daerah.

"Rapat Koordinasi dengan pemerintah daerah kami lakukan secara berkala untuk memastikan target pengelolaan lingkungan tercapai dan tidak sekadar menjadi dokumen di atas kertas," ujarnya.

Kolaborasi Lintas Sektor dan Pendanaan Hijau

Dalam Leader's Plenary tersebut, Menteri Jumhur juga menyoroti pentingnya kolaborasi lintas sektor dalam membiayai program lingkungan, termasuk mendorong skema pendanaan hijau serta kemitraan dengan sektor swasta. Ia menilai bahwa transisi menuju ekonomi rendah karbon membutuhkan dukungan investasi yang terarah dan tata kelola yang transparan.

Menurutnya, Kementerian Lingkungan Hidup terus mendorong praktik bisnis berkelanjutan melalui instrumen kebijakan yang memberi insentif bagi pelaku usaha yang menerapkan standar lingkungan. Sebaliknya, ia menegaskan bahwa pelanggaran terhadap ketentuan lingkungan akan ditindak sesuai keputusan yang berlaku tanpa pandang bulu.

Ia juga menyatakan bahwa pelibatan masyarakat menjadi kunci keberhasilan kebijakan lingkungan, terutama dalam pengelolaan kawasan konservasi dan pengendalian pencemaran di wilayah permukiman. Partisipasi publik dinilai memperkuat pengawasan dan mempercepat respons terhadap persoalan lingkungan di lapangan.

Komitmen terhadap Target Nasional

Mengakhiri paparannya, Menteri Moh Jumhur Hidayat menegaskan komitmen kementerian untuk memastikan seluruh program lingkungan berjalan sesuai target nasional. Ia menyatakan bahwa capaian kinerja akan dievaluasi secara berkala dan dilaporkan kepada publik sebagai bentuk akuntabilitas.

"Lingkungan hidup adalah kepentingan seluruh rakyat. Karena itu, setiap langkah harus diambil dengan hati-hati, terukur, dan berdasar pada keputusan yang sah," tuturnya.

Forum Leader's Plenary tersebut diharapkan menghasilkan rumusan yang memperkuat sinergi antara pemerintah pusat, daerah, dan pemangku kepentingan dalam menjaga kelestarian lingkungan sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0
PENULIS putri-anggraini

Fact Checker Politik. Memverifikasi klaim publik, pidato pejabat, dan informasi viral. Anggota jaringan cek fakta Indonesia.

Comments (0)

User