Oct 15, 2026
Politik

Kebakaran Gudang Paralon di Legok Tangerang Padam Usai 23 Jam

TANGERANG — Kebakaran yang melanda sebuah gudang penyimpanan pipa paralon di kawasan Legok, Kabupaten Tangerang, Provinsi Banten, akhirnya berhasil dipadamkan setelah proses penanganan berlangsung s...

Kebakaran Gudang Paralon di Legok Tangerang Padam Usai 23 Jam

TANGERANG — Kebakaran yang melanda sebuah gudang penyimpanan pipa paralon di kawasan Legok, Kabupaten Tangerang, Provinsi Banten, akhirnya berhasil dipadamkan setelah proses penanganan berlangsung sekitar 23 jam. Peristiwa kebakaran tersebut tidak menimbulkan korban jiwa maupun luka bagi warga sekitar. Berdasarkan hasil pemeriksaan awal petugas di lapangan, sumber api diduga dipicu oleh aktivitas pembakaran sampah yang dilakukan oleh warga di sekitar lokasi kejadian.

Kronologi dan Proses Pemadaman

Petugas gabungan yang terdiri dari Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kabupaten Tangerang bersama unsur kepolisian serta relawan diterjunkan ke lokasi sejak laporan pertama diterima. Upaya pemadaman dilakukan secara bertahap karena material yang terbakar berupa pipa paralon tergolong mudah menyala dan menghasilkan asap tebal. Proses pendinginan dan pembasahan lokasi terus dilakukan guna memastikan tidak terdapat bara api yang berpotensi memicu kebakaran susulan.

“Alhamdulillah, proses pemadaman sudah selesai kami lakukan. Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini,” ujar seorang petugas pemadam kebakaran di lokasi kejadian.

“Api diduga berasal dari pembakaran sampah yang dilakukan warga di sekitar gudang, kemudian merembet ke material paralon yang tersimpan,” ujar petugas tersebut.

Berdasarkan keterangan petugas, luas area yang terdampak cukup signifikan sehingga proses pemadaman membutuhkan waktu lebih lama dibandingkan kebakaran pada umumnya. Sejumlah personel dikerahkan secara bergiliran untuk menjaga agar api tidak menyebar ke bangunan lain di sekitarnya. Hingga proses dinyatakan selesai, petugas masih melakukan penyisiran di titik-titik yang dinilai rawan.

Kerugian dan Dampak bagi Warga

Meskipun tidak menimbulkan korban jiwa, kebakaran tersebut mengakibatkan kerugian material yang cukup besar bagi pemilik gudang. Sejumlah barang dagangan berupa pipa paralon ludes terbakar. Nilai kerugian masih dalam proses pendataan oleh pihak terkait. Warga di sekitar lokasi sempat diimbau untuk menjauh dan menggunakan masker guna menghindari paparan asap yang ditimbulkan dari pembakaran material plastik.

Kepolisian setempat menyatakan akan melakukan penyelidikan lebih lanjut untuk memastikan penyebab pasti kebakaran. Pemeriksaan terhadap sejumlah saksi juga dilakukan guna melengkapi keterangan awal yang telah dihimpun petugas di lapangan.

“Kami masih mendalami penyebab kebakaran ini, termasuk memeriksa sejumlah saksi. Kami mengimbau warga agar lebih berhati-hati dalam membakar sampah,” ujar pihak kepolisian setempat.

Imbauan dan Langkah Antisipasi

Peristiwa ini menjadi pengingat bagi masyarakat akan pentingnya kehati-hatian dalam mengelola sampah, khususnya dengan cara membakar di area terbuka. Instansi terkait menegaskan bahwa pembakaran sampah tanpa pengawasan dapat menimbulkan risiko kebakaran besar, terlebih jika berada di dekat bangunan atau kawasan penyimpanan barang yang mudah terbakar. Pemerintah daerah diharapkan dapat meningkatkan sosialisasi mengenai tata cara pengelolaan sampah yang aman.

Selain itu, pemilik gudang dan pelaku usaha diimbau untuk memperhatikan aspek keselamatan kebakaran, mulai dari penyediaan alat pemadam api ringan (APAR), jalur evakuasi yang memadai, hingga pemisahan area penyimpanan material yang mudah menyala. Langkah-langkah preventif tersebut dinilai penting untuk meminimalisasi dampak apabila terjadi peristiwa serupa di kemudian hari.

Dengan berakhirnya proses pemadaman, aktivitas di sekitar lokasi kejadian berangsur-angsur kembali normal. Petugas tetap melakukan pemantauan untuk memastikan situasi benar-benar aman. Pemerintah daerah menyatakan akan menindaklanjuti kejadian ini sebagai bahan evaluasi dalam upaya pencegahan kebakaran di wilayah Kabupaten Tangerang.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0
PENULIS dimas-permana

Reporter Politik Muda. Fokus pada gerakan pemuda, politik digital, dan representasi generasi Z.

Comments (0)

User