Oct 10, 2026
Politik

Kapolri Pimpin Sertijab Irwasum dan Empat Kapolda di Mabes Polri

Jakarta — Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia (Kapolri) memimpin langsung upacara serah terima jabatan (sertijab) Inspektur Pengawasan Umum (Irwasum) Polri beserta empat kepala kepolisian da...

Kapolri Pimpin Sertijab Irwasum dan Empat Kapolda di Mabes Polri

Jakarta — Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia (Kapolri) memimpin langsung upacara serah terima jabatan (sertijab) Inspektur Pengawasan Umum (Irwasum) Polri beserta empat kepala kepolisian daerah (Kapolda) di Rupattama Mabes Polri, Jakarta, Jumat (9/10/2026). Upacara tersebut menegaskan komitmen institusi Polri dalam melakukan penyegaran organisasi serta memperkuat fungsi pengawasan internal di jajaran kewilayahan.

Rotasi Jabatan di Lingkungan Polri

Dalam upacara yang dihadiri sejumlah pejabat utama Mabes Polri itu, Kapolri menyatakan bahwa mutasi dan rotasi jabatan merupakan bagian dari pembinaan karier personel yang telah ditetapkan melalui keputusan resmi. Menurutnya, penempatan personel pada posisi strategis dilakukan berdasarkan pertimbangan kompetensi, rekam jejak, serta kebutuhan organisasi di masing-masing wilayah.

"Serah terima jabatan ini adalah keputusan organisasi yang telah melalui proses penilaian dan pertimbangan yang matang," menegaskan Kapolri dalam amanatnya di hadapan para pejabat yang hadir.

Kapolri menambahkan bahwa penyegaran jabatan merupakan hal yang lazim dalam institusi Polri dan tidak terkait dengan dinamika politik nasional. Ia menekankan bahwa seluruh personel yang menduduki jabatan baru dituntut segera menyesuaikan diri dan bekerja sesuai dengan tugas pokok serta fungsi masing-masing.

Perkuat Fungsi Pengawasan Internal

Posisi Irwasum menempati peran sentral dalam struktur Polri karena bertugas menjalankan pengawasan umum terhadap seluruh satuan kerja, termasuk di tingkat kewilayahan. Kapolri menyatakan bahwa penguatan fungsi pengawasan menjadi salah satu prioritas institusi guna memastikan setiap pelaksanaan tugas berjalan sesuai dengan ketentuan dan berdasarkan UU yang berlaku.

Ia menindaklanjuti hal tersebut dengan meminta Irwasum yang baru dilantik untuk meningkatkan pengawasan melekat, khususnya pada aspek pelayanan publik dan penegakan hukum di daerah. Pengawasan yang ketat dinilai penting untuk menjaga kepercayaan masyarakat terhadap institusi kepolisian.

Selain Irwasum, empat jabatan Kapolda yang mengalami pergantian meliputi wilayah dengan tingkat kerawanan dan mobilitas tinggi. Pergantian tersebut ditetapkan untuk memperkuat kapasitas kepemimpinan di tingkat daerah, terutama dalam menghadapi agenda pengamanan nasional dalam beberapa bulan ke depan.

Penekanan pada Profesionalisme dan Netralitas

Dalam arahannya, Kapolri menegaskan bahwa seluruh Kapolda yang baru dilantik wajib menjaga netralitas institusi, terlebih karena tahun 2026 merupakan periode dengan agenda politik yang padat. Ia mengingatkan bahwa anggota Polri tidak boleh terlibat dalam aktivitas politik praktis dan harus fokus pada tugas pengamanan serta pelayanan kepada masyarakat.

"Netralitas Polri adalah harga mati. Tidak ada ruang bagi anggota untuk berpihak pada kepentingan politik mana pun," menyatakan Kapolri.

Ia juga meminta para Kapolda untuk memperkuat koordinasi dengan pemerintah daerah, forum komunikasi pimpinan daerah, serta tokoh masyarakat setempat. Koordinasi lintas sektor dinilai penting dalam menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat di wilayah masing-masing.

Kapolri menambahkan bahwa hasil evaluasi kinerja akan dilakukan secara berkala terhadap seluruh pejabat yang baru dilantik. Evaluasi tersebut mencakup capaian program prioritas, penanganan gangguan keamanan, serta kualitas layanan publik di tingkat satuan wilayah.

Upacara sertijab tersebut ditutup dengan penandatanganan berita acara serah terima jabatan yang disaksikan langsung oleh pejabat utama Mabes Polri. Selanjutnya, para pejabat yang baru dilantik akan melaksanakan serah terima tugas di satuan kerja masing-masing sebelum menjalankan fungsi kepemimpinannya secara penuh.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0
PENULIS dimas-permana

Reporter Politik Muda. Fokus pada gerakan pemuda, politik digital, dan representasi generasi Z.

Comments (0)

User