Oct 10, 2026
Politik

Ketua DPR Puan Maharani Bertemu Ketua Parlemen Azerbaijan di Arusha

ARUSHA, TANZANIA — Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia Puan Maharani menggelar pertemuan bilateral dengan Ketua Parlemen Azerbaijan Sahiba Gafarova di sela-sela Sidang Umum Inter-Parlia...

Ketua DPR Puan Maharani Bertemu Ketua Parlemen Azerbaijan di Arusha

ARUSHA, TANZANIA — Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia Puan Maharani menggelar pertemuan bilateral dengan Ketua Parlemen Azerbaijan Sahiba Gafarova di sela-sela Sidang Umum Inter-Parliamentary Union (IPU) ke-153 yang berlangsung di Arusha, Tanzania, pada Kamis, 8 Oktober 2026. Pertemuan tersebut menjadi bagian dari rangkaian diplomasi parlemen Indonesia dalam forum multilateral tingkat dunia yang dihadiri delegasi dari berbagai negara anggota IPU.

Dalam pertemuan itu, Puan Maharani menegaskan posisi strategis kerja sama antarparlemen sebagai instrumen memperkuat hubungan bilateral Indonesia dan Azerbaijan yang selama ini terjalin baik. Ia menyatakan bahwa parlemen memiliki peran sentral dalam menerjemahkan komitmen politik kedua negara menjadi kebijakan yang berdampak langsung bagi masyarakat.

"Kerja sama antarparlemen bukan sekadar formalitas diplomatik, melainkan jembatan untuk memastikan setiap kesepakatan antarpemerintah dapat ditindaklanjuti melalui legislasi yang konkret," tegas Puan Maharani dalam pertemuan tersebut.

Penguatan Diplomasi Parlemen di Forum IPU

Sidang Umum IPU ke-153 di Arusha menjadi arena konsolidasi bagi parlemen dunia untuk membahas isu-isu global, termasuk perdamaian, pembangunan berkelanjutan, serta tantangan geopolitik yang berkembang. Kehadiran delegasi DPR RI dalam forum ini merupakan bagian dari pelaksanaan amanat konstitusi dalam menjalankan fungsi diplomasi parlemen sebagaimana diatur dalam kerangka kerja lembaga legislatif.

Menurut Puan, pertemuan dengan Ketua Parlemen Azerbaijan ini merupakan tindak lanjut dari hubungan baik kedua negara yang telah terbangun dalam berbagai forum internasional. Ia mengemukakan bahwa Indonesia dan Azerbaijan memiliki kesamaan pandangan dalam sejumlah isu, terutama terkait dukungan terhadap penyelesaian konflik secara damai dan penghormatan terhadap kedaulatan negara.

Dalam pertemuan itu, kedua pemimpin parlemen juga membahas peluang peningkatan kerja sama di bidang ekonomi, pendidikan, dan pertukaran budaya. Puan menyampaikan bahwa DPR RI membuka ruang bagi penguatan kerja sama melalui kelompok kerja sama bilateral yang dimiliki parlemen Indonesia dengan sejumlah negara sahabat.

Agenda Bilateral dan Isu Global

Ketua Parlemen Azerbaijan Sahiba Gafarova menyampaikan apresiasi atas pertemuan tersebut dan menilai Indonesia sebagai mitra penting di kawasan Asia Tenggara. Ia menyatakan bahwa Azerbaijan memandang Indonesia sebagai negara dengan pengaruh signifikan dalam memperjuangkan kepentingan negara berkembang di forum-forum multilateral.

"Kami menghargai peran Indonesia dalam mendorong dialog antarbangsa. Pertemuan ini menjadi momentum untuk memperkuat koordinasi di antara parlemen kedua negara," ujar Sahiba Gafarova.

Kedua pihak sepakat untuk meningkatkan komunikasi antarparlemen, termasuk melalui pertukaran kunjungan dan konsultasi rutin antara komisi-komisi terkait. Kesepakatan tersebut akan ditindaklanjuti melalui mekanisme kerja sama yang telah dimiliki masing-masing parlemen, dengan melibatkan Fraksi dan alat kelengkapan dewan yang relevan.

Pertemuan bilateral tersebut juga membahas situasi global yang tengah menghadapi berbagai tantangan, mulai dari ketegangan geopolitik hingga persoalan kemanusiaan. Puan Maharani menekankan pentingnya peran parlemen dalam mendorong penyelesaian sengketa melalui jalur diplomasi dan menghormati prinsip-prinsip Piagam Perserikatan Bangsa-Bangsa.

Komitmen Tindak Lanjut Kerja Sama

Dalam kapasitasnya sebagai Ketua DPR RI, Puan Maharani menyatakan bahwa hasil pertemuan ini akan dilaporkan kepada pimpinan dewan dan dibahas dalam Rapat Koordinasi untuk menentukan langkah tindak lanjut. Ia menegaskan bahwa setiap kerja sama internasional yang dijalin parlemen harus membawa manfaat nyata, khususnya bagi kepentingan nasional dan kesejahteraan rakyat.

Sidang Umum IPU ke-153 sendiri merupakan forum yang mempertemukan ratusan delegasi parlemen dari berbagai negara untuk membahas agenda bersama. Keikutsertaan Indonesia dalam forum tersebut sejalan dengan politik luar negeri bebas aktif yang selama ini dipegang teguh, di mana Indonesia berperan aktif dalam menciptakan perdamaian dan kerja sama internasional.

Puan menambahkan bahwa DPR RI akan terus memperkuat diplomasi parlemen sebagai bagian dari upaya memperjuangkan kepentingan bangsa di tingkat global. Menurutnya, pertemuan dengan Ketua Parlemen Azerbaijan merupakan salah satu dari sejumlah agenda bilateral yang dijalankan delegasi Indonesia selama mengikuti rangkaian sidang IPU di Arusha.

Pertemuan tersebut berlangsung dalam suasana hangat dan penuh kekeluargaan, mencerminkan hubungan baik antara Indonesia dan Azerbaijan yang telah berlangsung selama bertahun-tahun. Kedua pemimpin parlemen berkomitmen untuk menjaga kesinambungan komunikasi demi memperkuat hubungan bilateral yang saling menguntungkan kedua negara.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0
PENULIS rizky-amelia

Reporter Senior. Meliput dinamika politik nasional, kebijakan publik, dan isu parlemen selama 8 tahun. Alumni FISIP UI.

Comments (0)

User