BANDUNG — Siti Muntamah, istri almarhum Oded M Danial, Wali Kota Bandung periode 2018–2021, menyatakan kesiapan maju sebagai bakal calon Wali Kota Bandung pada Pemilihan Kepala Daerah 2024. Kesiapan tersebut disampaikan setelah Partai Keadilan Sejahtera (PKS) menyatakan dukungan resmi kepada perempuan yang akrab disapa Ummi Oded itu. Dukungan tersebut disampaikan dalam Rapat Koordinasi Wilayah PKS Jawa Barat yang digelar di Bandung, sebagai bagian dari penjajakan koalisi menuju pendaftaran calon ke Komisi Pemilihan Umum Daerah.
Menurut keterangan yang dihimpun, Siti Muntamah telah menerima surat keputusan dukungan dari Dewan Pimpinan Wilayah PKS Jawa Barat. Keputusan itu ditetapkan setelah melalui serangkaian proses penjaringan bakal calon yang dilakukan sejak awal tahun. PKS menilai rekam jejak Siti Muntamah selama mendampingi Oded M Danial, termasuk keterlibatannya dalam berbagai program sosial dan pemberdayaan masyarakat, menjadi pertimbangan utama dalam mengusulkan namanya.
Rekam Jejak dan Basis Massa
Siti Muntamah dikenal luas di kalangan warga Bandung melalui kegiatan sosial yang dijalankannya, terutama di bidang pendidikan anak dan pemberdayaan perempuan. Selama Oded M Danial menjabat sebagai Wali Kota Bandung, ia aktif terlibat dalam berbagai program kesejahteraan sosial. Kedekatannya dengan komunitas majelis taklim dan lembaga sosial keagamaan menjadi modal politik yang diperhitungkan pada kontestasi Pilkada Bandung 2024.
"Kami menilai Ibu Siti Muntamah memiliki kapasitas dan kedekatan dengan masyarakat yang telah terbukti. Dukungan ini merupakan keputusan resmi partai yang akan ditindaklanjuti dalam proses koalisi," ujar seorang fungsionaris PKS Jawa Barat dalam keterangannya di Bandung.
Oded M Danial wafat pada Desember 2021 saat masih menjabat sebagai Wali Kota Bandung. Sepeninggalannya, posisi Wali Kota Bandung diisi oleh Wakil Wali Kota Yana Mulyana hingga berakhirnya masa jabatan. Nama Siti Muntamah kemudian muncul dalam sejumlah survei elektabilitas bakal calon Wali Kota Bandung, bersaing dengan sejumlah tokoh lain seperti anggota DPR RI dan mantan pejabat daerah.
Peta Koalisi dan Tahapan Pilkada
Dukungan PKS terhadap Siti Muntamah belum cukup untuk mengusung pasangan calon secara mandiri. Berdasarkan Undang-Undang Nomor 10 Tahun 2016 tentang Pilkada, partai politik atau gabungan partai politik harus memenuhi ambang batas perolehan kursi DPRD atau suara sah pada pemilu sebelumnya. PKS memiliki sejumlah kursi di DPRD Kota Bandung, namun tetap memerlukan dukungan partai lain untuk memenuhi syarat pencalonan.
Oleh karena itu, PKS menyatakan akan membuka komunikasi politik dengan partai-partai lain di Koalisi Indonesia Maju maupun di luar koalisi. Pembahasan mengenai bakal calon wakil wali kota yang akan mendampingi Siti Muntamah disebut masih berlangsung dalam forum pleno internal partai. Nama-nama yang beredar antara lain berasal dari kalangan birokrat, akademisi, dan pengurus partai.
"Proses penjaringan masih berjalan. Kami akan menetapkan pasangan lengkap setelah komunikasi dengan partai koalisi selesai," kata sumber di internal PKS.
Sementara itu, Komisi Pemilihan Umum Daerah Kota Bandung telah menetapkan tahapan Pilkada 2024 sesuai jadwal nasional. Pendaftaran pasangan calon dijadwalkan berlangsung pada akhir Agustus 2024, disusul verifikasi administrasi, penetapan pasangan calon, kampanye, dan pemungutan suara pada November 2024.
Respons dan Dinamika Politik Lokal
Kesiapan Siti Muntamah menambah panjang daftar bakal calon yang bersaing pada Pilkada Bandung. Sejumlah nama lain dari partai politik dan jalur perseorangan disebut tengah menjajaki pencalonan. Pengamat politik lokal menilai figur Siti Muntamah memiliki daya tarik elektoral karena kedekatan emosional dengan warisan kepemimpinan Oded M Danial.
Meski demikian, menurut kalangan akademisi, elektabilitas tinggi pada survei awal belum menjamin kemenangan. Mesin partai, soliditas koalisi, dan strategi kampanye menjadi faktor penentu. Partai-partai di DPRD Kota Bandung diperkirakan akan melakukan perhitungan politik matang sebelum mengumumkan dukungan resmi.
Hingga berita ini diturunkan, Siti Muntamah belum memberikan pernyataan resmi secara langsung mengenai kesiapannya maju. Namun, sejumlah pengurus PKS memastikan bahwa komunikasi dengan yang bersangkutan telah dilakukan dan dukungan partai akan ditindaklanjuti melalui mekanisme resmi. Pendaftaran ke KPUD Kota Bandung akan menjadi penentu akhir apakah pencalonan ini terealisasi sesuai jadwal yang ditetapkan.
Dengan demikian, dinamika Pilkada Bandung 2024 dipastikan semakin kompetitif seiring munculnya figur-figur baru di bursa pencalonan. Keputusan resmi partai politik dan hasil verifikasi KPUD akan menjadi tonggak penting dalam menentukan peta akhir kontestasi kepala daerah di ibu kota Provinsi Jawa Barat tersebut.
Comments (0)