Sherly Tjoanda: Profil dan Kinerja Gubernur Maluku Utara

Sherly Tjoanda: Profil dan Kinerja Gubernur Maluku Utara

Jul 12, 2026 - 07:33
Updated: 3 days ago
0 0
Sherly Tjoanda: Profil dan Kinerja Gubernur Maluku Utara

Profil Singkat

Sherly Tjoanda lahir di Ternate pada 23 Februari 1977. Ia merupakan putri dari pasangan Tionghoa-Maluku yang telah lama menetap di wilayah kepulauan rempah tersebut. Sherly menempuh pendidikan dasar hingga menengah di Ternate, kemudian melanjutkan studi ke Universitas Hasanuddin, Makassar, meraih gelar Sarjana Ekonomi (S.E.) pada tahun 2000. Dedikasinya terhadap ilmu pemerintahan membawanya ke Universitas Indonesia, tempat ia memperoleh gelar Magister Ilmu Politik (M.Si) pada 2010.

Sherly dikenal luas sebagai istri mendiang Benny Laos, Gubernur Maluku Utara periode 2019-2024. Kehidupan rumah tangganya bersama Benny Laos membentuk sosok Sherly sebagai pendamping yang tangguh dan aktif dalam kegiatan sosial kemasyarakatan. Kecelakaan helikopter yang merenggut nyawa sang suami pada 24 November 2024 menjadi titik balik perjalanan hidupnya. Dorongan kuat dari masyarakat dan rasa tanggung jawab untuk melanjutkan pembangunan membuat Sherly mengambil keputusan besar: maju sebagai calon Gubernur Maluku Utara.

Berpasangan dengan Muhammad Fauji Alting, mantan Bupati Halmahera Timur, Sherly memenangkan Pemilihan Kepala Daerah 2024 dengan perolehan suara mencapai 57,54 persen. Pasangan ini dilantik secara resmi oleh Presiden pada 20 Februari 2025, menjadikan Sherly Tjoanda sebagai Gubernur Maluku Utara perempuan pertama dalam sejarah provinsi tersebut.

Karier dan Riwayat Jabatan

Sebelum terjun langsung ke panggung politik elektoral, kiprah Sherly Tjoanda lebih banyak berada di balik layar sebagai pendamping kepala daerah. Selama suaminya menjabat Gubernur Maluku Utara (2019-2024), Sherly aktif menggerakkan berbagai organisasi istri pejabat dan kemasyarakatan. Ia menjabat sebagai Ketua Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Maluku Utara, yang berhasil membawa produk kerajinan lokal hingga ke pasar nasional dan internasional. Selain itu, ia juga memimpin Dharma Wanita Persatuan Provinsi Maluku Utara, mendorong berbagai program pemberdayaan keluarga, pendidikan, dan kesehatan bagi keluarga aparatur sipil negara.

Riwayat organisasi Sherly menunjukkan kecakapan manajerial dan jejaring yang luas. Ia pernah menjabat di berbagai lembaga sosial, termasuk Palang Merah Indonesia (PMI) daerah dan Tim Penggerak PKK. Pengalaman-pengalaman ini menjadi modal

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0

Comments (0)

User