Calon Suami Ragukan Penculikan Atlet Golf Jesslyn

Jakarta, 21 Juli 2026 – Kepolisian Daerah Metro Jaya masih menyelidiki dugaan penculikan terhadap atlet golf putri Jesslyn Wijaya yang dilaporkan hilang saat merayakan ulang tahun neneknya di sebuah...

Jul 23, 2026 - 19:12
0 0
Calon Suami Ragukan Penculikan Atlet Golf Jesslyn

Jakarta, 21 Juli 2026 – Kepolisian Daerah Metro Jaya masih menyelidiki dugaan penculikan terhadap atlet golf putri Jesslyn Wijaya yang dilaporkan hilang saat merayakan ulang tahun neneknya di sebuah restoran di kawasan Menteng, Jakarta Pusat, pada Minggu (20/7) malam. Namun, pihak calon suami Jesslyn, Evan, justru menyatakan ketidakpercayaannya terhadap skenario penculikan tersebut dan mengungkap sejumlah kejanggalan dalam peristiwa itu.

Evan, yang enggan disebutkan nama belakangnya, dalam keterangan tertulis yang diterima Apaberita, Senin (21/7), menegaskan bahwa dirinya meragukan Jesslyn benar-benar diculik. Menurut Evan, beberapa fakta yang ia temukan tidak sejalan dengan laporan awal yang diterima polisi. “Saya tidak percaya Jesslyn diculik. Ada beberapa kejanggalan yang membuat saya yakin ini bukan kasus penculikan,” ujar Evan dalam pernyataannya.

Kronologi Penculikan yang Dipertanyakan

Berdasarkan laporan awal, Jesslyn Wijaya dikabarkan hilang kontak setelah perayaan ulang tahun neneknya di sebuah restoran di Jalan H. Agus Salim, Menteng, pada pukul 19.30 WIB. Keluarga melaporkan kehilangan tersebut ke Polsek Menteng pada pukul 21.00 WIB. Namun, Evan menyebutkan bahwa Jesslyn sempat mengirim pesan singkat kepada dirinya sekitar pukul 20.15 WIB yang tidak menunjukkan tanda-tanda tekanan atau bahaya. “Dia mengirim pesan singkat yang biasa, bercerita tentang acara ulang tahun dan menanyakan kabar saya. Tidak ada kode atau tanda bahaya sama sekali,” ungkap Evan.

Kejanggalan kedua, menurut Evan, adalah lokasi restoran yang sangat ramai dan berada di pusat kota. “Restoran itu berada di kawasan strategis, dengan banyak pengunjung dan kamera pengawas di sekitar. Akan sangat sulit melakukan penculikan tanpa ada saksi atau rekaman yang jelas,” lanjutnya. Ia juga menyoroti bahwa tidak ada permintaan tebusan atau komunikasi dari pihak yang diduga menculik hingga saat ini. “Sudah hampir 24 jam, tidak ada telepon atau pesan apa pun. Ini tidak lazim untuk kasus penculikan,” tegas Evan.

Pernyataan Pihak Calon Suami

Dalam keterangan resminya, Evan menyatakan bahwa ia telah menyampaikan seluruh kejanggalan ini kepada penyidik Polsek Menteng. Ia berharap aparat kepolisian tidak terburu-buru menyimpulkan kasus ini sebagai penculikan. “Saya meminta polisi untuk melakukan penyelidikan lebih mendalam, termasuk memeriksa rekaman CCTV di sekitar restoran dan menelusuri riwayat komunikasi Jesslyn. Jangan sampai ada kesimpulan yang keliru,” ujar Evan.

Menurut Evan, Jesslyn adalah pribadi yang mandiri dan jarang menunjukkan sikap panik. “Dia adalah atlet yang terbiasa bepergian sendiri ke berbagai kota untuk turnamen. Sangat tidak mungkin dia diculik tanpa perlawanan,” tambahnya. Pihak keluarga Jesslyn belum memberikan pernyataan resmi, namun menurut sumber terdekat, mereka masih menerima laporan polisi dan menunggu perkembangan penyelidikan.

Respons Kepolisian

Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Pusat, Komisaris Polisi Andi Permana, membenarkan adanya laporan kehilangan tersebut. Dalam keterangan singkatnya, ia menyatakan bahwa pihaknya telah menerjunkan tim untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) dan memeriksa sejumlah saksi. “Kami masih mengumpulkan barang bukti dan keterangan. Belum bisa disimpulkan apakah ini penculikan atau bukan,” ujar AKBP Andi saat dihubungi Apaberita.

Polisi juga telah mengamankan rekaman CCTV dari dua kamera pengawas di sekitar restoran. Namun, hasil analisis sementara belum menunjukkan secara jelas sosok Jesslyn setelah meninggalkan restoran. “Kami menemukan rekaman Jesslyn keluar dari restoran seorang diri sekitar pukul 20.30 WIB. Setelah itu, jejaknya menghilang. Masih kami lacak,” jelas Andi.

Menindaklanjuti pernyataan Evan, polisi berencana melakukan pemeriksaan terhadap sejumlah pihak, termasuk keluarga, rekan sesama atlet, serta pengelola restoran. Rapat Koordinasi dengan unit Resmob juga telah digelar untuk mempercepat pencarian. “Kami bekerja sama dengan tim cyber untuk menelusuri aktivitas ponsel Jesslyn. Semoga segera ditemukan titik terang,” pungkas Andi.

Hingga berita ini diturunkan, Jesslyn Wijaya belum ditemukan. Polisi mengimbau masyarakat yang memiliki informasi terkait keberadaan atlet golf berusia 24 tahun itu untuk segera melapor ke kantor polisi terdekat. Sementara itu, Evan terus mendesak agar tidak ada kesimpulan prematur. “Saya hanya ingin Jesslyn kembali dengan selamat, dan kebenaran terungkap. Biarkan polisi bekerja secara profesional,” tutup Evan.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0

Comments (0)

User