Iran Balas Serangan Israel-AS, Rudal Tembus Pertahanan Tel Aviv

Tel Aviv, Israel — Gelombang rudal yang diluncurkan Iran pada Sabtu dini hari (28/2/2026) berhasil menembus sistem pertahanan udara Israel dan menghantam s

Jul 14, 2026 - 22:04
0 0
Iran Balas Serangan Israel-AS, Rudal Tembus Pertahanan Tel Aviv

Tel Aviv, Israel — Gelombang rudal yang diluncurkan Iran pada Sabtu dini hari (28/2/2026) berhasil menembus sistem pertahanan udara Israel dan menghantam sejumlah sasaran strategis di Tel Aviv dan sekitarnya. Serangan ini merupakan balasan langsung atas operasi udara gabungan Israel-Amerika Serikat terhadap Teheran dan fasilitas militer Iran yang terjadi kurang dari 12 jam sebelumnya.

Kronologi Serangan Balasan

  1. Pukul 04.30 waktu setempat: Iran meluncurkan lebih dari 300 rudal balistik dan jelajah secara serentak dari berbagai pangkalan di wilayah barat dan tengah Iran.
  2. Pukul 04.35: Sistem pertahanan Iron Dome, David's Sling, dan Arrow Israel aktif. Namun, hanya sekitar 60% rudal yang berhasil diintersepsi, jauh di bawah tingkat keberhasilan normal.
  3. Pukul 04.42–05.10: Sedikitnya 27 rudal menghantam area perkotaan Tel Aviv, termasuk distrik bisnis Ramat Gan, pangkalan udara Sde Dov, dan pelabuhan Ashdod.
  4. Pukul 05.30: Pemerintah Israel mengumumkan status darurat nasional dan menutup seluruh wilayah udara sipil.
"Ini adalah eskalasi paling serius sejak Perang Yom Kippur. Kami tidak akan tinggal diam," ujar Perdana Menteri Israel dalam pidato darurat yang disiarkan televisi nasional.

Dampak dan Korban

Serangan ini menyebabkan kerusakan parah pada infrastruktur vital. Laporan awal menyebutkan:

  • Korban jiwa: 112 tewas dan lebih dari 600 luka-luka, sebagian besar warga sipil.
  • Kerusakan fasilitas: Gedung Kementerian Pertahanan rusak berat, dua landasan pacu di Bandara Ben-Gurion tidak dapat digunakan, dan jaringan listrik di wilayah metropolitan Tel Aviv lumpuh selama 12 jam.
  • Kebakaran besar: Depot bahan bakar di Haifa terbakar, mengakibatkan kepulan asap hitam yang terlihat dari Lebanon selatan.

Respons Internasional

Dewan Keamanan PBB mengadakan rapat darurat tertutup. Amerika Serikat mengutuk serangan Iran dan menyatakan akan "memperkuat postur pertahanan Israel secara signifikan". Sementara itu, Rusia dan Tiongkok menyerukan penghentian segera eskalasi militer. Arab Saudi, Uni Emirat Arab, dan Mesir mengeluarkan pernyataan bersama yang mendesak kedua pihak kembali ke meja perundingan.

Analisis: Kelemahan Sistem Pertahanan Udara Israel

Pengamat militer menilai keberhasilan Iran menembus Iron Dome disebabkan oleh taktik serangan jenuh yang menggabungkan rudal balistik canggih dengan ratusan drone kamikaze secara simultan. Strategi ini mampu membebani sistem interceptor yang terbatas. Selain itu, Iran diduga menggunakan rudal hipersonik Fattah-2 yang sulit dilacak oleh radar konvensional.

Situasi di Timur Tengah kini memasuki fase paling berbahaya dalam dua dekade terakhir. Israel diperkirakan akan segera melancarkan serangan balasan yang lebih luas, sementara Iran mengancam akan "menghancurkan kota Haifa dan Tel Aviv sepenuhnya" jika diserang kembali.

Koresponden Al Jazeera melaporkan suasana mencekam di jalan-jalan Tel Aviv. "Langit dipenuhi asap dan sirene terus meraung. Orang-orang berlarian mencari tempat perlindungan. Ini seperti mimpi buruk yang menjadi kenyataan," ujar seorang saksi mata.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0

Comments (0)

User