Oct 15, 2026
Politik

BMKG Imbau 15 Kabupaten Kota di Sulut Waspada Kabut Asap

Manado, Sulawesi Utara — Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengeluarkan imbauan kewaspadaan kepada warga di 15 kabupaten dan kota di Provinsi Sulawesi Utara (Sulut) menyusul muncu...

BMKG Imbau 15 Kabupaten Kota di Sulut Waspada Kabut Asap

Manado, Sulawesi Utara — Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengeluarkan imbauan kewaspadaan kepada warga di 15 kabupaten dan kota di Provinsi Sulawesi Utara (Sulut) menyusul munculnya fenomena kabut asap yang menyelimuti sejumlah wilayah di provinsi tersebut. Imbauan ini disampaikan setelah BMKG melakukan pemantauan intensif terhadap kondisi atmosfer di kawasan Sulut dalam beberapa hari terakhir.

Berdasarkan data yang dihimpun, fenomena kabut asap tersebut terdeteksi di sejumlah titik pengamatan cuaca yang tersebar di wilayah Sulut. Masyarakat diimbau untuk tetap waspada dan mengurangi aktivitas di luar ruangan, khususnya bagi kelompok rentan seperti anak-anak, lansia, serta penderita gangguan pernapasan.

Wilayah Terdampak dan Pemantauan BMKG

BMKG mencatat bahwa 15 kabupaten dan kota di Sulut mengalami dampak langsung dari kabut asap ini. Wilayah-wilayah tersebut meliputi Kota Manado, Kota Bitung, Kota Tomohon, Kota Kotamobagu, Kabupaten Minahasa, Minahasa Utara, Minahasa Selatan, Minahasa Tenggara, Bolaang Mongondow, Bolaang Mongondow Utara, Bolaang Mongondow Selatan, Bolaang Mongondow Timur, Kepulauan Sangihe, Kepulauan Talaud, dan Kabupaten Kepulauan Sitaro.

"Kami mengimbau masyarakat di 15 kabupaten dan kota tersebut untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap kondisi udara yang terdampak kabut asap ini," demikian pernyataan resmi yang disampaikan pihak BMKG dalam keterangan persnya di Manado.

Dampak Kesehatan dan Kualitas Udara

Kabut asap yang menyelimuti sejumlah wilayah Sulut berpotensi menurunkan kualitas udara dan berdampak pada kesehatan masyarakat. Partikel-partikel halus yang terkandung dalam kabut asap dapat masuk ke saluran pernapasan dan memicu berbagai gangguan kesehatan, terutama bagi mereka yang memiliki riwayat penyakit paru-paru dan jantung.

Masyarakat diminta untuk memantau informasi perkembangan cuaca secara berkala melalui kanal resmi BMKG. Selain itu, penggunaan masker saat beraktivitas di luar ruangan sangat dianjurkan guna meminimalisasi paparan partikel asap yang berbahaya bagi kesehatan.

Langkah Antisipasi dan Koordinasi Lintas Sektor

BMKG menegaskan bahwa pemantauan terhadap kondisi atmosfer akan terus dilakukan secara berkelanjutan. Hasil pemantauan tersebut akan disampaikan kepada pemerintah daerah serta instansi terkait agar langkah-langkah antisipasi dapat segera diambil.

Koordinasi lintas sektor diperlukan untuk memastikan penanganan dampak kabut asap berjalan optimal, termasuk kesiapsiagaan fasilitas kesehatan dalam menghadapi potensi lonjakan pasien dengan keluhan pernapasan. Pemerintah daerah diharapkan menindaklanjuti imbauan ini dengan menyosialisasikan kepada seluruh lapisan masyarakat.

BMKG juga mengingatkan bahwa kondisi cuaca di wilayah Sulut dapat berubah dinamis dari waktu ke waktu. Oleh karena itu, informasi terbaru mengenai perkembangan kabut asap akan terus diperbarui melalui saluran komunikasi resmi yang tersedia.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0
PENULIS hendra-wijaya

Editor Politik. Mantan jurnalis cetak dengan spesialisasi politik elektoral. Menulis analisis kebijakan dan reportase parlemen.

Comments (0)

User