Oct 09, 2026
Politik

Warga Kebon Kosong Selamat dari Kebakaran 8 Bangunan di Kemayoran

JAKARTA — Musibah kebakaran melanda permukiman padat di Jalan Kebon Kosong, Kemayoran, Jakarta Pusat, pada Selasa (8/10/2026). Insiden tersebut menghanguskan 8 bangunan yang terdiri atas rumah tingg...

Warga Kebon Kosong Selamat dari Kebakaran 8 Bangunan di Kemayoran

JAKARTA — Musibah kebakaran melanda permukiman padat di Jalan Kebon Kosong, Kemayoran, Jakarta Pusat, pada Selasa (8/10/2026). Insiden tersebut menghanguskan 8 bangunan yang terdiri atas rumah tinggal dan kios milik warga. Meski kerugian material cukup besar, seluruh penghuni berhasil menyelamatkan diri tanpa menimbulkan korban jiwa.

Berdasarkan keterangan yang dihimpun di lokasi, api mulai muncul dari salah satu unit bangunan dan dengan cepat menjalar ke bangunan lain karena jarak antar-rumah yang sangat rapat serta konstruksi yang didominasi material mudah terbakar. Kepulan asap tebal sempat membuat panik warga yang tinggal di kawasan permukiman padat tersebut.

Proses pemadaman dilaporkan berlangsung sekitar satu jam sejak unit pemadam kebakaran tiba di lokasi. Personel gabungan dari Suku Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan Jakarta Pusat dikerahkan untuk mencegah api meluas ke bangunan di sekitarnya.

Warga Berhasil Menyelamatkan Diri

Sejumlah warga menuturkan bahwa mereka langsung berlarian keluar begitu melihat kobaran api dan asap yang membubung dari atap rumah. Barang-barang berharga hanya sempat diselamatkan sebagian karena api bergerak sangat cepat.

"Saya langsung bangun dan menarik anak-anak keluar begitu mendengar teriakan tetangga. Api sudah besar sekali, jadi kami hanya bisa menyelamatkan diri," ujar seorang warga setempat.

Warga lainnya menyatakan bahwa kepanikan sempat terjadi karena lokasi kebakaran berada di gang sempit yang menyulitkan akses kendaraan pemadam. Meski demikian, solidaritas antar-tetangga dinilai menjadi faktor utama yang membuat seluruh penghuni dapat dievakuasi dengan selamat.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada laporan resmi mengenai penyebab pasti kebakaran. Aparat kepolisian bersama petugas terkait masih melakukan penyelidikan untuk memastikan sumber api.

Harapan Warga akan Bantuan Pemerintah

Pasca-insiden, sejumlah warga yang kehilangan tempat tinggal berharap pemerintah daerah segera memberikan bantuan, baik berupa tempat penampungan sementara maupun bantuan logistik dasar. Kebutuhan mendesak yang disampaikan warga meliputi pakaian, makanan, air bersih, dan perlengkapan tidur.

Warga juga meminta adanya pendampingan dalam proses pendataan kerugian agar bantuan dapat disalurkan secara tepat sasaran. Mereka berharap peristiwa ini menjadi perhatian serius pemerintah terhadap kondisi permukiman padat yang rawan kebakaran di kawasan Kemayoran.

"Kami berharap pemerintah segera turun membantu. Kami butuh tempat tinggal sementara dan bantuan untuk memulai kembali," kata warga lainnya.

Kepala Suku Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan Jakarta Pusat menyatakan bahwa pihaknya terus melakukan pendinginan di lokasi untuk memastikan tidak ada titik api yang tersisa. Ia juga mengimbau warga agar lebih waspada terhadap potensi kebakaran, terutama di permukiman dengan jarak bangunan yang berdekatan.

Imbauan Pencegahan dan Penanganan Lanjutan

Petugas mengingatkan pentingnya pemeriksaan berkala terhadap instalasi listrik dan penggunaan peralatan rumah tangga yang berpotensi memicu korsleting. Selain itu, warga diminta menyediakan alat pemadam api ringan serta mengetahui jalur evakuasi di lingkungan masing-masing.

Pemerintah Kota Jakarta Pusat dijadwalkan melakukan rapat koordinasi bersama instansi terkait untuk membahas penanganan korban dan langkah mitigasi kebakaran di kawasan padat penduduk. Pendataan korban dan kerugian material ditargetkan rampung dalam waktu dekat sebagai dasar penyaluran bantuan.

Peristiwa di Kebon Kosong ini menambah daftar kebakaran permukiman padat di wilayah Jakarta. Berdasarkan data yang dihimpun, faktor kelistrikan dan kelalaian manusia masih menjadi penyebab dominan insiden serupa di sejumlah kawasan ibu kota.

Warga berharap kejadian ini tidak terulang. Mereka menegaskan komitmen untuk saling mengingatkan mengenai pentingnya keselamatan lingkungan, sekaligus menanti kepastian bantuan dari pemerintah agar dapat segera kembali menjalani kehidupan normal.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0
PENULIS bagus-nugroho

Reporter Kebijakan Publik. Fokus pada APBN, otonomi daerah, dan reformasi birokrasi.

Comments (0)

User