Sari Yuliati Resmi Jabat Sekretaris Fraksi Golkar DPR RI
Jakarta – Fraksi Partai Golongan Karya (Golkar) di Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI secara resmi menetapkan Sari Yuliati sebagai Sekretaris Fraksi yang baru. Ia menggantikan Mukhtarudin yang telah m...
Jakarta – Fraksi Partai Golongan Karya (Golkar) di Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI secara resmi menetapkan Sari Yuliati sebagai Sekretaris Fraksi yang baru. Ia menggantikan Mukhtarudin yang telah mengemban posisi tersebut selama dua tahun terakhir. Keputusan ini diambil dalam Rapat Pleno Fraksi yang berlangsung di Ruang Rapat Fraksi Golkar, Gedung Nusantara I, Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, pada Senin, 23 September 2024.
Rapat pleno yang dipimpin langsung oleh Ketua Fraksi Golkar DPR RI, Kahar Muzakir, berlangsung secara tertutup dan dihadiri oleh seluruh anggota fraksi dari berbagai komisi. Dalam forum tersebut, Kahar Muzakir menyampaikan bahwa pergantian ini merupakan bagian dari mekanisme penyegaran struktur internal yang rutin dilakukan untuk menjaga efektivitas kerja fraksi dalam mengawal fungsi legislasi, anggaran, dan pengawasan.
"Kami menetapkan Ibu Sari Yuliati sebagai Sekretaris Fraksi yang baru. Ini adalah penyegaran biasa dalam tata kelola organisasi agar kinerja fraksi semakin solid dan responsif terhadap agenda-agenda strategis nasional," ujar Kahar Muzakir dalam keterangan pers usai rapat.
Dasar dan Proses Pergantian
Penetapan Sari Yuliati sebagai Sekretaris Fraksi Golkar didasarkan pada Keputusan Fraksi Partai Golkar DPR RI Nomor: KEP-12/F-PG/DPR/IX/2024 yang ditandatangani pada hari yang sama. Dokumen tersebut menegaskan bahwa Mukhtarudin secara resmi diberhentikan dengan hormat dari jabatannya dan akan menerima penugasan baru di bidang lain yang diamanatkan oleh pimpinan partai.
"Surat keputusan sudah kami terbitkan dan berlaku sejak hari ini. Kami berharap transisi ini berjalan mulus tanpa mengganggu jalannya agenda fraksi di masa sidang mendatang," kata Kahar menambahkan.
Proses transisi ini, menurut Kahar, telah melalui serangkaian konsultasi dengan Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Golkar serta mempertimbangkan rekam jejak dan kapasitas Sari Yuliati selama menjabat sebagai anggota DPR. Mekanisme pemilihan dilakukan secara musyawarah mufakat dalam rapat pleno tanpa melalui pemungutan suara.
Alasan Rotasi dan Penugasan Baru Mukhtarudin
Kahar Muzakir tidak merinci secara detail alasan pergantian tersebut, namun ia menekankan bahwa rotasi merupakan hal lazim dalam dinamika organisasi modern. "Kami tidak melihat ini sebagai demosi. Mukhtarudin adalah kader senior yang akan mengemban tanggung jawab lain sesuai arahan DPP," jelasnya.
Sumber internal fraksi yang enggan disebutkan namanya mengungkapkan bahwa Mukhtarudin akan difokuskan untuk memperkuat posisi Golkar dalam salah satu alat kelengkapan dewan di luar fraksi. Langkah ini dinilai strategis untuk memperluas peran partai dalam proses pengambilan keputusan di parlemen.
Profil Sari Yuliati: Politisi Senior dari Dapil Kalimantan Tengah
Sari Yuliati, S.H., M.H. lahir di Palangka Raya pada 5 Mei 1970. Ia merupakan anggota DPR RI dari Daerah Pemilihan (Dapil) Kalimantan Tengah yang telah menjabat selama dua periode. Di parlemen, Sari Yuliati duduk di Komisi III yang membidangi hukum, hak asasi manusia, dan keamanan. Sebelumnya, ia pernah bertugas di Komisi II yang mengurusi pemerintahan dalam negeri dan otonomi daerah.
Kariernya di dunia politik dimulai sebagai anggota DPRD Provinsi Kalimantan Tengah dari tahun 2004 hingga 2014. Selama dua dekade di panggung legislatif, ia dikenal vokal menyuarakan isu-isu perempuan, perlindungan anak, dan reformasi hukum. Pengalamannya sebagai Wakil Ketua DPRD Kalimantan Tengah periode 2009-2014 menjadi modal kuat untuk mengelola koordinasi antar-anggota fraksi.
"Ibu Sari adalah figur yang memiliki ketegasan dan kemampuan manajerial yang teruji. Kami percaya beliau mampu menjalankan tugas sebagai sekretaris fraksi dengan baik," ujar Kahar Muzakir.
Tugas Mendesak dan Harapan
Sebagai Sekretaris Fraksi, Sari Yuliati akan bertanggung jawab mengelola administrasi, jadwal kerja, serta mengoordinasikan penyusunan pokok-pokok pikiran fraksi terhadap setiap rancangan undang-undang. Ia juga akan menjadi penghubung utama antara fraksi dengan pimpinan DPR dan Mitra Kerja Komisi.
Dalam sambutannya usai penetapan, Sari Yuliati menyatakan komitmennya untuk segera menyesuaikan diri dan menyatukan langkah seluruh anggota. "Saya akan menjalankan amanah ini dengan dedikasi penuh. Prioritas kami adalah memastikan semua agenda legislasi yang sedang berjalan, termasuk pembahasan Rancangan Undang-Undang Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (RUU KUHP) dan revisi UU Pemilu, mendapat perhatian maksimal dari fraksi," ujarnya.
Ia juga menekankan pentingnya soliditas internal dalam menghadapi masa persidangan yang padat. "Sinergi dan komunikasi intensif antar-anggota adalah kunci. Kami akan perkuat mekanisme rapim internal secara berkala," tambahnya.
Dengan pengangkatan ini, Fraksi Golkar berharap dapat meningkatkan efektivitas peran mereka di parlemen, khususnya dalam menyongsong pembahasan Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (RAPBN) Perubahan dan regulasi strategis lainnya yang masuk dalam program legislasi nasional prioritas tahun 2025.
Comments (0)