Rugaiya Usman Istri Wiranto Tutup Usia
Keluarga besar Jenderal (Purn) TNI Wiranto berduka atas wafatnya Rugaiya Usman, istri dari mantan Panglima TNI dan Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan periode 2016–2019 itu. Ruga...
Keluarga besar Jenderal (Purn) TNI Wiranto berduka atas wafatnya Rugaiya Usman, istri dari mantan Panglima TNI dan Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan periode 2016–2019 itu. Rugaiya Usman meninggal dunia pada Kamis, 14 Maret 2025, pukul 08.30 WIB di Rumah Sakit Pusat Angkatan Darat (RSPAD) Gatot Soebroto, Jakarta, setelah menjalani perawatan intensif selama dua pekan akibat komplikasi penyakit. Informasi tersebut disampaikan langsung oleh putra sulung Wiranto, Indra Rukmana, dalam keterangan pers di kediaman keluarga, Jalan Diponegoro Nomor 10, Menteng, Jakarta Pusat.
Riwayat Hidup Rugaiya Usman
Rugaiya Usman lahir di Makassar, Sulawesi Selatan, pada 12 Mei 1958. Ia dikenal sebagai sosok yang aktif dalam organisasi sosial dan keagamaan. Rugaiya menikah dengan Wiranto pada 1984 dan dikaruniai tiga orang anak: Indra Rukmana, Dian Pramesti, dan Ardi Wiranto. Selama mendampingi Wiranto, Rugaiya sering mendampingi suami dalam berbagai agenda kenegaraan, baik di dalam maupun luar negeri. Ia juga pernah menjabat sebagai Ketua Umum Yayasan Dharma Wanita Persatuan periode 2010–2015. Dalam dunia akademik, Rugaiya merupakan lulusan Fakultas Ekonomi Universitas Hasanuddin tahun 1982.
"Ibu Rugaiya adalah istri yang setia, ibu yang penyayang, dan teladan bagi kami semua. Kami sekeluarga sangat kehilangan," ujar Indra Rukmana dalam pernyataan resmi yang dibacakan di hadapan wartawan, Kamis siang.
Pernyataan dan Prosesi Pemakaman
Menurut rencana, jenazah Rugaiya Usman akan dimakamkan pada Jumat, 15 Maret 2025, pukul 14.00 WIB di Taman Makam Pahlawan (TMP) Kalibata, Jakarta. Prosesi pemakaman akan dipimpin oleh Kepala Staf TNI Angkatan Darat Jenderal TNI Agus Subiyanto, yang mewakili institusi TNI. Agus menegaskan bahwa penghormatan terakhir diberikan atas jasa Rugaiya sebagai istri pejuang bangsa. "Kami memberikan penghormatan setinggi-tingginya kepada almarhumah yang telah mendampingi Jenderal Wiranto dalam pengabdian kepada negara. Beliau adalah bagian dari keluarga besar TNI," kata Agus di Markas Besar TNI, Cilangkap, Jakarta Timur.
Rugaiya Usman meninggalkan warisan berupa yayasan pendidikan yang ia dirikan pada 2005, yaitu Yayasan Pendidikan Bunda Sejahtera yang mengelola tiga sekolah dasar di Jakarta dan Bogor. Yayasan itu hingga kini menampung lebih dari 1.200 siswa. Kepala Dinas Pendidikan DKI Jakarta, Budi Setiawan, menyatakan belasungkawa dan berjanji akan melanjutkan program beasiswa yang sudah dirintis Rugaiya. "Kami sangat kehilangan sosok yang peduli pada dunia pendidikan anak-anak kurang mampu," ujar Budi dalam rapat koordinasi di Balai Kota DKI, Kamis sore.
Ucapan Belasungkawa dari Pejabat Negara
Presiden Prabowo Subianto menyampaikan duka cita mendalam melalui sambungan telepon langsung kepada Wiranto pada pukul 10.00 WIB. Kepala Biro Pers, Media, dan Informasi Sekretariat Presiden, Hasan Nasbi, menyatakan bahwa Presiden menegaskan rasa kehilangannya atas kepergian Rugaiya Usman. "Presiden menyampaikan bahwa almarhumah adalah wanita tangguh yang selalu mendukung suami dalam misi menjaga keutuhan bangsa. Beliau juga memerintahkan Menteri Sekretaris Negara untuk mengoordinasikan penghormatan kenegaraan," kata Hasan dalam jumpa pers.
Selain Presiden, sejumlah pejabat tinggi negara turut menyampaikan ucapan belasungkawa. Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan Hadi Tjahjanto, yang juga menjabat sebagai Menteri Koordinator Pengganti Wiranto di era sebelumnya, menyatakan bahwa Rugaiya Usman adalah sosok yang rendah hati dan selalu memprioritaskan kepentingan sosial. "Beliau adalah contoh istri pejabat yang tidak gemerlap, tetapi bekerja diam-diam untuk kemanusiaan. Saya pribadi kehilangan seorang sahabat baik," tulis Hadi dalam akun media sosial resminya.
"Semoga almarhumah diterima di sisi Allah SWT, dan keluarga yang ditinggalkan diberikan ketabahan. Kita kehilangan seorang ibu bangsa yang patut diteladani," ujar Ketua MPR Bambang Soesatyo dalam keterangan tertulis yang diterima Apaberita, Kamis malam.
Penghormatan Terakhir
Rencananya, pada Jumat pagi pukul 08.00–10.00 WIB, pihak keluarga membuka kediaman di Jalan Diponegoro untuk menerima tamu yang ingin memberikan penghormatan langsung. Polres Metro Jakarta Pusat menetapkan pengalihan lalu lintas di sekitar lokasi mulai pukul 07.00 WIB hingga prosesi selesai. Kapolres Metro Jakarta Pusat Komisaris Besar Polisi Hendro Gunawan menyatakan bahwa pengamanan dilakukan berdasarkan koordinasi dengan keluarga dan TNI. "Kami mengimbau masyarakat untuk tetap tertib dan menghormati prosesi duka. Tidak ada pengawasan khusus selain pengaturan lalu lintas," ujar Hendro dalam rapat koordinasi di Mapolres Jakarta Pusat.
Rugaiya Usman meninggalkan tiga orang anak dan enam cucu. Wiranto, yang kini berusia 78 tahun, dikabarkan tetap tegar meski sangat terpukul. Pihak keluarga meminta privasi selama masa berkabung dan tidak mengizinkan wawancara langsung kepada Wiranto hingga prosesi pemakaman selesai. Juru Bicara Keluarga, Indra Rukmana, menegaskan bahwa semua informasi resmi hanya akan disampaikan melalui keterangan pers yang telah ditentukan.
Comments (0)