Presiden Prabowo Soroti Stabilitas Demokrasi India di Tengah Populasi 1,4 Miliar Jiwa

Jakarta – Presiden Prabowo Subianto memberikan apresiasi tinggi terhadap kualitas demokrasi di India. Dalam sebuah acara komunitas yang berlangsung di Jakarta International Convention Center (JICC)

Jul 08, 2026 - 07:58
0 0
Presiden Prabowo Soroti Stabilitas Demokrasi India di Tengah Populasi 1,4 Miliar Jiwa

Jakarta – Presiden Prabowo Subianto memberikan apresiasi tinggi terhadap kualitas demokrasi di India. Dalam sebuah acara komunitas yang berlangsung di Jakarta International Convention Center (JICC), Senayan, Jakarta, Selasa malam (7/7/2026), Prabowo menyoroti kemampuan negara Asia Selatan itu menjaga transisi pemerintahan secara damai meski dihuni lebih dari 1,4 miliar penduduk.

Menurut laporan Apaberita.com, Presiden mengawali sambutannya dengan membahas hakikat demokrasi sebagai landasan tata kelola negara yang berkeadilan. Ia menekankan bahwa sistem politik ini bukanlah mekanisme yang sederhana, namun tetap diyakini sebagai pilihan paling tepat untuk menjamin inklusivitas dan harapan publik.

"Demokrasi bukanlah jalan yang mudah, bukan sistem yang mudah. Itu tidak mudah. Terkadang itu sangat berantakan. Tapi saya pikir kita setuju bahwa itu adalah sistem terbaik untuk keadilan, untuk harapan, untuk inklusivitas," ujar Prabowo seperti dikutip Biro Sekretariat Presiden.

Pernyataan tersebut disampaikan Prabowo di hadapan komunitas India yang hadir, sebagai bentuk pengakuan atas capaian negara tersebut dalam mempraktikkan demokrasi di tengah keragaman yang kompleks. India, sebagai negara demokrasi terbesar di dunia, terus menjadi rujukan global dalam hal penyelenggaraan pemilu yang inklusif dan transisi pemerintahan yang stabil.

Lebih lanjut, Presiden menekankan bahwa besarnya jumlah penduduk seharusnya tidak menjadi penghalang bagi tegaknya demokrasi. Justru, contoh India menunjukkan bahwa partisipasi politik yang luas dari ratusan juta warga negara dapat berjalan tanpa mengorbankan stabilitas nasional. Hal ini selaras dengan pandangan Prabowo tentang pentingnya menjaga harmoni dalam keberagaman, sebuah nilai yang juga dipegang teguh oleh Indonesia.

Acara yang digelar di JICC itu turut dihadiri oleh sejumlah pejabat tinggi negara, diplomat, serta perwakilan komunitas India di Indonesia. Pertemuan tersebut menjadi ajang untuk mempererat hubungan bilateral kedua negara, khususnya dalam bidang politik, ekonomi, dan kebudayaan. Indonesia dan India sendiri telah menjalin hubungan diplomatik yang erat selama puluhan tahun, dengan kerja sama di berbagai sektor strategis.

Pujian terhadap demokrasi India ini sejalan dengan visi politik Prabowo yang kerap menekankan pentingnya stabilitas politik sebagai fondasi pembangunan nasional. Dikutip dari berbagai kesempatan, Presiden Prabowo konsisten menyuarakan bahwa demokrasi yang sehat adalah demokrasi yang mampu menjamin hak-hak seluruh warga negara tanpa terkecuali.

Dari catatan Apaberita.com, perbandingan dengan India menjadi relevan mengingat kedua negara memiliki karakteristik serupa sebagai negara berkembang dengan populasi besar dan tingkat keberagaman sosial-budaya yang tinggi. Indonesia dengan lebih dari 280 juta jiwa penduduk, serta India dengan 1,4 miliar penduduk, sama-sama menghadapi dinamika politik yang kompleks dalam setiap siklus pemilihan umum.

Acara tersebut juga menjadi momentum bagi Presiden untuk menegaskan kembali komitmennya dalam menjaga demokrasi Indonesia agar terus berjalan sesuai koridor konstitusi. Harapannya, Indonesia dapat terus belajar dari pengalaman negara-negara lain, termasuk India, dalam mengelola perbedaan politik secara damai dan konstitusional.

Pemerintah India dijadwalkan akan memperkuat kemitraan strategis dengan Indonesia melalui berbagai inisiatif baru dalam waktu dekat, termasuk di bidang teknologi digital, energi bersih, dan reformasi pendidikan. Pertemuan di JICC kemarin dianggap sebagai batu loncatan bagi terwujudnya kerja sama yang lebih erat antara kedua negara demokrasi terbesar di Asia ini.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0
bagus-nugroho

Editor Ekonomi. Editor isu pasar, bisnis, dan moneter.

Comments (0)

User