Prancis ke Semifinal, Mbappe Kunci Gol Kedelapan di Piala Dunia 2026
Kota Meksiko, 11 Juli 2026 – Tim nasional Prancis memastikan tempat di babak semifinal Piala Dunia 2026 setelah menundukkan Maroko dengan skor meyakinkan 3-0 dalam laga perempat final yang berlangsu...
Kota Meksiko, 11 Juli 2026 – Tim nasional Prancis memastikan tempat di babak semifinal Piala Dunia 2026 setelah menundukkan Maroko dengan skor meyakinkan 3-0 dalam laga perempat final yang berlangsung di Stadion Azteca, Sabtu malam waktu setempat. Kylian Mbappe menjadi pusat perhatian dengan mencetak gol kedelapannya di turnamen ini, sekaligus menebus kegagalan mengeksekusi penalti pada babak pertama.
Kapten Les Bleus itu berhasil mengonversi peluang melalui skema serangan balik cepat pada menit ke-54, memanfaatkan umpan terobosan Antoine Griezmann yang menembus lini pertahanan Maroko. Gol tersebut mengukuhkan Mbappe sebagai pencetak gol terbanyak sementara Piala Dunia 2026 dengan delapan gol dari lima pertandingan, membuka peluang besar untuk meraih penghargaan Golden Boot yang menjadi incaran para penyerang elite dunia.
Dominasi Prancis sejak Menit Awal
Sejak wasit asal Brasil, Raphael Claus, meniup peluit tanda dimulainya pertandingan, Prancis langsung mengambil inisiatif serangan. Gelandang Eduardo Camavinga dan Aurélien Tchouaméni mengontrol ritme permainan dari lini tengah, memutus aliran bola Maroko yang sepanjang turnamen dikenal tangguh dalam transisi ofensif. Statistik penguasaan bola pada 20 menit pertama menunjukkan 62 persen milik Prancis, dengan tiga tembakan mengarah ke gawang yang dikawal Yassine Bounou.
Maroko, yang tampil dengan formasi 4-3-3, mencoba mengandalkan kecepatan Achraf Hakimi dan kreativitas Hakim Ziyech di sektor sayap. Namun, bek kiri Prancis, Nuno Mendes, tampil disiplin mematikan ruang gerak Ziyech, sementara Dayot Upamecano dan William Saliba solid dalam duel udara menghadapi penyerang Youssef En-Nesyri. Hingga turun minum, Maroko kesulitan menciptakan peluang berbahaya meskipun mampu menahan gempuran Prancis tanpa kebobolan.
Mbappe Tuntaskan Penebusan
Momen dramatis terjadi pada menit ke-39 ketika wasit menunjuk titik putih setelah pelanggaran Noussair Mazraoui terhadap Ousmane Dembélé di kotak terlarang. Mbappe yang biasa menjadi eksekutor utama maju sebagai algojo, namun tendangannya ke arah kiri bawah mistar berhasil dimentahkan oleh Yassine Bounou yang membaca arah bola. Kegagalan ini sempat menimbulkan kekecewaan di wajah pemain berusia 27 tahun itu, mengingat penalti tersebut bisa membawa Prancis unggul sebelum jeda.
Pelatih Didier Deschamps melakukan penyesuaian di babak kedua dengan menginstruksikan Griezmann untuk lebih sering menusuk ke dalam kotak penalti. Strategi itu berbuah hasil pada menit ke-54: sebuah umpan terobosan mendatar Griezmann berhasil membelah pertahanan Maroko, disambut Mbappe dengan sentuhan pertama yang sempurna sebelum melepaskan tembakan mendatar ke sudut jauh gawang. Gol kedelapan Mbappe di Piala Dunia edisi ini sekaligus menjadi gol ke-15 sepanjang kariernya di ajang empat tahunan tersebut, semakin mendekatkan namanya pada rekor sepanjang masa.
"Dia menunjukkan karakter luar biasa," ujar Deschamps dalam konferensi pers usai pertandingan. "Gagal penalti bukan hal mudah bagi penyerang, tetapi Kylian membalasnya dengan cara yang hanya bisa dilakukan pemain kelas dunia. Gol itu krusial bagi kami."
Prancis Lengkapi Kemenangan
Keunggulan 1-0 membuat Maroko terpaksa keluar dari zona nyaman. Pelatih Walid Regragui memasukkan Sofiane Diop dan Amine Harit untuk menambah daya gedor, namun justru membuka celah di lini belakang. Pada menit ke-72, Dembélé menggandakan keunggulan Les Bleus melalui aksi individu ciamik di sisi kanan, melewati dua pemain bertahan sebelum melesakkan bola ke tiang dekat. Gol tersebut memastikan dominasi Prancis sekaligus mematahkan semangat perlawanan Maroko.
Prancis menutup pesta gol pada menit ke-85 melalui sundulan Randal Kolo Muani yang memanfaatkan umpan silang Kingsley Coman. Skor 3-0 bertahan hingga peluit panjang, mengantar tim asuhan Deschamps ke semifinal untuk menghadapi pemenang antara Brasil dan Portugal yang akan bertanding pada Minggu pagi waktu Amerika Utara.
Berdasarkan data FIFA, Prancis kini mencatatkan 18 tembakan sepanjang laga—10 di antaranya mengarah ke gawang—sementara Maroko hanya mencatatkan tiga tembakan dan tak satu pun berstatus tepat sasaran. Kemenangan ini melanjutkan tren apik Les Bleus yang belum pernah kebobolan dalam tiga pertandingan terakhir.
Peluang Mbappe dan Sejarah Baru
Dengan koleksi delapan gol, Mbappe kini unggul dua gol dari penyerang Brasil, Vinícius Júnior, yang berada di posisi kedua daftar pencetak gol terbanyak. Dengan satu atau dua pertandingan tersisa—tergantung hasil semifinal dan final—bintang Paris Saint-Germain itu berpeluang besar menyamai atau bahkan melampaui pencapaian legenda seperti Gerd Müller (10 gol di Piala Dunia 1970) atau Just Fontaine (13 gol di 1958) dalam satu edisi turnamen.
Statistik lanjutan menunjukkan bahwa Mbappe mencatatkan rasio konversi tembakan sebesar 38 persen di Piala Dunia 2026, angka tertinggi di antara pemain yang telah melepaskan lebih dari 10 tembakan. Ia juga memimpin dalam kategori gol dari permainan terbuka (enam gol) dan sentuhan di kotak penalti lawan per 90 menit. Semua indikator itu mengukuhkan statusnya sebagai kandidat terkuat peraih Golden Boot.
Prancis sendiri semakin membuktikan reputasi sebagai salah satu kekuatan utama sepak bola dunia. Sejak Piala Dunia 1998, mereka telah mencapai semifinal dalam empat dari enam edisi terakhir. "Ini bukan tentang individu, tetapi tentang tim. Kami datang ke sini untuk memenangkan segalanya," ujar Mbappe singkat saat ditanya wartawan mengenai peluangnya meraih sepatu emas.
Jika berhasil mengangkat trofi, Prancis akan menyamai rekor Italia dan Brasil sebagai negara dengan tiga gelar Piala Dunia. Namun, sebelum membayangkan final, duel semifinal yang menanti—kemungkinan besar melawan Brasil, tim dengan rekor juara terbanyak—dipastikan akan menjadi ujian sesungguhnya bagi skuat yang dihuni banyak pemain muda dan berpengalaman ini.
Baca juga:
Comments (0)