Prabowo Lantik 25 Pejabat dan 10 Dubes Baru di Istana

Presiden Prabowo Subianto secara resmi mengambil sumpah jabatan terhadap 25 pejabat tinggi negara dan 10 Duta Besar Luar Biasa dan Berkuasa Penuh (LBBP) dalam sebuah upacara kenegaraan di Istana Negar...

Jul 12, 2026 - 07:52
0 0
Prabowo Lantik 25 Pejabat dan 10 Dubes Baru di Istana

Presiden Prabowo Subianto secara resmi mengambil sumpah jabatan terhadap 25 pejabat tinggi negara dan 10 Duta Besar Luar Biasa dan Berkuasa Penuh (LBBP) dalam sebuah upacara kenegaraan di Istana Negara, Jakarta, pada Kamis pagi, 23 Oktober 2025. Prosesi pelantikan yang berlangsung khidmat tersebut menandai penyegaran di sejumlah pos strategis pemerintahan serta perwakilan Indonesia di mancanegara, sebagai bagian dari upaya memperkuat kabinet dan diplomasi nasional.

Rangkaian Pengambilan Sumpah dan Dasar Hukum

Pelantikan yang dimulai pukul 09.00 WIB itu dihadiri oleh Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka, para menteri Kabinet Indonesia Maju, pimpinan lembaga tinggi negara, serta keluarga para pejabat yang dilantik. Presiden Prabowo memimpin langsung pembacaan sumpah jabatan dan janji setia berdasarkan Ketetapan Majelis Permusyawaratan Rakyat serta peraturan perundang-undangan yang berlaku. Dalam sambutannya, Presiden menegaskan bahwa seluruh pejabat yang baru dilantik harus bekerja dengan integritas dan mengutamakan kepentingan bangsa.

Dasar hukum pelantikan ini tertuang dalam Keputusan Presiden Nomor 112/P Tahun 2025 tentang Pengangkatan Pejabat Pimpinan Tinggi Madya dan Pratama serta Keputusan Presiden Nomor 113/P Tahun 2025 tentang Pengangkatan Duta Besar Luar Biasa dan Berkuasa Penuh. Menteri Sekretaris Negara Pratikno membacakan ringkasan keputusan tersebut sebelum prosesi pengambilan sumpah berlangsung.

Daftar Pejabat yang Dilantik

Dari 25 pejabat negara yang dilantik, beberapa di antaranya menempati posisi krusial. Mayjen TNI (Purn) Agus Sutomo resmi menjabat sebagai Kepala Badan Intelijen Negara (BIN) menggantikan pejabat sebelumnya yang memasuki masa pensiun. Sementara itu, Dr. Siti Maemunah, M.Si. dilantik sebagai Kepala Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) untuk masa jabatan 2025–2030. Posisi Sekretaris Jenderal Kementerian Pertahanan kini diisi oleh Laksda TNI (Purn) Hari Wibowo, yang sebelumnya menjabat sebagai Staf Ahli Menteri Pertahanan.

Di sektor ekonomi, Presiden melantik Bambang Susantono, Ph.D. sebagai Kepala Otorita Ibu Kota Nusantara yang definitif, setelah sebelumnya dijabat oleh pelaksana tugas. Posisi Direktur Jenderal Pajak diserahterimakan kepada Drs. Muhammad Faisal, Ak., M.B.A., mantan Direktur Pemeriksaan dan Penagihan yang berpengalaman menangani reformasi perpajakan. Empat belas pejabat lainnya mencakup jabatan Deputi di kementerian koordinator, Staf Ahli, serta Kepala Lembaga Nonstruktural yang strategis dalam menunjang program prioritas nasional.

10 Duta Besar Baru untuk Perkuat Diplomasi

Bersamaan dengan itu, Presiden melantik 10 Duta Besar LBBP yang akan ditempatkan di negara-negara sahabat dan organisasi internasional. Prof. Dr. Retno Marsudi, LL.M. ditunjuk sebagai Duta Besar untuk Perserikatan Bangsa-Bangsa di New York, menandai kembali diplomat kawakan tersebut ke korps diplomatik. Untuk Washington D.C., Presiden menunjuk Dr. Dino Patti Djalal, mantan Wakil Menteri Luar Negeri yang dikenal luas di kalangan pelobi internasional.

Sementara itu, kawasan Asia Pasifik mendapatkan perhatian khusus dengan penempatan Ir. I Gede Ngurah Swajaya, M.A. sebagai Duta Besar untuk Jepang, dan Drs. Arrmanatha Nasir, M.Si. untuk Republik Korea. Di Timur Tengah, Bagas Hapsoro, S.H., LL.M. dipercaya memimpin perwakilan di Riyadh, Arab Saudi. Lima pos lainnya meliputi Brasília (Brasil), Pretoria (Afrika Selatan), Moskow (Rusia), Den Haag (Belanda), dan Organisasi Kerja Sama Islam di Jeddah.

Amanat Presiden: Kerja Nyata dan Perlindungan WNI

Di akhir sambutannya, Presiden Prabowo memberikan arahan tegas.

"Saudara-saudara sekalian dilantik bukan untuk mencari jabatan, melainkan untuk mengabdi. Saya minta saudara bekerja dengan cepat, tepat, dan tidak korupsi. Bagi para duta besar, tugas utama adalah melindungi warga negara Indonesia di luar negeri dan memperjuangkan kepentingan ekonomi bangsa,"
ujar Presiden. Ia juga mengingatkan agar para pejabat baru segera berkoordinasi dengan kementerian terkait untuk memastikan kesinambungan program yang telah berjalan, khususnya dalam bidang ketahanan pangan, hilirisasi industri, dan transformasi digital.

Upacara diakhiri dengan ucapan selamat dari Presiden dan Wakil Presiden, diikuti sesi foto resmi di Ruang Kredensial Istana. Ke-35 pejabat dan duta besar yang dilantik dijadwalkan langsung mengikuti pembekalan singkat di Kementerian Sekretariat Negara sebelum bertugas. Pelantikan ini merupakan gelombang ketiga perombakan pejabat tinggi yang dilakukan pemerintahan Prabowo-Gibran selama tahun 2025, mencerminkan dinamika penyegaran birokrasi yang berkelanjutan.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0

Comments (0)

User