Oct 10, 2026
Politik

Polrestabes Bandung Grebek Saritem, 21 Orang Positif Sabu

Jajaran Kepolisian Resor Kota Besar (Polrestabes) Bandung menggelar penggerebekan di kawasan Saritem, Kecamatan Andir, Kota Bandung, Jawa Barat, pada Jumat (9/10). Dalam operasi tersebut, aparat menga...

Polrestabes Bandung Grebek Saritem, 21 Orang Positif Sabu

Jajaran Kepolisian Resor Kota Besar (Polrestabes) Bandung menggelar penggerebekan di kawasan Saritem, Kecamatan Andir, Kota Bandung, Jawa Barat, pada Jumat (9/10). Dalam operasi tersebut, aparat mengamankan sebanyak 21 orang yang dinyatakan terindikasi positif metamfetamin atau sabu-sabu setelah menjalani pemeriksaan tes urine di lokasi kejadian.

Penggerebekan ini merupakan bagian dari rangkaian upaya kepolisian dalam memberantas peredaran serta penyalahgunaan narkotika di wilayah yang selama ini diduga menjadi salah satu titik aktivitas transaksi dan konsumsi barang haram tersebut. Seluruh warga yang terjaring langsung dikumpulkan di satu titik untuk menjalani pendataan dan pemeriksaan lanjutan oleh petugas.

"Hasil tes urine menunjukkan 21 orang terindikasi positif metamfetamin. Mereka kami amankan untuk proses pemeriksaan lebih lanjut," menegaskan kepada awak media di lokasi.

Kronologi Penggerebekan di Kawasan Saritem

Berdasarkan keterangan yang dihimpun, tim gabungan Polrestabes Bandung bergerak memasuki sejumlah titik di kawasan Saritem pada Jumat siang hingga sore hari. Operasi dilakukan setelah aparat menerima laporan serta hasil pemetaan yang menunjukkan adanya aktivitas mencurigakan di wilayah tersebut.

Dalam penggerebekan itu, petugas tidak hanya mengamankan sejumlah orang, tetapi juga mengumpulkan sejumlah barang bukti yang diduga berkaitan dengan penyalahgunaan narkotika. Warga yang terjaring kemudian dibariskan dan didata identitasnya sebelum dibawa ke kantor polisi guna menjalani pemeriksaan intensif.

Kawasan Saritem sendiri telah lama dikenal sebagai salah satu lokasi yang kerap menjadi sasaran operasi kepolisian. Berbagai langkah penindakan sebelumnya disebut telah dilakukan, namun praktik penyalahgunaan narkoba dilaporkan masih ditemukan di sejumlah titik.

Langkah Kepolisian dan Proses Hukum

Pihak kepolisian menyatakan bahwa penggerebekan ini merupakan bagian dari komitmen institusi dalam menindaklanjuti arahan pemberantasan narkoba secara menyeluruh. Keputusan untuk mengamankan puluhan orang tersebut didasarkan pada hasil tes urine yang menjadi dasar awal penetapan status mereka sebagai terduga penyalahguna.

Seluruh pihak yang diamankan akan menjalani pemeriksaan lebih lanjut untuk menentukan status hukum masing-masing. Aparat juga akan mendalami asal-usul barang bukti serta kemungkinan keterlibatan jaringan yang lebih luas di balik peredaran narkotika di kawasan tersebut.

"Kami akan mendalami keterangan setiap orang yang diamankan. Proses hukum akan berjalan sesuai ketentuan yang berlaku," menyatakan.

Polrestabes Bandung menegaskan bahwa operasi serupa akan terus dilaksanakan secara berkelanjutan di sejumlah titik rawan. Langkah ini diambil sebagai bentuk penegakan hukum sekaligus upaya preventif agar kawasan Saritem dan wilayah lain di Kota Bandung bersih dari peredaran narkotika.

Respons dan Imbauan kepada Masyarakat

Dalam kesempatan terpisah, kepolisian mengimbau seluruh elemen masyarakat untuk berperan aktif melaporkan setiap indikasi penyalahgunaan narkoba di lingkungan masing-masing. Partisipasi warga dinilai menjadi kunci keberhasilan dalam memutus rantai peredaran barang haram tersebut.

Penggerebekan di Saritem ini menambah daftar panjang operasi narkotika yang dilakukan jajaran kepolisian di wilayah Jawa Barat. Sebelumnya, sejumlah kawasan lain juga menjadi sasaran penindakan serupa dengan jumlah tersangka yang bervariasi.

Hingga berita ini diturunkan, proses pemeriksaan terhadap 21 orang yang diamankan masih berlangsung di Mapolrestabes Bandung. Kepolisian belum merinci lebih jauh mengenai peran masing-masing pihak maupun kemungkinan penetapan status tersangka dalam perkara ini.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0
PENULIS tania-sari

Reporter Hukum. Meliput Mahkamah Konstitusi, judicial review, dan dinamika legislasi.

Comments (0)

User