Polisi Kerahkan Anjing Pelacak Cari Kaki Korban Mutilasi di Depok

DEPOK — Kepolisian Resor Kota Depok, Jawa Barat, hingga kini masih meneruskan upaya pencarian terhadap potongan kaki milik pria berinisial K (51), korban pembunuhan disertai mutilasi yang diduga dil...

Polisi Kerahkan Anjing Pelacak Cari Kaki Korban Mutilasi di Depok

DEPOK — Kepolisian Resor Kota Depok, Jawa Barat, hingga kini masih meneruskan upaya pencarian terhadap potongan kaki milik pria berinisial K (51), korban pembunuhan disertai mutilasi yang diduga dilakukan oleh tersangka Saepul, di kawasan aliran Kali Licin, Kota Depok. Pencarian tersebut merupakan tindak lanjut dari penangkapan tersangka yang diduga kuat menghabisi nyawa korban sebelum memutilasi dan membuang bagian tubuhnya ke sejumlah titik.

Dalam operasi pencarian, aparat mengerahkan unit anjing pelacak (K9) untuk menyisir bantaran serta aliran sungai. Penyisiran difokuskan pada lokasi-lokasi yang diduga menjadi tempat pembuangan potongan tubuh korban berdasarkan keterangan tersangka dan hasil pendalaman penyidik di lapangan.

Anjing Pelacak Dikerahkan Menyusuri Bantaran Kali Licin

Seekor anjing pelacak bernama Dasa dari unit K9 diterjunkan untuk membantu pencarian potongan kaki korban yang hingga saat ini belum ditemukan. Anjing pelacak yang dilatih mengendus jejak tersebut dibawa menyusuri tepian kali, semak-semak, serta tumpukan sedimen dan sampah yang terbawa arus, dengan harapan mampu menemukan bagian tubuh korban yang tersangkut atau terkubur di sekitar aliran sungai.

Petugas gabungan juga melakukan penyisiran manual dengan menyusuri aliran Kali Licin dari titik yang diduga menjadi lokasi awal pembuangan hingga ke arah hilir. Kondisi arus serta curah hujan di wilayah Depok menjadi salah satu kendala dalam proses pencarian, karena potongan tubuh dimungkinkan hanyut terbawa arus cukup jauh dari titik pembuangan awal.

"Kami masih melakukan pencarian terhadap satu bagian tubuh korban yang belum ditemukan, yaitu potongan kaki. Unit anjing pelacak kami kerahkan untuk mempercepat pencarian di sepanjang aliran Kali Licin," kata perwira kepolisian yang memimpin operasi pencarian di lokasi, dalam keterangannya.

Tersangka Ditangkap Usai Membunuh dan Memutilasi Korban

Sebelumnya, jajaran kepolisian menangkap Saepul yang kemudian ditetapkan sebagai tersangka dalam perkara pembunuhan terhadap K. Berdasarkan hasil penyidikan sementara, tersangka diduga membunuh korban, kemudian memotong tubuh korban menjadi beberapa bagian sebelum membuangnya ke sejumlah lokasi berbeda guna menghilangkan jejak perbuatannya.

Sebagian potongan tubuh korban telah berhasil ditemukan petugas dan langsung diamankan untuk kepentingan pemeriksaan forensik. Namun, satu bagian berupa potongan kaki hingga kini masih dalam pencarian. Temuan bagian tubuh tersebut dinilai penting untuk melengkapi proses identifikasi korban sekaligus memperkuat alat bukti dalam berkas perkara yang tengah disusun penyidik.

Tersangka saat ini menjalani pemeriksaan intensif di markas kepolisian. Penyidik juga terus mendalami motif di balik perbuatan tersebut, termasuk hubungan antara tersangka dan korban serta rangkaian peristiwa yang mendahului pembunuhan. Sejumlah barang bukti yang berkaitan dengan perkara telah diamankan untuk dianalisis lebih lanjut.

Kepolisian Meminta Warga Melapor Bila Mengetahui Sesuatu

Kepolisian membuka ruang partisipasi masyarakat dalam proses pencarian. Warga yang tinggal atau beraktivitas di sekitar aliran Kali Licin diminta bersikap waspada dan tidak segan menyampaikan informasi kepada petugas di lapangan maupun ke kantor polisi terdekat.

"Apabila warga mengetahui atau menemukan benda maupun sesuatu yang mencurigakan di sekitar aliran Kali Licin, kami harap segera melapor ke kantor polisi terdekat. Informasi sekecil apa pun sangat berarti bagi kelancaran penyidikan," ujar perwira kepolisian tersebut.

Masyarakat juga diimbau untuk tidak menyentuh, memindahkan, atau menyebarluaskan gambar apabila menemukan objek yang diduga berkaitan dengan perkara ini. Warga cukup menjaga lokasi temuan dan segera menghubungi petugas agar penanganan dilakukan sesuai prosedur penyidikan yang berlaku.

Proses Hukum Terus Berjalan

Di samping pencarian di lapangan, penyidik terus melengkapi berkas perkara, termasuk memeriksa sejumlah saksi dan mengumpulkan barang bukti pendukung. Hasil pemeriksaan tim medis dan forensik terhadap bagian tubuh korban yang telah ditemukan akan menjadi bagian penting dalam pembuktian di persidangan.

Kepolisian menegaskan bahwa pencarian potongan kaki korban akan terus dilakukan hingga seluruh bagian tubuh korban ditemukan. "Pencarian tetap kami lanjutkan. Kami berupaya semaksimal mungkin agar seluruh bagian tubuh korban dapat ditemukan dan proses hukum terhadap tersangka berjalan dengan lengkap," tutupnya.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0
dimas-permana

Reporter Politik Muda. Fokus pada gerakan pemuda, politik digital, dan representasi generasi Z.

Comments (0)

User