Sep 02, 2026
Politik

Pesawat C-17 AS Mendarat di Bandara Husein untuk Latihan Militer Gabungan

Bandara Husein Sastranegara, Bandung, Jawa Barat, menjadi titik kedatangan pesawat kargo militer Amerika Serikat type C-17 Globemaster III, Senin (1/9). Kedatangan pesawat milik United States Air Forc...

Pesawat C-17 AS Mendarat di Bandara Husein untuk Latihan Militer Gabungan

Bandara Husein Sastranegara, Bandung, Jawa Barat, menjadi titik kedatangan pesawat kargo militer Amerika Serikat type C-17 Globemaster III, Senin (1/9). Kedatangan pesawat milik United States Air Force tersebut menandai dimulainya rangkaian latihan militer gabungan multilateral yang melibatkan 17 negara di kawasan Asia-Pasifik.

Pesawat berbobot kosong mencapai 125 ton dengan kemampuan muatan maksimal 77 ton ini mendarat di landasan pacu Bandara Husein Sastranegara sekitar pukul 14.00 WIB. Proses pendaratan berlangsung lancar di bawah pengawasan ketat pihak bandara dan militer Indonesia yang bertindak sebagai tuan rumah pelaksanaan latihan.

Latihan Multilateral Skala Besar

Latihan militer gabungan ini dirancang untuk meningkatkan interoperabilitas antar angkatan bersenjata negara-negara peserta. Komando Tinggi Militer Indonesia menyatakan bahwa kegiatan tersebut merupakan bagian dari diplomatic defense cooperation yang telah terjalin lama antara Indonesia dan Amerika Serikat.

Sebanyak 17 negara dikonfirmasi turut serta dalam latihan ini, meliputi negara-negara sahabat dari kawasan Asia Tenggara, Asia Timur, Oceania, hingga sekutu strategis dari kawasan Atlantik. Para peserta akan melakukan berbagai simulasi operasi udara dan darat selama masa latihan yang dijadwalkan berlangsung selama dua minggu.

Kepala Dinas Penerangan TNI AU dalam keterangannya menegaskan bahwa latihan ini bersifat rutin dan tidak ditujukan untuk mengancam pihak manapun. "Ini adalah kegiatan militer yang bersifat defensif dan bertujuan membangun kepercayaan antarpihak," tegas beliau.

Dukungan Infrastruktur Bandara Husein

Bandara Husein Sastranegara dipilih sebagai lokasi pendaratan dan basis operasi karena infrastrukturrunway yang memadai serta posisi geografis strategis di Jawa Barat. Pihak bandara telah menyiapkan area khusus untuk parkir pesawat militer dan fasilitas pendukung lainnya sejak seminggu sebelum kedatangan.

PT Angkasa Pura II selaku pengelola bandara koordinasi intensif dengan pihak militer untuk memastikan kelancaran operasional penerbangan selama masa latihan. Penumpang sipil tidak mengalami gangguan berarti karena jadwal penerbangan komersial disesuaikan di jam-jam tertentu.

"Kami telah mempersiapkan segala sesuatu sejak awal agar latihan dapat berjalan tanpa mengorbankan kenyamanan penumpang reguler," tutur General Manager Bandara Husein Sastranegara.

Signifikansi Kerja Sama Pertahanan

Kedatangan pesawat C-17 Globemaster III dan pelaksanaan latihan gabungan ini mencerminkan komitmen kedua negara dalam memperkuat hubungan pertahanan bilateral. Amerika Serikat selama bertahun-tahun menjadi salah satu mitra strategis Indonesia di bidang keamanan dan pertahanan.

Pesawat C-17 Globemaster III sendiri merupakan pesawat transport strategis yang digunakan militer Amerika Serikat untuk berbagai misi pengiriman personel dan material ke berbagai wilayah operasional. Kemampuan jelajah yang luas dan kapasitas muatan besar menjadikannya andalan dalam operasi militer skala besar.

Selama masa latihan, para peserta akan melakukan simulasi evakuasi medis, pengiriman bantuan humanitarian, operasi udara taktis, serta latihan interoperability communication system antar angkatan bersenjata berbeda negara. Kegiatan semacam ini dianggap penting untuk menghadapi berbagai tantangan keamanan regional.

Berdasarkan data resmi Kementerian Pertahanan, kerja sama militer Indonesia-Amerika Serikat telah terjalin sejak dekade 1950-an melalui berbagai program latihan bersama dan pelatihan personel. Latihan gabungan dengan format multilateral seperti ini merupakan kelanjutan dari tradisi cooperation defense yang telah terbangun selama puluhan tahun.

Para pengamat pertahanan menilai bahwa kegiatan ini memberikan manfaat signifikan bagi peningkatan kapabilitas militer Indonesia dalam operasi gabungan internasional. Partisipasi aktif juga menjadi bukti nyata kontribusi Indonesia dalam menjaga stabilitas keamanan kawasan melalui mekanisme confidence building measures antar negara.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0
PENULIS tania-sari

Reporter Hukum. Meliput Mahkamah Konstitusi, judicial review, dan dinamika legislasi.

Comments (0)

User