Aug 26, 2026
Politik

Pemkab Lumajang Pastikan Video Viral Erupsi Gunung Semeru Sebagai Hoaks

LUMAJANG — Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lumajang menegaskan bahwa video erupsi Gunung Semeru yang viral di media sosial terhitung sejak Senin, 3 Juli, merupakan hoaks atau informasi palsu. Penegasa...

Pemkab Lumajang Pastikan Video Viral Erupsi Gunung Semeru Sebagai Hoaks

LUMAJANG — Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lumajang menegaskan bahwa video erupsi Gunung Semeru yang viral di media sosial terhitung sejak Senin, 3 Juli, merupakan hoaks atau informasi palsu. Penegasan itu disampaikan setelah unggahan dari akun YouTube @bencanapopuler menampilkan rekaman letusan gunung api dengan narasi menyesatkan, sehingga memicu kekhawatiran di kalangan masyarakat Lumajang dan sekitarnya.

Berdasarkan penelusuran tim komunikasi publik Pemkab Lumajang, video tersebut tidak merekam aktivitas terkini Gunung Semeru. Rekaman yang beredar diduga kuat merupakan arsip letusan pada periode sebelumnya yang diedit ulang, lalu diberi keterangan seolah-olah kejadiannya baru saja terjadi. Dinas terkait bersama Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Lumajang menyatakan tidak ada peningkatan aktivitas vulkanik signifikan sesuai klaim dalam unggahan dimaksud.

Kronologi Penyebaran Unggahan

Video berdurasi singkat itu pertama kali diunggah akun @bencanapopuler pada 3 Juli dan dalam hitungan jam menyebar cepat ke berbagai grup pesan serta platform media sosial lainnya. Narasi pengunggah menyebut Gunung Semeru meletus besar dan mengancam permukiman warga, tanpa mencantumkan satu pun rujukan ke lembaga resmi seperti Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG).

Sebaran konten tersebut memicu sejumlah warga menghubungi aparat desa dan BPBD untuk memastikan kondisi lapangan. Beberapa orang tua dilaporkan menarik anak-anaknya dari sekolah di kawasan rawan bencana karena menganggap informasi dalam video tersebut benar-benar terjadi.

"Kami menerima banyak laporan dari warga yang cemas. Setelah diverifikasi ke pos pemantauan, tidak ada erupsi seperti yang digambarkan dalam video itu. Kami imbau masyarakat hanya merujuk kanal resmi," demikian bunyi pernyataan tertulis Pemkab Lumajang.

Penegasan Resmi dan Data Vulkanologi

Pemkab Lumajang melalui saluran komunikasi resmi menegaskan status Gunung Semeru masih berada pada level yang telah ditetapkan PVMBG, dan seluruh rekomendasi pengamanan tetap berlaku sesuai ketentuan. Data pemantauan Magma Indonesia hingga 3 Juli tidak menunjukkan erupsi eksplosif besar sebagaimana digambarkan dalam video viral tersebut.

Gunung Semeru yang berada di perbatasan Kabupaten Lumajang dan Kabupaten Malang, Provinsi Jawa Timur, merupakan gunung api aktif tertinggi di Pulau Jawa dengan ketinggian 3.676 meter di atas permukaan laut. Letusan besar pada Desember 2021 menewaskan puluhan jiwa dan merusak ribuan rumah, sehingga setiap informasi mengenai aktivitas gunung ini sangat sensitif bagi masyarakat.

Dalam Rapat Koordinasi internal yang digelar menyusul maraknya penyebaran unggahan, Pemkab Lumajang memutuskan mempercepat klarifikasi melalui seluruh saluran resmi, termasuk koordinasi dengan kepala desa di wilayah radius bahaya agar informasi yang sahih tersampaikan kepada warga secara langsung.

"Informasi bencana hanya sah apabila bersumber dari PVMBG, BPBD, dan BNPB. Kami menindaklanjuti laporan warga dengan melakukan klarifikasi menyeluruh," tulis pernyataan resmi Pemkab Lumajang.

Imbauan Verifikasi dan Sanksi Hukum

Pemerintah kabupaten mengimbau masyarakat tidak mudah percaya maupun meneruskan konten bencana yang belum terverifikasi. Warga diminta mengecek situs resmi Magma Indonesia, kanal PVMBG, serta akun resmi BPBD dan BNPB sebelum menyebarkan informasi apa pun yang berkaitan dengan aktivitas vulkanik.

Selain itu, penyebaran berita bohong dapat dikenai sanksi berdasarkan Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik beserta perubahannya, khususnya ketentuan yang melarang penyebaran informasi palsu dan menyesatkan yang menimbulkan kerugian konsumen maupun kepanikan di tengah masyarakat luas.

Pemkab Lumajang juga membuka jalur pelaporan bagi warga yang menemukan konten serupa, agar proses klarifikasi dan tindak lanjut hukum dapat berjalan lebih cepat. Aparat kepolisian daerah siap turun tangan apabila identitas penyebarnya berhasil dilacak.

Hingga berita ini diturunkan, akun @bencanapopuler belum menarik unggahan yang dimaksud. Pemantauan aktivitas Gunung Semeru tetap dilakukan secara intensif oleh petugas Pengamat Gunung Api, dan masyarakat di kawasan rawan bencana diingatkan untuk senantiasa patuh pada rekomendasi resmi yang berlaku.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0
PENULIS bagus-nugroho

Reporter Kebijakan Publik. Fokus pada APBN, otonomi daerah, dan reformasi birokrasi.

Comments (0)

User