JAKARTA — Partai NasDem hingga saat ini belum menetapkan sikap mengenai calon yang akan diusungnya pada Pemilihan Gubernur (Pilgub) Sumatera Utara. Ketua Badan Pemenangan Pemilu (Bappilu) Partai NasDem, Prananda Surya Paloh, menyatakan partainya masih menjalani proses pertimbangan antara mendukung mantan Gubernur Sumatera Utara Edy Rahmayadi atau Wali Kota Medan Bobby Nasution.
Pernyataan itu disampaikan Prananda di Jakarta saat dikonfirmasi mengenai arah dukungan politik partai berlambang bunga kelapa tersebut jelang pelaksanaan pilkada serentak yang telah ditetapkan Komisi Pemilihan Umum (KPU) pada Rabu, 27 November 2024. Ia menegaskan bahwa keputusan akhir hanya dapat lahir melalui mekanisme resmi kepartaian, bukan melalui pernyataan perseorangan pengurus.
"Sampai dengan hari ini kami belum memastikan. Proses penjajakan masih berlangsung dan seluruh opsi tetap terbuka," ujar Prananda Surya Paloh di Jakarta.
Mekanisme Keputusan Melalui Jalur Resmi Partai
Prananda menjelaskan bahwa setiap keputusan strategis, termasuk penetapan dukungan pada kontestasi pilkada daerah, wajib melalui pembahasan di tingkat Dewan Pimpinan Pusat (DPP). Berdasarkan Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga (AD/ART) partai, rekomendasi dukungan terhadap pasangan calon kepala daerah ditetapkan setelah melalui kajian Badan Pemenangan Pemilu serta persetujuan Ketua Umum.
Ia menambahkan bahwa partai yang diketuai Surya Paloh itu tidak ingin tergesa-gesa mengambil sikap. Penilaian dilakukan secara cermat dengan memperhatikan hasil survei elektabilitas, konfigurasi politik daerah, serta kepentingan kaderisasi di Sumatera Utara. Langkah serupa pernah ditempuh partai pada Pemilu Legislatif dan Pilpres 2024 yang berlangsung pada 14 Februari 2024.
Dua Figur Kuat dalam Peta Politik Sumatera Utara
Edy Rahmayadi menjabat sebagai Gubernur Sumatera Utara periode 2018–2023 setelah memenangi pilkada daerah tahun 2018. Sebelum terjun ke dunia politik praktis, ia dikenal luas sebagai perwira tinggi TNI Angkatan Darat yang pernah menjabat Panglima Komando Cadangan Strategis Angkatan Darat (Pangkostrad).
Adapun Bobby Nasution merupakan putra Presiden ketujuh Republik Indonesia, Joko Widodo. Ia terpilih sebagai Wali Kota Medan melalui Pilkada Kota Medan tahun 2020 dan dilantik pada Februari 2021. Selama menjabat, sejumlah program pembangunan perkotaannya kerap menjadi sorotan publik di tingkat nasional.
Kehadiran kedua tokoh tersebut membentuk lanskap persaingan yang ketat. Keduanya memiliki basis massa yang kuat serta jejaring politik yang luas di Sumatera Utara, salah satu provinsi dengan jumlah pemilih terbesar di Indonesia. Dalam beberapa kesempatan, nama keduanya juga dikaitkan dengan berbagai skenario koalisi menjelang tahapan pendaftaran calon.
Pertimbangan Koalisi dan Ambang Batas Usulan Calon
Secara yuridis, penyelenggaraan pilkada mengacu pada Undang-Undang Nomor 10 Tahun 2016 tentang Pemilihan Gubernur, Bupati, dan Walikota. Ketentuan dalam undang-undang tersebut menetapkan bahwa partai politik atau gabungan partai politik dapat mengusulkan pasangan calon apabila memenuhi syarat minimal meraih 20 persen kursi Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) atau 25 persen suara sah pada pemilihan legislatif di daerah bersangkutan.
Aturan tersebut membuat keputusan dukungan tidak semata bergantung pada preferensi internal, tetapi juga pada peta kekuatan koalisi. Sejumlah partai lain diyakini tengah melakukan pendekatan terhadap figur-figur potensial di Sumatera Utara, sehingga langkah NasDem perlu memperhitungkan kemungkinan pembentukan maupun bergabungnya koalisi besar.
Prananda menegaskan bahwa Bappilu akan menindaklanjuti hasil kajian internal sebelum menyusun rekomendasi sikap partai. Rekomendasi itu selanjutnya akan dibahas dalam forum tinggi, baik Rapat Koordinasi maupun rapat pimpinan, sebelum akhirnya disahkan secara resmi oleh DPP.
Menanti Penetapan Sikap Resmi Partai
Hingga berita ini diturunkan, belum terdapat pengumuman resmi dari DPP NasDem mengenai dukungan terhadap Edy Rahmayadi maupun Bobby Nasution. NasDem merupakan salah satu partai yang lolos ke Senayan melalui Pemilu Legislatif 2024 dan turut memenangkan pasangan Prabowo Subianto–Gibran Rakabuming Raka pada Pemilihan Presiden 2024.
Publik kini menunggu keputusan final yang akan menentukan arah dukungan partai tersebut. Apakah NasDem akan memberikan jalan kepada Edy Rahmayadi, membidik Bobby Nasution, atau mengusung figur lain dari jalur internal maupun eksternal. Jawabannya baru dapat ditetapkan setelah seluruh proses internal rampung dan diumumkan secara resmi oleh pimpinan partai.
Comments (0)