Aug 24, 2026
Politik

PAN Peringati HUT ke-28, Tegaskan Komitmen Kebangsaan

Jakarta — Partai Amanat Nasional (PAN) menggelar peringatan hari jadi (HUT) ke-28 pada 23 Agustus 2026 di Jakarta. Peringatan tersebut menandai 28 tahun kiprah partai berlambang matahari terbit seja...

PAN Peringati HUT ke-28, Tegaskan Komitmen Kebangsaan

Jakarta — Partai Amanat Nasional (PAN) menggelar peringatan hari jadi (HUT) ke-28 pada 23 Agustus 2026 di Jakarta. Peringatan tersebut menandai 28 tahun kiprah partai berlambang matahari terbit sejak didirikan pada 23 Agustus 1998, dan menjadi momentum bagi pengurus, kader, serta simpatisan untuk menegaskan kembali komitmen partai terhadap nilai-nilai kebangsaan dan demokrasi.

Lahir dari Gelombang Reformasi 1998

PAN didirikan di tengah momentum reformasi yang menggulir pada 1998. Partai ini lahir dari gagasan Amien Rais, tokoh reformasi yang kemudian menjadi ketua umum pertama, bersama sejumlah tokoh masyarakat dan akademisi yang menandatangani deklarasi pendirian. Pendirian partai ini menindaklanjuti semangat perubahan politik nasional setelah berakhirnya era pemerintahan otoriter, dengan membawa visi perjuangan yang berlandaskan nilai-nilai moral dan keagamaan.

Dalam perjalanannya, PAN secara konsisten mengusung prinsip amar makruf nahi mungkar sebagai landasan perjuangan. Sejak didirikan, partai ini telah mengikuti seluruh agenda politik nasional, mulai dari pemilihan umum 1999 hingga kontestasi pemilu terakhir. Keputusan-keputusan strategis partai selalu diambil dalam forum musyawarah tertinggi dan pleno, sebagaimana diatur dalam anggaran dasar dan anggaran rumah tangga partai.

Rangkaian Peringatan HUT ke-28

Puncak peringatan HUT ke-28 berlangsung dalam suasana khidmat dan dihadiri oleh jajaran pengurus Dewan Pimpinan Pusat (DPP), pimpinan Dewan Pimpinan Wilayah dan Daerah, anggota Fraksi PAN di DPR RI, serta kader dan simpatisan dari berbagai daerah. Acara diawali dengan pembacaan doa bersama, dilanjutkan dengan pembacaan sejarah singkat partai, serta sambutan dari jajaran pimpinan partai.

Rangkaian acara juga diisi dengan Rapat Koordinasi yang membahas arah kebijakan partai ke depan. Dalam rapat tersebut, para pengurus menyepakati sejumlah langkah konsolidasi organisasi, termasuk penguatan kaderisasi dan perluasan jaringan partai di tingkat akar rumput. Selain itu, panitia memberikan penghargaan kepada sejumlah kader senior yang dinilai berjasa dalam membesarkan partai selama hampir tiga dekade terakhir.

Peringatan ini sekaligus menjadi ajang silaturahmi antargenerasi kader. Para kader muda berdialog langsung dengan para senior, membahas berbagai persoalan kebangsaan, mulai dari ekonomi, pendidikan, hingga tantangan demokrasi ke depan. Suasana kebersamaan itu dinilai penting untuk menjaga kesinambungan perjuangan partai.

Pernyataan Ketua Umum PAN

Ketua Umum PAN, Zulkifli Hasan, dalam sambutannya pada puncak peringatan menyatakan bahwa usia 28 tahun merupakan pencapaian yang patut disyukuri sekaligus menjadi pekerjaan rumah besar bagi seluruh kader.

"Usia ke-28 ini adalah momentum untuk kembali menegaskan jati diri PAN sebagai partai yang lahir dari reformasi. Kami berkomitmen untuk terus menjaga demokrasi, memperjuangkan kepentingan rakyat, dan berkontribusi bagi kemajuan bangsa," ujarnya.

Zulkifli Hasan juga menegaskan bahwa peringatan hari jadi bukan sekadar seremoni, melainkan pengingat atas tanggung jawab partai terhadap rakyat. Ia mengajak seluruh kader untuk memperkuat soliditas dan bekerja keras dalam melayani masyarakat.

"PAN hadir untuk rakyat. Karena itu, setiap program dan kebijakan partai harus berorientasi pada kesejahteraan masyarakat. Kami tidak ingin berhenti pada seremoni, tetapi terus bergerak dalam kerja nyata," tegasnya.

Konsolidasi Menyongsong Agenda Politik Nasional

Di sela peringatan, Fraksi PAN di DPR RI juga menegaskan komitmennya untuk terus mengawal berbagai pembahasan undang-undang yang berpihak kepada kepentingan rakyat. Para anggota fraksi menyatakan kesiapan untuk menjalankan fungsi pengawasan, legislasi, dan anggaran secara optimal pada periode kepemimpinan saat ini.

Sementara itu, sejumlah pengamat menilai peringatan HUT ke-28 PAN menjadi bagian dari strategi konsolidasi partai menjelang agenda politik nasional berikutnya. Konsolidasi internal yang solid, menurut pengamat, menjadi kunci bagi partai untuk tetap relevan dalam peta politik nasional yang dinamis.

Dengan bertambahnya usia partai, para pengurus berharap PAN semakin dewasa dalam berpolitik dan semakin kokoh dalam memperjuangkan nilai-nilai kebangsaan. Seluruh rangkaian peringatan ditutup dengan doa bersama untuk keselamatan bangsa dan kesuksesan partai ke depan.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0
PENULIS tania-sari

Reporter Hukum. Meliput Mahkamah Konstitusi, judicial review, dan dinamika legislasi.

Comments (0)

User