Marc Marquez Juara Sprint Race MotoGP Jerman, Ducati Kuasai Podium

Sachsenring, Apaberita – Marc Marquez mencatat kemenangan penuh otoritas dalam Sprint Race MotoGP Jerman 2026 di Sirkuit Sachsenring, Sabtu (10/6/2026). Pembalap tim Ducati Lenovo itu memimpin sejak...

Jul 12, 2026 - 13:46
0 0

Sachsenring, Apaberita – Marc Marquez mencatat kemenangan penuh otoritas dalam Sprint Race MotoGP Jerman 2026 di Sirkuit Sachsenring, Sabtu (10/6/2026). Pembalap tim Ducati Lenovo itu memimpin sejak tikungan pertama hingga garis finis, menuntaskan 12 putaran dengan catatan waktu 19 menit 47,301 detik. Posisi kedua dan ketiga secara berurutan direbut oleh Alex Marquez (Gresini Racing) dan Fabio Di Giannantonio (Pertamina Enduro VR46 Racing Team), sehingga seluruh podium dikuasai motor Desmosedici GP. Hasil ini menegaskan kembali superioritas pabrikan asal Borgo Panigale itu di lintasan Sachsenring yang sempit dan berliku.

Dominasi Ducati Tanpa Cela

Balapan pendek yang digelar di bawah langit cerah dengan suhu lintasan 38 derajat Celsius itu menjadi panggung sempurna bagi Ducati. Empat pembalap Ducati memulai lomba dari dua baris terdepan; Marc Marquez merebut pole position, Alex Marquez di posisi keempat, Di Giannantonio di posisi kelima, sementara pemimpin klasemen Francesco Bagnaia start dari posisi ketiga. Namun, bencana menimpa Bagnaia pada lap kedua. Saat mencoba menyalip Marc Marquez di Tikungan 1, motor Bagnaia kehilangan grip depan dan ia terjatuh, sehingga harus mengakhiri balapan lebih awal. Dengan insiden itu, peluang Ducati menyapu empat besar pun pupus.

Meski demikian, ketiga Desmosedici GP yang tersisa tampil begitu perkasa. Alex Marquez langsung melesat ke posisi kedua setelah start, dan menjaga jarak stabil di belakang kakaknya sepanjang paruh pertama balapan. Di Giannantonio, yang sempat terlibat duel singkat dengan Jorge Martin (Aprilia Racing) di awal lomba, berhasil mempertahankan posisi ketiga berkat ritme balap yang konsisten. Tidak ada pembalap dari pabrikan lain yang mampu menembus dominasi trio Ducati itu.

Jalannya Sprint Race

Sejak lampu padam, Marc Marquez melesat tak terkejar. Keunggulannya pada lap pertama langsung mencapai 0,4 detik dan terus melebar hingga 1,2 detik pada lap kelima. Alex Marquez, yang berusaha menempel, mencatat waktu putaran tercepat balapan pada lap ketujuh dengan 1 menit 20,845 detik, tetapi itu belum cukup untuk mengancam posisi sang kakak. Pada lap-lap akhir, Marc Marquez justru mampu menjaga konsistensi waktu di kisaran 1 menit 21,0 detik dan menyelesaikan balapan dengan selisih 0,892 detik di depan Alex.

Sementara itu, Di Giannantonio menjalani lomba yang relatif tenang di posisi ketiga. Pembalap asal Italia itu hanya mendapat tekanan kecil dari Martin pada lima lap awal, lalu Martin mengalami penurunan performa ban belakang dan harus puas finis keempat. Di belakang Martin, para pembalap KTM dan Yamaha saling berebut posisi, dengan Brad Binder (Red Bull KTM) finis kelima dan Fabio Quartararo (Monster Energy Yamaha) keenam. Namun, tidak ada satu pun yang mampu mendekati zona podium.

Tanggapan Pembalap dan Tim

Marc Marquez menyatakan kepuasaannya atas hasil yang diraih di kandang sendiri—sirkuit yang telah memberinya sembilan kemenangan di kelas premier. “Saya sangat senang. Motor bekerja sempurna, terutama di sektor tiga dan empat yang biasanya sulit. Tim melakukan pekerjaan luar biasa. Kondisi lintasan yang panas tidak mengganggu ritme saya,” ujar Marquez dalam konferensi pers usai balapan.

Adiknya, Alex Marquez, mengakui bahwa kecepatan Marc sulit ditandingi. “Saya mencoba sekuat tenaga, terutama setelah Bagnaia jatuh, saya pikir mungkin ada peluang. Tapi Marc terlalu cepat hari ini. Saya tetap bangga dengan podium ini karena kami semua dari keluarga Ducati,” kata Alex.

Di Giannantonio, yang meraih podium Sprint Race keduanya musim ini, menekankan pentingnya konsistensi. “Awal musim sulit, tetapi sekarang kami menemukan setelan yang cocok. Podium ini sangat berarti bagi saya dan VR46 Academy. Terima kasih untuk tim yang terus percaya,” ucapnya.

Manajer Tim Ducati Lenovo, Davide Tardozzi, menyebut hasil ini sebagai bukti kerja kolektif. “Tiga motor di podium, empat motor di posisi empat besar sebelum insiden Pecco—ini menunjukkan level performa kami. Kami berduka untuk Pecco, tetapi ini olahraga. Besok kami fokus ke balapan utama,” ujar Tardozzi.

Dampak pada Klasemen Sementara

Dengan raihan 12 poin sebagai pemenang Sprint Race, Marc Marquez kini mengoleksi total 112 poin dan naik ke posisi kedua klasemen sementara, memangkas jarak menjadi hanya 8 poin dari Bagnaia yang gagal finis. Alex Marquez menambah 9 poin dan kini berada di posisi ketiga dengan 98 poin. Di Giannantonio naik ke posisi kelima dengan 76 poin. Persaingan gelar juara dunia semakin ketat menjelang balapan utama hari Minggu yang akan mempertandingkan 30 putaran.

Pabrikan Ducati semakin kokoh di puncak klasemen konstruktor dengan keunggulan lebih dari 100 poin atas Aprilia. Sementara itu, Sachsenring akan kembali menjadi saksi apakah Marc Marquez mampu melanjutkan dominasinya dalam balapan penuh akhir pekan ini.

Baca juga:

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0

Comments (0)

User