Latihan Fisik Intensif di Bali Saring Skuad Garuda untuk Piala ASEAN 2026

Pelatih Tim Nasional Indonesia, John Herdman, memulai program pemusatan latihan (TC) di Bali yang menitikberatkan pada tempaan fisik untuk menyeleksi 50 pemain menjadi skuad inti yang akan berlaga di ...

Jul 12, 2026 - 14:52
0 0

Pelatih Tim Nasional Indonesia, John Herdman, memulai program pemusatan latihan (TC) di Bali yang menitikberatkan pada tempaan fisik untuk menyeleksi 50 pemain menjadi skuad inti yang akan berlaga di ASEAN Cup 2026. Pemusatan latihan yang berlangsung sejak Senin (25/8) ini digelar di Pusat Pelatihan PSSI, Gianyar, dan difokuskan pada peningkatan daya tahan, kekuatan, serta kecepatan pemain. Herdman, arsitek asal Inggris yang berpengalaman membawa timnas wanita Kanada ke puncak Olimpiade, dikenal dengan pendekatan saintifiknya. Sejak menangani skuad Garuda pada awal 2026, ia kerap menekankan bahwa sepak bola Asia Tenggara menuntut intensitas dan durabilitas fisik di atas rata-rata.

John Herdman menegaskan bahwa fase ini krusial untuk membentuk fondasi tim yang tangguh.

Kami membutuhkan pemain yang tidak hanya terampil secara teknis, tetapi juga memiliki daya tahan dan ketangguhan fisik level tinggi. Kompetisi ASEAN Cup menuntut intensitas permainan yang brutal, dan kami tidak ingin tim ini kehabisan napas di menit-menit krusial,
ujar Herdman di sela latihan.

Protokol Latihan Berbasis Sains dan Data

Seluruh pemain yang tergabung dalam daftar awal 50 nama menjalani serangkaian tes dan latihan terstruktur di bawah pengawasan tim pelatih yang dipimpin langsung oleh Herdman serta pelatih fisik Dr. Rudi Irawan. Setiap sesi latihan didukung perangkat teknologi seperti Global Positioning System (GPS) vest untuk memantau beban kerja, detak jantung, dan jarak tempuh pemain secara real-time. Data ini kemudian dianalisis untuk menentukan kapasitas individu dan risiko cedera. Selain itu, para pemain juga menjalani tes VO2 max, sprint 30 meter, dan vertical jump guna mengukur kapasitas aerobik serta daya ledak. Tim medis turut memantau asupan nutrisi dan kualitas tidur melalui aplikasi digital terintegrasi.

Kami menerapkan pendekatan individual. Tidak semua pemain mendapat porsi yang sama. Ada yang perlu meningkatkan akselerasi, ada yang butuh memperkuat otot inti, atau memulihkan kebugaran pasca-kompetisi klub. Semua berbasis data objektif,
jelas Dr. Rudi Irawan.

Program latihan dibagi dalam tiga sesi harian: sesi pagi untuk endurance dan lari jarak jauh, sesi siang untuk latihan kekuatan di pusat kebugaran, serta sesi sore untuk latihan taktikal ringan dan pemulihan. Herdman menekankan pentingnya adaptasi terhadap kelembaban dan suhu tropis Asia Tenggara yang akan dihadapi di turnamen.

Seleksi Ketat Lewat Simulasi Pertandingan

Selain latihan fisik, skuad Garuda juga menjalani serangkaian uji tanding internal untuk memantau taktik dan chemistry antarpemain. Herdman membagi 50 pemain ke dalam tiga tim dan menggelar mini-turnamen tertutup di Stadion Kapten I Wayan Dipta.

Kami melihat bagaimana mereka menerapkan instruksi di tengah kelelahan. Di situlah karakter sesungguhnya muncul,
kata Herdman. Hasil laga internal ini menjadi salah satu variabel penting untuk menyusutkan jumlah pemain secara bertahap.

Tim pelatih menargetkan penyaringan bertahap: dari 50 menjadi 35 pemain pada 5 September 2026, lalu menjadi 26 nama final paling lambat 20 September 2026 untuk didaftarkan ke panitia ASEAN Cup. Nantinya, 26 pemain ini akan melanjutkan TC tahap kedua dengan intensitas lebih tinggi sebelum bertolak ke venue pertandingan.

Respons Positif dari Penggawa Garuda

Meskipun berat, program ini mendapat respons positif dari para pemain. Rizky Ridho, bek andalan Persebaya Surabaya, mengakui kerasnya persaingan.

Latihan sangat intens, tetapi kami sadar ini untuk kebaikan tim. Persaingan sangat ketat, setiap orang harus memberikan 100 persen di setiap sesi,
ucapnya. Sementara itu, gelandang serang Marselino Ferdinan menambahkan bahwa pendekatan saintifik Herdman memberinya keyakinan baru.
Coach John menjelaskan setiap keputusan dengan data. Kami tahu persis apa yang harus ditingkatkan dan mengapa itu penting. Ini memotivasi kami untuk terus berkembang,
kata pemain yang merumput di Eropa tersebut.

Menyiapkan Mental dan Adaptasi Cuaca

Herdman tidak hanya fokus pada fisik, tetapi juga mentalitas. Dalam beberapa sesi, ia menggelar simulasi tekanan tinggi dengan skenario pertandingan kritis, termasuk adu penalti saat tubuh sudah lelah.

Di ASEAN Cup, laga bisa ditentukan oleh detil kecil. Pemain harus siap secara psikologis untuk menghadapi tekanan suporter tuan rumah dan jadwal padat. Kami melatih mereka untuk tetap tenang dan fokus dalam situasi apa pun,
tuturnya.

Pemilihan Bali sebagai lokasi TC pun bukan tanpa alasan. Selain menyediakan fasilitas berstandar internasional, cuaca panas dan lembap di Gianyar dinilai sangat mirip dengan kondisi di sejumlah negara tuan rumah ASEAN Cup nanti. Herdman berharap timnya sudah terbiasa dengan kondisi tropis sebelum turnamen bergulir.

Target Jelas Menuju ASEAN Cup 2026

Kompetisi ASEAN Cup 2026 dijadwalkan bergulir pada 15 November hingga 20 Desember 2026 dengan format kandang-tandang di fase grup. Tim Indonesia tergabung di Grup B bersama Vietnam, Filipina, dan Myanmar. Herdman menyadari bahwa lawan-lawan tersebut memiliki gaya bermain yang mengandalkan kecepatan dan agresivitas tinggi, sehingga kesiapan fisik menjadi kunci meraih hasil positif.

Kami tidak ingin hanya bertahan dan mengandalkan serangan balik. Kami ingin mendominasi penguasaan bola dan menekan lawan sejak dari lini depan. Untuk itu, stamina dan kekuatan adalah syarat mutlak. Semua pemain harus mampu berlari 12 kilometer per laga tanpa penurunan performa signifikan,
tandas Herdman.

PSSI memastikan seluruh kegiatan TC di Bali berjalan dalam protokol kesehatan dan kebugaran standar tinggi untuk meminimalkan risiko cedera. Manajer tim, Sumardji, mengungkapkan dukungan penuh untuk rencana Herdman. Publik sepak bola Indonesia kini menanti hasil penyaringan akhir yang akan menentukan wajah skuad Garuda di panggung ASEAN Cup 2026.

Baca juga:

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0

Comments (0)

User