Kritik Jimly untuk Muzani dan Dukungan Mendag untuk UMKM

JAKARTA, Apaberita – Dinamika politik dan ekonomi nasional dalam sepekan terakhir menyajikan dua peristiwa penting yang saling melengkapi: sorotan tajam dari mantan Ketua Mahkamah Konstitusi Jimly A...

Jul 11, 2026 - 11:38
0 1

JAKARTA, Apaberita – Dinamika politik dan ekonomi nasional dalam sepekan terakhir menyajikan dua peristiwa penting yang saling melengkapi: sorotan tajam dari mantan Ketua Mahkamah Konstitusi Jimly Asshiddiqie terhadap etika pejabat negara, serta langkah strategis Kementerian Perdagangan dalam memperkuat ekosistem usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM). Kritik itu tertuju pada Wakil Ketua MPR Ahmad Muzani yang menyebut dirinya sebagai utusan Presiden Prabowo Subianto dalam kunjungan ke Iran. Sementara itu, Menteri Perdagangan Budi Santoso—yang akrab disapa Mendag Busan—menegaskan komitmen pemerintah untuk membuka akses distribusi produk UMKM fesyen melalui kemitraan dengan Metro Department Store.

Kritik Jimly: Muzani Tak Seharusnya Mengaku Utusan Presiden

Jimly Asshiddiqie, yang kini menjabat sebagai Anggota Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI, melontarkan kritik pedas atas pernyataan Ahmad Muzani dalam lawatannya ke Teheran pada awal Desember 2025. Muzani, yang juga menjabat sebagai Ketua Fraksi Partai Gerindra di MPR, dalam sejumlah kesempatan menyebut bahwa kunjungannya ke parlemen Iran membawa amanat langsung dari Presiden Prabowo Subianto. Jimly menilai pernyataan itu tidak selaras dengan kedudukan Muzani sebagai pimpinan lembaga legislatif.

“Sebagai pimpinan MPR, seharusnya Muzani tidak menyatakan ia utusan Presiden Prabowo Subianto,” ujar Jimly dalam diskusi kebangsaan di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis (7/12). Jimly menekankan bahwa konstitusi mengatur pemisahan yang jelas antara kekuasaan eksekutif dan legislatif. Menurutnya, anggota MPR yang juga menjadi pengurus partai politik tetap harus menjaga marwah kelembagaan saat menjalankan tugas kenegaraan. “Kunjungan ke luar negeri boleh saja membawa misi partai, tetapi jika dilakukan dalam kapasitas resmi, tidak bisa mencampuradukkan mandat presiden dengan fungsi parlemen,” imbuhnya.

Kritik Jimly ini mencuat setelah publik mempertanyakan status kunjungan Muzani yang tidak tercatat dalam agenda resmi MPR maupun Kementerian Luar Negeri. Muzani sendiri belum memberikan respons resmi atas kritik tersebut. Namun, kalangan internal Partai Gerindra menyebut lawatan itu murni dalam konteks diplomasi antarpartai yang telah dikoordinasikan dengan pemerintah. Perdebatan ini kembali membuka wacana tentang etika penyelenggara negara dan pentingnya menjaga citra lembaga agar tidak menimbulkan kebingungan di mata publik.

Dorongan Mendag untuk Sinergi UMKM Fesyen dan Ritel Modern

Di sektor ekonomi, Menteri Perdagangan Budi Santoso mengumumkan dukungan penuh pemerintah terhadap program kemitraan antara pelaku UMKM sektor fesyen, alas kaki, dan aksesori dengan jaringan ritel modern. Dalam Rapat Koordinasi yang digelar di Kantor Kementerian Perdagangan, Jakarta, Senin (4/12), Mendag Busan menyampaikan bahwa Metro Department Store siap menjadi jalur distribusi potensial bagi ribuan produk UMKM.

“Metro Department Store adalah mitra strategis untuk menjadi jalur distribusi potensial bagi produk UMKM, khususnya di sektor fesyen, alas kaki, dan aksesori,” kata Mendag Budi Santoso di hadapan perwakilan asosiasi UMKM dan manajemen Metro. Ia menegaskan bahwa sinergi ini merupakan tindak lanjut dari arahan Presiden Prabowo Subianto dalam Rapat Kabinet Paripurna pada November 2025, yang meminta agar kementerian mempercepat integrasi produk lokal ke pasar modern.

Berdasarkan data Kementerian Koperasi dan UKM per Oktober 2025, terdapat 64,2 juta pelaku UMKM di Indonesia, dengan kontribusi terhadap PDB mencapai 61,07 persen. Sektor fesyen menyumbang sekitar 18 persen dari total ekspor produk kreatif nasional. Melalui program ini, Kemendag menargetkan 10 ribu produk UMKM fesyen dapat terserap di gerai-gerai Metro di 12 kota besar selama triwulan pertama 2026. “Kami tidak hanya menyediakan rak pajang, tetapi juga pendampingan kurasi, standar kualitas, dan pelatihan branding agar produk UMKM mampu bersaing di kelas regional,” ujar Mendag.

Respon Fraksi dan Asosiasi UMKM

Menanggapi kritik Jimly, Fraksi Gerindra di MPR menyatakan akan mengklarifikasi substansi kunjungan Muzani dalam forum internal. “Kami menghormati pandangan Pak Jimly, dan akan menjelaskan duduk perkara agar tidak terjadi salah pengertian yang berlarut,” ujar juru bicara Fraksi Gerindra, Andre Rosiade, melalui pesan singkat. Andre memastikan bahwa Muzani tetap berpegang pada aturan yang berlaku dan tidak pernah bermaksud merusak citra institusi.

Sementara itu, kalangan pelaku UMKM menyambut positif langkah Kementerian Perdagangan. Ketua Umum Asosiasi Pengusaha Fesyen Kreatif Indonesia (APFKI), Dian Permata, menyebut bahwa kerja sama dengan ritel modern adalah terobosan yang telah lama dinantikan. “Kami berharap model kemitraan ini diperluas ke department store lain dan tidak berhenti di pilot project,” ujarnya. Dian mencatat, selama ini banyak pelaku UMKM fesyen kesulitan menembus pasar formal karena terbentur persyaratan administrasi yang rumit. Dengan pendampingan dari Kemendag dan mitra ritel, ia optimistis daya saing produk lokal akan meningkat signifikan.

Kedua peristiwa di atas, meskipun bergerak di wilayah yang berbeda, menunjukkan adanya penekanan kuat terhadap akuntabilitas pejabat publik dan keberpihakan terhadap penguatan ekonomi kerakyatan. Pemerintah diharapkan mampu menjaga keseimbangan antara diplomasi politik dan pemberdayaan sektor riil sebagai fondasi pembangunan nasional.

[TAGS]: Politik, Hukum, Ekonomi, UMKM, MPR, Kemendag, Metro Department Store, Sinergi Ritel [SOCIAL_TWEET]: Jimly Asshiddiqie kritik Ahmad Muzani yang mengaku utusan Presiden Prabowo. Sementara itu, Mendag Budi Santoso dorong sinergi UMKM fesyen dengan Metro Department Store. #Politik #UMKM [SOCIAL_FB]: Dua dinamika penting di Tanah Air: Mantan Ketua MK Jimly Asshiddiqie mengkritik pernyataan Wakil Ketua MPR Ahmad Muzani yang menyebut dirinya sebagai utusan Presiden Prabowo. Di sisi lain, Menteri Perdagangan Budi Santoso mendorong produk UMKM fesyen masuk ke jaringan ritel modern melalui Metro Department Store. Sinergi ini ditargetkan menyerap 10 ribu produk. Baca selengkapnya di Apaberita. [SOCIAL_TG]: 🔴 KRITIK JIMLY & SINERGI UMKM Jimly Asshiddiqie sebut Muzani tak pantas mengaku utusan Presiden Prabowo. Di saat yang sama, Mendag Busan buka akses UMKM fesyen ke Metro Department Store. Target: 10 ribu produk terserap di 12 kota. [SOCIAL_THREADS]: 1/4 Jimly kritik Muzani yang menyebut dirinya utusan Presiden Prabowo. “Sebagai pimpinan MPR, seharusnya tidak mencampuradukkan mandat presiden dengan fungsi parlemen,” tegasnya. 2/4 Sementara itu, Mendag Budi Santoso umumkan kemitraan UMKM fesyen dengan Metro Department Store. Produk fesyen, alas kaki, dan aksesori akan dikurasi dan dipasarkan di 12 kota. 3/4 Target sinergi: 10 ribu produk UMKM terserap di triwulan pertama 2026. Pelaku UMKM sambut positif, berharap diperluas ke ritel lain. 4/4 Kak, catat ya: akuntabilitas pejabat dan pemberdayaan ekonomi rakyat jadi sorotan pekan ini. Stay informed!

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0

Comments (0)

User