Koster Bantah Halangi Program Makan Bergizi Gratis di Bali
DENPASAR — Gubernur Bali, Wayan Koster, secara tegas membantah anggapan bahwa dirinya tidak mendukung sekaligus menghambat pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Provinsi Bali. Bantahan t...
DENPASAR — Gubernur Bali, Wayan Koster, secara tegas membantah anggapan bahwa dirinya tidak mendukung sekaligus menghambat pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Provinsi Bali. Bantahan tersebut disampaikan langsung oleh Koster untuk menanggapi kabar yang berkembang di publik belakangan ini, yang dinilainya tidak sesuai dengan fakta di lapangan. Dalam keterangan resminya, orang nomor satu di Bali itu menyatakan bahwa pemerintah provinsi justru berkomitmen penuh menyukseskan program prioritas nasional tersebut.
Koster menegaskan bahwa seluruh jajaran Pemerintah Provinsi Bali telah bergerak sejak awal agar program MBG dapat berjalan di daerahnya. Ia menilai program yang digagas pemerintah pusat itu membawa manfaat besar bagi pemenuhan gizi anak-anak sekolah, sehingga tidak ada alasan bagi daerah untuk bersikap menolak. Menurutnya, tudingan yang menyebut dirinya menghambat program tersebut merupakan informasi keliru yang patut diluruskan.
"Saya tegaskan, kami tidak pernah menghambat Program Makan Bergizi Gratis. Pemerintah Provinsi Bali mendukung penuh program ini demi kepentingan anak-anak dan generasi muda Bali," ujar Koster.
Bantahan atas Tudingan Penghambatan
Koster menyampaikan bantahan tersebut dalam rapat koordinasi yang digelar bersama sejumlah pemangku kepentingan di Denpasar. Dalam kesempatan itu, ia menegaskan bahwa seluruh proses persiapan MBG di Bali telah berjalan sesuai dengan ketentuan yang ditetapkan pemerintah pusat. Ia juga meminta publik tidak mudah mempercayai narasi yang menyebutkan adanya penolakan dari pihaknya terhadap program nasional tersebut.
Gubernur yang pernah menjabat dua periode itu menjelaskan bahwa komunikasi antara Pemerintah Provinsi Bali dan Badan Gizi Nasional terus terjalin secara intensif. Ia menyatakan bahwa segala bentuk kendala teknis di lapangan selalu ditindaklanjuti melalui koordinasi, bukan dengan menghambat. Pernyataan tersebut sekaligus menjawab pertanyaan sejumlah pihak mengenai kesiapan Bali dalam menyukseskan program MBG sejak tahap uji coba hingga pelaksanaan penuh.
Komitmen Nyata Pemerintah Provinsi Bali
Lebih lanjut, Koster memaparkan sejumlah langkah konkret yang telah dilakukan Pemerintah Provinsi Bali untuk mendukung MBG. Di antaranya adalah penyiapan data penerima manfaat, pendampingan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG), serta fasilitasi distribusi makanan bergizi ke sekolah-sekolah di seluruh kabupaten dan kota di Bali. Ia menyatakan bahwa keterlibatan pemerintah daerah diperlukan agar program tersebut berjalan tepat sasaran dan tepat waktu.
Koster juga menegaskan bahwa keberadaan program MBG sejalan dengan visi pembangunan sumber daya manusia di Bali. Ia menilai perbaikan gizi anak merupakan investasi jangka panjang yang akan menentukan kualitas generasi penerus. Karena itu, pihaknya mendorong seluruh kepala daerah di Bali untuk bersinergi dengan pusat dalam pelaksanaan program tersebut.
Sinergi Pusat dan Daerah
Dalam kesempatan yang sama, Koster mengingatkan bahwa keberhasilan MBG sangat bergantung pada kolaborasi antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, sekolah, dan masyarakat. Ia menegaskan bahwa dapur-dapur sehat yang menjadi bagian dari rantai penyediaan MBG telah beroperasi di sejumlah titik di Bali. Keputusan untuk memperluas cakupan penerima manfaat, menurutnya, akan terus disesuaikan dengan kesiapan anggaran dan logistik di daerah.
Menanggapi berbagai pemberitaan yang kurang mendukung, Koster meminta seluruh pihak memverifikasi informasi terlebih dahulu sebelum menyebarluaskannya. Ia menekankan bahwa persepsi yang keliru dapat mengganggu kepercayaan masyarakat terhadap program strategis pemerintah. Oleh karena itu, ia mengajak media dan publik untuk mengawal pelaksanaan MBG secara objektif dan konstruktif.
Harapan Keberlanjutan Program
Koster berharap Program Makan Bergizi Gratis dapat terus berjalan secara berkelanjutan dan menjangkau seluruh anak yang membutuhkan di Bali. Ia menyatakan bahwa pemerintah provinsi siap menindaklanjuti setiap arahan dari pemerintah pusat terkait pelaksanaan program tersebut. Komitmen itu, menurutnya, merupakan wujud nyata keseriusan daerah dalam mendukung agenda nasional di bidang kesehatan dan pendidikan.
Dengan adanya klarifikasi tersebut, Koster berharap tidak ada lagi keraguan dari masyarakat mengenai dukungan Bali terhadap MBG. Ia menegaskan bahwa seluruh kebijakan yang diambil pemerintah provinsi selama ini selalu berorientasi pada kepentingan masyarakat. Pemerintah Provinsi Bali, tutupnya, akan terus berada di garda terdepan dalam menyukseskan setiap program negara yang membawa manfaat bagi rakyat.
Comments (0)