Kebakaran Gedung Bapenda DKI Jakarta, Api Berhasil Dikendalikan Petugas

JAKARTA — Kebakaran melanda Gedung Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Provinsi DKI Jakarta pada saat aktivitas pelayanan perkantoran tengah berlangsung dan memicu evakuasi besar-besaran terhadap pega...

Kebakaran Gedung Bapenda DKI Jakarta, Api Berhasil Dikendalikan Petugas

JAKARTA — Kebakaran melanda Gedung Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Provinsi DKI Jakarta pada saat aktivitas pelayanan perkantoran tengah berlangsung dan memicu evakuasi besar-besaran terhadap pegawai serta wajib pajak yang berada di dalam bangunan. Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Provinsi DKI Jakarta mengerahkan belasan unit kendaraan pemadam beserta puluhan personel untuk menjinakkan kobaran api. Berdasarkan keterangan resmi yang diterima di lokasi kejadian, api dilaporkan berhasil dikendalikan setelah petugas bekerja secara maraton, sementara penyebab pasti peristiwa tersebut masih menunggu hasil penyelidikan pihak kepolisian.

Peristiwa ini menjadi perhatian publik mengingat gedung tersebut merupakan salah satu pusat layanan administrasi perpajakan daerah yang setiap hari melayani ratusan wajib pajak. Pemerintah Provinsi DKI Jakarta menegaskan bahwa keselamatan pegawai dan masyarakat menjadi prioritas utama dalam penanganan insiden ini.

Kronologi Kejadian

Berdasarkan keterangan sejumlah saksi mata di sekitar lokasi, kepulan asap tebal pertama kali terlihat membubung dari salah satu bagian gedung pada saat jam kerja berlangsung. Pegawai yang menyadari adanya tanda-tanda kebakaran segera membunyikan peringatan dan mengarahkan seluruh penghuni gedung menuju titik kumpul yang telah ditetapkan dalam prosedur keselamatan bangunan.

Dalam waktu singkat, api dilaporkan menjalar ke beberapa ruangan. Petugas keamanan gedung bersama sejumlah pegawai berupaya melakukan pemadaman awal menggunakan alat pemadam api ringan yang tersedia, sembari menunggu kedatangan unit pemadam kebakaran. Situasi di sekitar gedung sempat tegang karena warga dan pengguna jalan berkerumun menyaksikan peristiwa tersebut, sehingga kepolisian memasang garis pengaman demi kelancaran proses pemadaman.

"Kami langsung diminta keluar begitu alarm berbunyi. Semua bergerak cepat menuju titik kumpul, dan proses evakuasi berjalan tertib," ujar salah seorang pegawai Bapenda DKI Jakarta yang enggan disebutkan namanya di lokasi kejadian.

Upaya Pemadaman dan Evakuasi

Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Provinsi DKI Jakarta yang menerima laporan segera mengerahkan unit terdekat menuju lokasi. Sebanyak belasan unit mobil pemadam dan puluhan personel diterjunkan untuk mengisolasi titik api agar tidak merambat ke bagian gedung lainnya. Petugas juga menyisir setiap lantai guna memastikan tidak ada penghuni yang tertinggal di dalam bangunan.

"Seluruh personel bekerja sesuai prosedur standar. Prioritas utama kami adalah memastikan tidak ada korban jiwa, kemudian mengisolasi kobaran api agar tidak meluas ke bagian gedung lain," ujar pejabat Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Provinsi DKI Jakarta dalam keterangannya kepada awak media.

Proses pendinginan dilakukan petugas setelah api utama berhasil dipadamkan untuk memastikan tidak ada bara yang berpotensi memicu kebakaran susulan. Sejumlah ruas jalan di sekitar lokasi sempat dialihkan sementara demi memberikan ruang gerak bagi kendaraan pemadam dan ambulans yang disiagakan di sekitar area kejadian.

Penyebab Kebakaran Masih Diselidiki

Kepolisian telah memasang garis polisi di sejumlah titik gedung dan menindaklanjuti peristiwa ini dengan memeriksa para saksi serta meminta keterangan pengelola gedung. Tim laboratorium forensik direncanakan melakukan olah tempat kejadian perkara guna mengidentifikasi sumber api, termasuk kemungkinan hubungan pendek arus listrik yang kerap menjadi pemicu kebakaran pada gedung perkantoran.

"Penyebab pasti kebakaran belum dapat disimpulkan. Kami masih menunggu hasil pemeriksaan di lokasi serta keterangan para saksi sebelum menyampaikan kesimpulan resmi," ujar pejabat kepolisian yang menangani perkara tersebut.

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta menegaskan akan mengevaluasi seluruh sistem keselamatan gedung, mulai dari instalasi listrik, ketersediaan alat pemadam api ringan, hingga jalur evakuasi, sebagai langkah pencegahan agar peristiwa serupa tidak terulang di fasilitas pemerintahan lainnya.

Layanan Perpajakan Dialihkan Sementara

Terkait keberlangsungan pelayanan publik, Bapenda Provinsi DKI Jakarta menyatakan layanan administrasi perpajakan dialihkan sementara ke kantor unit pelayanan lain serta kanal daring yang selama ini tersedia. Masyarakat diimbau memanfaatkan layanan pajak kendaraan bermotor dan pajak daerah lainnya melalui aplikasi resmi maupun kantor Sistem Administrasi Manunggal Satu Atap terdekat.

Nilai kerugian material akibat kebakaran ini hingga kini masih dihitung oleh tim yang dibentuk pemerintah daerah. Dokumen dan arsip pelayanan menjadi perhatian utama dalam proses inventarisasi, mengingat gedung tersebut menyimpan berbagai data administrasi perpajakan. Pihak Bapenda menyatakan sebagian besar data layanan telah tercadangkan dalam sistem digital sehingga pelayanan kepada wajib pajak tidak akan terganggu secara signifikan.

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta berjanji menyampaikan perkembangan penanganan peristiwa ini secara berkala kepada publik. Hasil penyelidikan kepolisian mengenai penyebab kebakaran akan menjadi dasar bagi langkah hukum maupun perbaikan tata kelola keselamatan gedung di lingkungan pemerintah daerah ke depan.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0
dimas-permana

Reporter Politik Muda. Fokus pada gerakan pemuda, politik digital, dan representasi generasi Z.

Comments (0)

User