IHSG Dibuka Menguat ke Level 5.800 Jelang Akhir Pekan

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) dibuka di zona hijau pada perdagangan akhir pekan, Jumat (3/7/2026). Berdasarkan data yang dipantau Apaberita.com, indeks acuan bursa saham Indonesia itu langsung m

Jul 08, 2026 - 00:24
0 0
IHSG Dibuka Menguat ke Level 5.800 Jelang Akhir Pekan

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) dibuka di zona hijau pada perdagangan akhir pekan, Jumat (3/7/2026). Berdasarkan data yang dipantau Apaberita.com, indeks acuan bursa saham Indonesia itu langsung melesat ke level 5.853,48 pada pukul 09.05 WIB, atau menguat 108 poin setara dengan kenaikan 1,90% dari posisi penutupan sebelumnya. Angka tersebut bahkan melampaui level pembukaan yang sudah berada di 5.806, menunjukkan minat beli investor yang cukup kuat sejak awal sesi.

Pergerakan IHSG sepanjang menit-menit awal perdagangan cukup lebar. Indeks bergerak dalam rentang terendah harian di 5.805 dan menyentuh level tertinggi di 5.866, menggambarkan volatilitas yang masih terkendali namun disertai momentum positif. Data perdagangan menunjukkan nilai transaksi sudah menembus Rp1,03 triliun, dengan volume melibatkan 1,79 miliar lembar saham yang diperdagangkan dalam 124.000 kali transaksi. Partisipasi pelaku pasar yang tinggi ini menandakan optimisme bahwa pasar akan ditutup di wilayah positif jelang akhir pekan.

Sentimen Pendorong Penguatan

Sejumlah sentimen turut menopang penguatan IHSG pagi ini. Dari domestik, data inflasi inti yang terjaga di kisaran target Bank Indonesia memberikan keyakinan bahwa suku bunga acuan masih berpotensi dipertahankan atau bahkan dipangkas pada semester kedua 2026. Sementara dari eksternal, meredanya ketegangan geopolitik dan ekspektasi pemangkasan suku bunga oleh bank sentral utama dunia mendorong aliran modal asing kembali masuk ke pasar negara berkembang, termasuk Indonesia.

"Penguatan IHSG hari ini didorong oleh kombinasi sentimen domestik yang stabil dan persepsi risiko global yang menurun. Investor asing mulai masuk kembali ke saham-saham berkapitalisasi besar, terutama di sektor perbankan dan logam," ujar Budi Santoso, analis pasar modal dari Mirae Sekuritas, kepada Apaberita.com.

Pergerakan Sektor dan Saham Pilihan

Berdasarkan pantauan Apaberita.com, seluruh sektor indeks bergerak di wilayah positif pada awal perdagangan. Sektor keuangan mencatat penguatan tertinggi sebesar 2,3%, disusul sektor tambang dan infrastruktur yang masing-masing naik 2,1% dan 1,8%. Saham-saham perbankan seperti BBRI, BMRI, dan BBCA menjadi motor penggerak utama indeks setelah melanjutkan tren pembalikan dari pekan lalu. BBRI naik 2,5% ke level Rp5.900, sementara BMRI dan BBCA masing-masing menguat 2,1% dan 1,8%.

Saham-saham di sektor logam dan tambang juga tak ketinggalan mencatat kenaikan signifikan seiring harga komoditas yang mulai stabil. ANTM naik 3,2% ke Rp1.920, sedangkan INCO menguat 2,7% ke Rp4.175. Laju penguatan yang relatif merata ini menunjukkan bahwa pasar tidak hanya didorong oleh sektor tertentu, melainkan oleh perbaikan sentimen yang bersifat lebih luas.

Dengan sisa sesi perdagangan yang masih panjang, pelaku pasar akan mencermati data tenaga kerja Amerika Serikat yang dijadwalkan rilis malam nanti. Namun, jika akumulasi beli masih bertahan dan tidak ada aksi ambil untung berlebihan, IHSG berpeluang ditutup di atas level 5.870 — menandai salah satu penutupan akhir pekan terkuat dalam dua bulan terakhir.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0
rizky-amelia

Reporter Nasional. Reporter isu nasional dan peristiwa penting.

Comments (0)

User