JAKARTA — IHSG Menguat 1,22 Persen, 433 Saham Ditutup Naik
JAKARTA, 9 Februari 2026 – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) mengakhiri perdagangan Senin dengan kenaikan sebesar 1,22 persen.
Pembukaan Perdagangan di Zona Hijau
Pasar saham Indonesia dibuka dengan kepercayaan diri pada pukul 09.00 WIB. Sejak menit pertama perdagangan, IHSG langsung melesat ke teritori positif, didorong oleh aksi beli investor yang merespons sentimen domestik yang kondusif. Pergerakan indeks pada pagi hari itu relatif stabil dengan kenaikan bertahap pada mayoritas saham lapis pertama maupun kedua. Tidak tampak tekanan jual berarti pada awal sesi, yang menjadi sinyal awal dominasi kenaikan sepanjang hari.
Kronologi Pergerakan Intra-hari
- Sesi I (09.00–12.00 WIB): IHSG mempertahankan tren penguatan sepanjang sesi pertama. Data sementara menunjukkan akumulasi beli pada saham-saham sektor perbankan dan konsumsi menjadi motor utama penggerak indeks. Pada jeda siang, sebanyak hampir 400 saham sudah tercatat menghijau, dengan tekanan jual yang relatif terbatas. Volume transaksi juga tercatat cukup tinggi, menandakan partisipasi pasar yang solid.
- Jeda Siang (12.00–13.30 WIB): Pasar melakukan istirahat dengan posisi IHSG tetap berada di jalur kenaikan. Investor asing tercatat melanjutkan aksi beli bersih (net buy) meskipun nilainya moderat. Tidak ada koreksi berarti yang terjadi menjelang pembukaan sesi kedua.
- Sesi II (13.30–16.00 WIB): Memasuki sesi kedua, IHSG sempat mengalami fluktuasi. Aksi ambil untung mulai muncul di sisa waktu perdagangan setelah kenaikan signifikan di sesi pagi. Namun, tekanan jual tersebut tidak mampu membalikkan arah indeks, karena permintaan dari investor domestik tetap tinggi. Penguatan kembali terkonsolidasi berkat masuknya pesanan beli baru di menit-menit akhir.
- Penutupan (16.00 WIB): Pada akhir perdagangan, IHSG resmi ditutup dengan penguatan 1,22 persen. Perhitungan akhir menunjukkan dari total 821 saham yang aktif ditransaksikan, 433 saham menguat, 252 saham melemah, dan 136 saham stagnan. Komposisi tersebut menegaskan sentimen bullish yang dominan di pasar saham Tanah Air.
Data Penutupan Pasar
Berdasarkan data penutupan yang tercatat di lantai Bursa Efek Indonesia, penguatan indeks ditopang oleh lonjakan pada saham-saham lapis pertama dan kedua. Dari 433 saham yang naik, sebagian besar berasal dari sektor barang konsumsi, infrastruktur, dan keuangan. Sementara itu, 252 saham yang terkoreksi lebih banyak terjadi pada emiten berbasis sumber daya alam, yang tertekan oleh harga komoditas global. Sebanyak 136 saham tidak mencatatkan perubahan harga, menunjukkan preferensi investor yang selektif namun tetap optimistis secara umum.
Analisis Singkat dan Proyeksi
Dominasi saham menguat sebesar 52,7 persen dari total saham yang diperdagangkan (433 dari 821) mengindikasikan bahwa pasar memiliki fundamental kepercayaan yang kuat dalam sesi perdagangan awal pekan ini. Penguatan IHSG sejalan dengan ekspektasi pelaku pasar terhadap rilis data ekonomi domestik yang positif serta minimnya tekanan eksternal dari bursa global. Foto dari lantai Bursa menunjukkan layar monitor yang menampilkan warna hijau merata, menggambarkan euforia para pelaku pasar saham pada hari itu. Dengan penutupan ini, IHSG membuka peluang untuk melanjutkan penguatan pada perdagangan berikutnya, selama sentimen positif bertahan dan tidak ada katalis negatif yang muncul secara tiba-tiba.
Foto dan data oleh: BAY ISMOYO/AFP
Comments (0)