JAKARTA — IHSG Ditutup Menguat 24 Poin ke 7.196,75

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) mengakhiri perdagangan di zona hijau pada hari ini, Selasa (15/4/2025). Berdasarkan data Bursa Efek Indonesia (BEI), ind

Jul 09, 2026 - 00:25
0 0
JAKARTA — IHSG Ditutup Menguat 24 Poin ke 7.196,75

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) mengakhiri perdagangan di zona hijau pada hari ini, Selasa (15/4/2025). Berdasarkan data Bursa Efek Indonesia (BEI), indeks acuan ditutup menguat 24,13 poin atau setara 0,34 persen ke posisi 7.196,75. Penguatan ini membalikkan pelemahan tipis pada sesi sebelumnya, sekaligus menandai kembalinya optimisme pelaku pasar terhadap saham-saham unggulan.

Kronologi Pergerakan IHSG

  1. Pembukaan pagi (09.00 WIB): IHSG langsung dibuka di zona hijau, melanjutkan sentimen positif dari bursa regional. Indeks dibuka di kisaran 7.180 dan langsung bergerak naik dalam 30 menit pertama perdagangan. Saham-saham sektor keuangan dan barang konsumsi tampak memimpin penguatan awal.
  2. Sesi I (09.30–12.00 WIB): Penguatan berlanjut secara bertahap. Indeks sempat menyentuh level tertinggi harian di 7.210,34, didorong oleh aksi beli investor asing yang mencatat beli bersih (net buy) cukup signifikan. Namun, menjelang jeda siang, aksi ambil untung mulai muncul sehingga penguatan sedikit terpangkas.
  3. Sesi II (13.30–15.00 WIB): Pasar bergerak fluktuatif dalam rentang sempit. Sempat terjadi tekanan jual terbatas di saham-saham pertambangan yang membuat indeks menyentuh level terendah harian di 7.168,88. Namun, permintaan kembali menguat di menit-menit akhir perdagangan, mengerek indeks ke level penutupan 7.196,75.
  4. Penutupan (16.00 WIB): IHSG resmi ditutup dengan kenaikan 24,13 poin atau 0,34 persen dibandingkan penutupan sebelumnya. Total volume perdagangan tercatat ramai, menunjukkan partisipasi pasar yang solid.

Sentimen Pendorong Penguatan

Sejumlah katalis domestik dan global turut mendorong pergerakan IHSG ke zona hijau. Dari sisi global, bursa Asia cenderung menguat setelah data inflasi Amerika Serikat menunjukkan perlambatan yang membuka peluang pemangkasan suku bunga The Fed lebih cepat. Hal ini memberikan angin segar bagi pasar negara berkembang, termasuk Indonesia. Di dalam negeri, stabilitas nilai tukar rupiah yang bergerak di kisaran Rp15.650 per dolar AS serta optimisme terhadap kinerja emiten kuartal pertama 2025 menjadi tambahan energi positif. Investor asing pun tercatat melakukan pembelian bersih, terutama pada saham-saham perbankan besar dan telekomunikasi, yang menjadi motor utama penguatan indeks hari ini.

Data Penutupan Sebelumnya

Sebagai perbandingan, pada perdagangan Senin (14/4/2025) IHSG ditutup melemah tipis di posisi 7.172,62. Dengan demikian, penguatan hari ini sekaligus mengonfirmasi bahwa indeks mampu bertahan di atas level psikologis 7.100-an dan berpotensi menguji resistensi berikutnya di 7.250. Para analis menilai, selama tidak ada sentimen negatif yang mengejutkan, IHSG berpeluang melanjutkan tren positif dalam jangka pendek.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0

Comments (0)

User