RUPS BACH Angkat Budi Kurniawan sebagai Direktur Utama

Jakarta — Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) PT Bach Multi Global Tbk (BACH) resmi mengangkat Budi Kurniawan sebagai Direktur Utama perseroan, menggantikan p

Jul 09, 2026 - 00:00
0 0
RUPS BACH Angkat Budi Kurniawan sebagai Direktur Utama

Jakarta — Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) PT Bach Multi Global Tbk (BACH) resmi mengangkat Budi Kurniawan sebagai Direktur Utama perseroan, menggantikan pejabat sebelumnya. Keputusan ini diambil dalam RUPS Tahunan yang digelar di Jakarta pada Selasa (25/2/2025) dan berlaku efektif sejak tanggal penutupan rapat.

Berdasarkan keterbukaan informasi yang disampaikan manajemen, pengangkatan Budi Kurniawan merupakan bagian dari strategi penyegaran jajaran direksi guna memperkuat fondasi bisnis BACH menghadapi ekspansi pada 2025. Budi sebelumnya menjabat sebagai Direktur Keuangan BACH selama lebih dari empat tahun dan dinilai berhasil menjaga rasio keuangan perseroan tetap sehat di tengah tekanan ekonomi.

“Kami optimistis di bawah kepemimpinan Pak Budi, BACH mampu merealisasikan target pertumbuhan pendapatan hingga 25% year-on-year pada 2025,” ujar Komisaris Utama BACH dalam keterangan resmi.

Latar Belakang dan Profil Singkat

Budi Kurniawan merupakan sosok yang tidak asing di lingkungan BACH. Sebelum menjabat Direktur Keuangan, ia mengawali karier di perusahaan sebagai Manajer Akuntansi pada 2015 dan terus menapaki jenjang manajemen. Pendidikan terakhirnya adalah Magister Manajemen dari sebuah universitas terkemuka di Indonesia, dengan spesialisasi keuangan korporat.

Selama mengemban posisi Direktur Keuangan, Budi terlibat langsung dalam restrukturisasi utang perseroan serta mengawal proses penawaran umum perdana (IPO) BACH di Bursa Efek Indonesia pada 2021. Keberhasilan IPO tersebut membawa BACH meraup dana segar sebesar Rp120 miliar yang digunakan untuk ekspansi lini produksi dan pembukaan kantor cabang baru di Surabaya dan Medan.

Target dan Rencana Strategis 2025

Dalam paparan publik usai RUPS, Budi Kurniawan memaparkan tiga pilar utama yang akan menjadi fokusnya:

  • Penguatan segmen digital: BACH akan mengalokasikan belanja modal sebesar Rp75 miliar untuk pengembangan platform layanan digital dan integrasi sistem rantai pasok.
  • Ekspansi geografis: Perseroan menargetkan pembukaan dua hub distribusi baru di Makassar dan Balikpapan pada kuartal II-2025 guna memperkuat penetrasi di Indonesia Timur.
  • Efisiensi operasional: Melalui implementasi sistem ERP terbaru, BACH menargetkan penurunan biaya operasional hingga 12% pada akhir tahun fiskal 2025.
“Rasio utang terhadap ekuitas (DER) saat ini masih di bawah 1,0 kali, tepatnya di angka 0,85 kali. Artinya, ruang untuk pendanaan ekspansi masih terbuka lebar, baik melalui pinjaman perbankan maupun instrumen pasar modal,” jelas Budi.

Data keuangan per 31 Desember 2024 menunjukkan pendapatan bersih BACH mencapai Rp623 miliar, tumbuh 18% dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya. Laba bersih tercatat Rp48 miliar, naik 22% secara tahunan. Saham BACH pada perdagangan Selasa ditutup di level Rp278 per lembar, menguat 2,58% dibandingkan penutupan sebelumnya, menunjukkan respons positif pasar terhadap pergantian pucuk pimpinan.

Dengan pengalaman dan rekam jejak yang teruji, Budi Kurniawan diharapkan mampu membawa BACH melampaui target pertumbuhan yang ambisius sekaligus menjaga tata kelola perusahaan yang baik (GCG) di tengah dinamika industri yang semakin kompetitif.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0

Comments (0)

User