PT Niramas Utama Resmi Melantai di BEI, Targetkan Dana IPO Rp520 Miliar

JAKARTA — PT Niramas Utama Tbk resmi mencatatkan saham perdananya di Bursa Efek Indonesia (BEI) pada Selasa (7/7/2026). Perusahaan produsen minuman berbasi

Jul 09, 2026 - 00:48
0 0
PT Niramas Utama Resmi Melantai di BEI, Targetkan Dana IPO Rp520 Miliar

JAKARTA — PT Niramas Utama Tbk resmi mencatatkan saham perdananya di Bursa Efek Indonesia (BEI) pada Selasa (7/7/2026). Perusahaan produsen minuman berbasis nira dengan kode emiten JELI ini menjadi perusahaan tercatat ke-32 di BEI sepanjang tahun 2026.

Proses pencatatan saham perdana (initial public offering/IPO) berlangsung di Main Hall BEI, Jakarta, dihadiri oleh jajaran direksi perseroan, underwriter, serta perwakilan regulator pasar modal. Saham JELI dibuka pada harga Rp210 per lembar, tepat sesuai harga IPO yang ditetapkan sebelumnya.

Dalam aksi korporasi ini, PT Niramas Utama Tbk melepas sebanyak 1,2 miliar lembar saham atau setara 20% dari modal ditempatkan dan disetor penuh pasca-IPO. Dengan harga penawaran Rp210 per saham, perseroan berhasil menghimpun dana segar sebesar Rp252 miliar dari langkah ini.

Direktur Utama PT Niramas Utama Tbk, Hendra Kusuma, menyampaikan bahwa dana hasil IPO akan digunakan untuk tiga keperluan utama.

"Sekitar 55% dana IPO akan kami alokasikan untuk ekspansi kapasitas produksi di pabrik baru Mojokerto, 30% untuk modal kerja dan pengembangan jaringan distribusi, serta 15% sisanya untuk riset dan pengembangan produk minuman fungsional berbasis nira,"

ungkap Hendra dalam sambutannya.

Inovasi Produk dan Potensi Pasar

PT Niramas Utama Tbk berdiri sejak 2015 dan dikenal sebagai pemain utama dalam industri minuman berbasis nira kelapa dan aren. Perusahaan mengelola tiga lini produk andalan: minuman probiotik Nira+, sirup premium SweetSap, dan minuman isotonik alami JeliActive. Produk-produk tersebut telah menembus pasar ritel modern di 28 provinsi dengan jaringan lebih dari 45.000 titik distribusi.

Berdasarkan prospektus IPO, perseroan membukukan pendapatan bersih sebesar Rp987 miliar pada tahun buku 2025, tumbuh 23,5% dibandingkan periode sebelumnya yang tercatat Rp799 miliar. Laba bersih meningkat dari Rp86 miliar menjadi Rp112 miliar pada periode yang sama, mencerminkan margin laba bersih sebesar 11,3%.

"Kami melihat tren gaya hidup sehat mendorong permintaan minuman alami dan fungsional. Ini menjadi momentum tepat bagi Niramas untuk memperkuat posisi di pasar domestik sekaligus membuka peluang ekspor ke Asia Tenggara,"

tambah Hendra.

Respons Pasar dan Prospek Saham

Pada perdagangan perdana, saham JELI mengalami kenaikan tipis ke level Rp214 per lembar atau naik 1,9% dari harga IPO, dengan volume transaksi mencapai 87 juta saham dalam 30 menit pertama perdagangan. Analis dari PT Mirae Asset Sekuritas Indonesia, Diana Putri, menilai prospek saham JELI cukup positif dengan target harga Rp240-Rp260 untuk 12 bulan ke depan.

Bertindak sebagai penjamin pelaksana emisi efek adalah PT Indo Premier Sekuritas, PT Mandiri Sekuritas, dan PT Ciptadana Sekuritas Asia. Masa penawaran umum berlangsung pada 30 Juni hingga 4 Juli 2026 dengan kelebihan permintaan (oversubscribed) hingga 2,8 kali dari porsi pooling.

Dengan pencatatan ini, total kapitalisasi pasar PT Niramas Utama Tbk mencapai sekitar Rp1,26 triliun, menempatkan perseroan pada kategori emiten menengah di sektor barang konsumsi primer BEI. Langkah IPO ini diharapkan menjadi katalis pertumbuhan bagi industri minuman alami di Indonesia yang diproyeksikan mencapai nilai pasar Rp45 triliun pada 2028.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0

Comments (0)

User