KENDAL — Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi menyatakan bahwa pergelaran Gubernur Cup Jateng PETE Indonesia Hard Enduro #1 di Kabupaten Kendal memberikan dampak ekonomi langsung bagi masyarakat sekitar. Menurutnya, ajang olahraga otomotif bertaraf nasional tersebut tidak sekadar menjadi arena uji keterampilan para pembalap, tetapi juga menggerakkan sektor usaha mikro, kecil, dan menengah di kawasan penyelenggaraan.
"Kegiatan ini membuktikan bahwa sport tourism mampu menjadi penggerak ekonomi rakyat. Saya menegaskan penyelenggaraan event seperti ini harus terus didukung karena manfaatnya dirasakan langsung oleh warga," ujar Ahmad Luthfi dalam keterangannya di Kendal, seperti dikutip dari laporan resmi Pemerintah Provinsi Jawa Tengah.
Dampak Ekonomi Dirasa Pelaku Usaha
Berdasarkan pemantauan di lokasi, sejumlah pelaku usaha mengaku omzet mereka meningkat signifikan selama berlangsungnya kompetisi. Warung makan, penyedia jasa penginapan, penjual oleh-oleh, hingga pedagang kaki lima di sekitar lintasan melaporkan lonjakan pembeli. Hal ini tidak terlepas dari kehadiran ribuan penonton, tim peserta, dan pendukung yang datang dari berbagai daerah.
Pemerintah Provinsi Jawa Tengah menilai gelaran hard enduro ini sebagai salah satu bentuk nyata kolaborasi antara pemerintah daerah, penyelenggara event, dan masyarakat. Ahmad Luthfi menegaskan bahwa pihaknya akan terus mendorong penyelenggaraan kegiatan serupa di daerah lain, dengan catatan tetap memperhatikan aspek keselamatan dan kelestarian lingkungan.
"Kami ingin memastikan setiap event yang digelar membawa manfaat ekonomi yang terukur bagi masyarakat. Gubernur Cup Jateng Hard Enduro #1 ini menjadi contoh bagaimana olahraga bisa bersinergi dengan pemberdayaan ekonomi warga," tegasnya.
Promosi Wisata dan Sport Tourism
Kepala Dinas Kepemudaan, Olahraga, dan Pariwisata Provinsi Jawa Tengah menyatakan bahwa ajang ini sekaligus menjadi sarana promosi potensi wisata Kendal dan sekitarnya. Menurutnya, para peserta dan penonton yang datang dari luar kota berpotensi kembali berkunjung bersama keluarga pada waktu lain. Pendekatan ini sejalan dengan strategi pengembangan sport tourism yang dicanangkan pemerintah provinsi.
Dalam Rapat Koordinasi yang digelar sebelumnya, panitia penyelenggara menetapkan sejumlah lokasi lintasan yang menantang, melintasi medan berbukit, sungai, dan jalur berlumpur. Kendati demikian, panitia memastikan aspek keselamatan pembalap dan penonton menjadi prioritas utama. Tim medis dan petugas keamanan dikerahkan di sepanjang jalur kompetisi.
"Berdasarkan evaluasi sementara, penyelenggaraan berjalan lancar. Kami menindaklanjuti masukan dari berbagai pihak untuk penyempurnaan event berikutnya," ujar ketua panitia penyelenggara.
Dukungan Lintas Sektor
Gubernur Cup Jateng PETE Indonesia Hard Enduro #1 terselenggara atas kerja sama Pemprov Jawa Tengah, pemerintah kabupaten, serta sejumlah sponsor dan komunitas otomotif. Sejumlah fraksi di DPRD Jawa Tengah menyambut positif kegiatan tersebut karena dinilai berkontribusi terhadap pendapatan daerah, khususnya dari sektor pariwisata dan perhotelan.
Anggota DPRD Jawa Tengah dari daerah pemilihan Kendal menilai gelaran ini perlu dipertahankan sebagai agenda tahunan. Menurutnya, keputusan untuk kembali menggelar event serupa harus diambil berdasarkan evaluasi menyeluruh, termasuk dampak sosial dan lingkungan di sekitar lintasan.
Pemerintah Kabupaten Kendal mencatat peningkatan kunjungan ke sejumlah destinasi wisata lokal selama periode penyelenggaraan. Dinas terkait menyebut kenaikan tersebut sebagai indikator awal bahwa hard enduro mampu menarik wisatawan domestik ke daerah.
Di sisi lain, Ahmad Luthfi mengingatkan agar penyelenggaraan event tidak mengesampingkan aspek konservasi. Ia meminta panitia dan pemerintah daerah memastikan tidak ada kerusakan lingkungan permanen akibat lintasan yang digunakan. "Keputusan menyelenggarakan event harus memperhatikan keseimbangan antara manfaat ekonomi dan kelestarian alam," tuturnya.
Dengan capaian tersebut, Pemerintah Provinsi Jawa Tengah berencana mengkaji pelaksanaan seri berikutnya, termasuk kemungkinan memindahkan lokasi ke kabupaten lain yang memiliki potensi serupa. Kajian itu akan dibahas dalam forum lintas instansi sebelum keputusan akhir ditetapkan.
Comments (0)